Dinas PU Lakukan Survei Lokasi Terkait Pengajuan Pengaspalan Jalan Desa Pematang Danau

Rombongan Dinas PU Survei Lokasi Pengajuan Pengaspalan Jalan Desa Pematang Danau Pada Kamis, 27 Juli 2023, sebuah rombongan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang dipimpin oleh Kepala Seksi Jalan Desa, Ibu Isma Dinar, dan di dampingi Kepala Desa Pematang Danau melakukan survei lokasi terkait pengajuan usulan pengaspalan jalan desa di Desa Pematang Danau. Kegiatan ini merupakan tahap awal dalam proses penanganan pengaspalan jalan desa yang telah diajukan pada awal tahun 2023. Ibu Isma Dinar menjelaskan bahwa survei lokasi ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan data yang diperlukan guna mengevaluasi kondisi jalan desa tersebut. Rombongan Dinas PU melibatkan ahli teknis dan tenaga lapangan yang akan mengukur panjang jalan, menganalisis kondisi aspal yang ada, memeriksa tingkat kerusakan, serta melakukan identifikasi potensi perbaikan yang diperlukan. Hasil survei ini akan disampaikan kepada Kepala Dinas PU untuk mendapatkan keputusan tindak lanjut lebih lanjut. Berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan, kepala dinas akan mengevaluasi urgensi pengaspalan jalan desa dan menentukan langkah-langkah selanjutnya, seperti alokasi anggaran, perencanaan teknis, dan jadwal pelaksanaan. Diharapkan bahwa dengan adanya survei lokasi ini, Dinas PU dapat merencanakan tindakan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi jalan desa di Pematang Danau. Pengaspalan jalan yang baik akan meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat serta mendorong perkembangan ekonomi lokal.

Mesjid Desa Pejambuan Hidayatul Muttaqin Mendapatkan Bantuan Renovasi Mesjid Dari KhaMI Peduli

Pada tanggal 27 Juli 2023, Mesjid Desa Pejambuan Hidayatul Muttaqin mendapatkan bantuan renovasi yang sangat berarti dari Khairul Amin Peduli (KhAMI). Lokasi mesjid yang berada di Desa Pejambuan menjadi tujuan kegiatan ini. Bantuan renovasi tersebut akan memberikan manfaat besar bagi umat Muslim yang menggunakan mesjid sebagai tempat ibadah dan aktivitas keagamaan mereka. KhAMI, sebagai organisasi yang peduli terhadap masyarakat dan pengembangan sarana ibadah, melihat kebutuhan yang mendesak untuk memperbaiki kondisi Mesjid Desa Pejambuan Hidayatul Muttaqin. Bantuan sebear 10.000.000 juta tersebut diserahkan pihak KhAMI kepada pengurus Mesjid Hidayatul Muttaqin dan Pambakal Desa Pejambuan. Dalam upaya mereka untuk meningkatkan kualitas fasilitas ibadah, KhAMI memutuskan untuk memberikan bantuan renovasi kepada mesjid tersebut. Renovasi ini akan mencakup beberapa aspek penting, seperti perbaikan struktur bangunan, peningkatan fasilitas sanitasi, perbaikan atap dan lantai, serta pembaruan sistem listrik dan tata lampu. Selain itu, juga akan ada penambahan ruang serbaguna yang dapat digunakan untuk kegiatan komunitas dan sosial. Semua perubahan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan layak bagi jemaah mesjid. Bantuan renovasi dari KhAMI juga memiliki dampak sosial yang signifikan. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya memperbaiki kondisi fisik mesjid, tetapi juga menguatkan ikatan sosial antara masyarakat setempat dan organisasi tersebut. Keterlibatan KhAMI dalam memberikan bantuan ini menunjukkan komitmen mereka untuk mendukung kegiatan keagamaan dan kesejahteraan umat Muslim di Desa Pejambuan. Masyarakat setempat merasa sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh KhAMI. Mereka menyadari pentingnya memiliki fasilitas ibadah yang baik dan layak guna menjalankan praktik keagamaan dengan tenang dan khusyuk. Bantuan renovasi ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada pengguna mesjid, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di antara warga desa. Di masa depan, Mesjid Desa Pejambuan Hidayatul Muttaqin yang telah direnovasi akan menjadi tempat yang lebih indah dan fungsional. Sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial, mesjid ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan spiritual masyarakat setempat dan menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang.

Bantuan Beras untuk Masyarakat Miskin: Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Desa Marampiau Hilir

Desa Marampiau Hilir menggelar kegiatan penyaluran beras dalam Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem pada hari Selasa, 25 Juli 2023. Acara ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dalam mengatasi kemiskinan ekstrem yang terjadi di wilayah desa. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Marampiau Hilir ini dihadiri oleh sejumlah penerima manfaat dari kalangan masyarakat setempat. Sebanyak puluhan keluarga miskin turut hadir untuk menerima bantuan beras yang disalurkan oleh pemerintah desa. Para penerima manfaat nampak antusias menyambut kegiatan ini, karena bantuan beras ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kehidupan mereka yang sedang mengalami keterbatasan ekonomi. Kepala Desa Marampiau Hilir, Bapak Muslim, menyampaikan sambutannya dengan penuh harapan dan semangat. Ia mengungkapkan pentingnya Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem sebagai langkah nyata pemerintah desa untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal. Para penerima manfaat mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan dan menyatakan bahwa kegiatan seperti ini memberikan harapan baru bagi mereka untuk bangkit dari kemiskinan. Mereka berharap adanya sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait untuk terus mendukung dan mengimplementasikan program-program bermanfaat lainnya. Semangat kebersamaan yang terlihat pada kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan kerjasama dan dukungan yang solid, upaya mengatasi kemiskinan ekstrem di desa Marampiau Hilir bisa berjalan lebih efektif. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya untuk turut berkontribusi dalam menyelesaikan masalah sosial yang mendasari kesejahteraan masyarakat. Penyaluran beras ini merupakan langkah awal yang diharapkan dapat menjadi pendorong perubahan positif dalam mencapai tujuan penghapusan kemiskinan ekstrem di desa tersebut. Semoga program ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat setempat.

Tim Penggerak PKK Desa Bawahan Seberang Antusias Menyambut 10 Muharram Dengan Berbagi Bersama Kepada Warga

Pada tanggal 28 Juli 2023, Tim Penggerak PKK Desa Bawahan Seberang dengan penuh antusiasme menyambut datangnya 10 Muharram dengan sebuah kegiatan berbagi bersama kepada warga. Dipimpin oleh Ibu Nor Khadijah selaku Ketua Tim Penggerak PKK, tim tersebut bekerja sama dengan para ibu-ibu serta masyarakat lainnya untuk membuat bubur asyura yang kemudian akan dibagikan kepada seluruh masyarakat di desa. Kegiatan ini telah menjadi adat dan tradisi bagi warga masyarakat Desa Bawahan Seberang. Selain merupakan bagian dari amalan sunnah berpuasa, 10 Muharram juga memiliki banyak peristiwa bersejarah yang diingat dan dirayakan. Rasulullah SAW juga sangat menganjurkan saling berbagi, terutama kepada anak yatim. Dalam upaya mewujudkan kegiatan ini, Tim Penggerak PKK bersama-sama dengan kontribusi dari masyarakat berhasil menghimpun bantuan moril, material, dan pikiran yang luar biasa. Rasa syukur dan terima kasih disampaikan kepada seluruh warga masyarakat yang antusias dan ikut membantu, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan sukses dan bisa dibagikan ke seluruh Desa. Semoga kegiatan ini membawa rahmat dan karunia dari Allah SWT kepada seluruh warga masyarakat Desa Bawahan Seberang. Melalui semangat berbagi ini, diharapkan kebersamaan dan kepedulian masyarakat semakin ditingkatkan, membawa kebaikan bagi semua yang terlibat, serta memperkuat ikatan sosial dalam komunitas desa tersebut.

Tradisi Tahunan Tanggal 10 Muharram: Ba'ulah Bubur Asyura di Halaman Balai Desa Mangkalawat

Setiap tahunnya, pada tanggal 10 Muharram, sebuah tradisi yang dinamakan Ba'ulah Bubur Asyura dilaksanakan di Halaman Balai Desa Mangkalawat. Kegiatan ini bertujuan utama untuk membuat bubur asyura yang kemudian dibagikan kepada setiap warga Masyarakat Desa Mangkalawat. Pada tahun 2023, acara ini berlangsung pada tanggal 28 Juli. Ba'ulah Bubur Asyura merupakan suatu kegiatan yang telah menjadi bagian dari warisan budaya dan tradisi masyarakat Desa Mangkalawat selama bertahun-tahun. Tradisi ini bermula dari kisah sejarah yang berkaitan dengan peristiwa penting dalam agama Islam. Pada tanggal 10 Muharram, seluruh warga Desa Mangkalawat khususnya ibu-ibu berkumpul di Halaman Balai Desa. Mereka bekerja sama dalam persiapan dan pembuatan bubur asyura. Bahan-bahan yang diperlukan, termasuk beras dan berbagai jenis rempah-rempah, disiapkan sebelumnya. Dalam semangat gotong royong, masyarakat saling membantu dalam proses memasak bubur asyura ini. Setelah bubur asyura matang, acara membagikan makanan kepada setiap warga dimulai. Bubur asyura ini dianggap sebagai hidangan yang memiliki makna spiritual dan sosial. Masyarakat Desa Mangkalawat percaya bahwa memakan bubur asyura pada hari ini akan membawa berkah dan keberuntungan untuk tahun yang akan datang. Selain itu, tradisi ini juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, saling berbagi, dan solidaritas antarwarga desa. Ba'ulah Bubur Asyura merupakan momen yang dinanti-nantikan oleh warga Desa Mangkalawat setiap tahunnya. Tradisi ini tidak hanya memperkuat ikatan sosial antarmasyarakat, tetapi juga menjaga warisan budaya yang telah ada sejak lama. Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Mangkalawat dapat menjaga kebersamaan, menghormati nilai-nilai agama, serta mendorong semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Alhamdulillah, Penyaluran BLT Tahap VII Desa Mekar Raya Sukses di Laksanakan

Kebaikan yang Terus Berlanjut Pada tanggal 28 Juli 2023, Desa Mekar Raya kembali melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap VII. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dalam menghadapi kondisi ekonomi yang sulit akibat pandemi. Penyaluran BLT tahap VII dilakukan di Kantor Desa Mekar Raya dengan tujuan memberikan bantuan kepada warga desa yang berhak menerima. Melalui program ini, pemerintah desa berkomitmen untuk menciptakan kesetaraan dan keadilan sosial, serta memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat. Bantuan yang diberikan melalui BLT tahap VII ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam memberikan perlindungan sosial kepada keluarga-keluarga yang terdampak secara ekonomi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti kebutuhan pangan, pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya. Proses penyaluran BLT tahap VII dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Pemerintah desa melakukan verifikasi data penerima dengan cermat untuk memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran. Selain itu, prosedur penyaluran juga dilakukan sesuai dengan peraturan dan pedoman yang berlaku, guna memastikan adanya keadilan dalam pembagian bantuan. Melalui kegiatan ini, Desa Mekar Raya menunjukkan komitmennya untuk terus memberikan dukungan kepada masyarakatnya. Dalam kondisi sulit seperti saat ini, saling membantu dan bergotong-royong adalah kunci untuk melewati masa-masa yang penuh tantangan. Penyaluran BLT tahap VII menjadi bukti nyata bahwa desa ini peduli dengan kesejahteraan warganya. Diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat Desa Mekar Raya dapat merasakan dampak positifnya dan memiliki kesempatan untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi. Semoga bantuan yang diberikan dapat menjadi peluang bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri dan meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan penyaluran BLT tahap VII Desa Mekar Raya di Kantor Desa Mekar Raya pada tanggal 28 Juli 2023 merupakan langkah konkret dalam mewujudkan keberpihakan pemerintah desa terhadap masyarakatnya. Semoga upaya ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menginspirasi komunitas lain untuk mengimplementasikan program serupa.

Group Kesenian Al-Bab Desa Pingaran Ilir Kembali Torehkan Prestasi di Tingkat Kabupaten pada Acara Banjar Manis Fest 2023 di Martapura

Judul: Group Kesenian Al-Bab Desa Pingaran Ilir Kembali Torehkan Prestasi, Group Kesenian Al-Bab Desa Pingaran Ilir mengukir prestasi gemilang di tingkat kabupaten pada acara Banjar Manis Fest 2023 yang diadakan di RTH Ratu Zalikha Martapura, Kabupaten Banjar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap kebudayaan Islam dan Kesenian daerah. Dalam acara yang bergengsi tersebut, Group Kesenian Al-Bab berhasil mencuri perhatian para penonton dan juri dengan penampilan yang memukau. Dengan keahlian dan dedikasi mereka, mereka membawa pulang penghargaan sebagai pemenang dalam kategori kesenian tradisional Sebagai Juara II dan Juara Favorit. Group Kesenian Al-Bab merupakan grup kesenian yang berasal dari Desa Pingaran Ilir, yang terletak di Kabupaten Banjar. Grup ini terdiri dari sejumlah individu yang memiliki minat dan bakat dalam seni tradisional, seperti tari-tarian dan musik tradisional. Mereka telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi Banjar Manis Fest 2023, dengan melakukan latihan intensif dan mempersembahkan pertunjukan yang menarik dan menggugah emosi. Dalam penampilan mereka, Group Kesenian Al-Bab memadukan gerakan yang indah, kostum yang megah, dan musik yang merdu. Prestasi yang diraih oleh Group Kesenian Al-Bab ini bukanlah yang pertama kalinya. Mereka sebelumnya juga telah mengukir prestasi di berbagai festival dan kompetisi seni tradisional di tingkat daerah. Keberhasilan mereka kali ini semakin memperkuat reputasi Group Kesenian Al-Bab sebagai salah satu grup kesenian terbaik di Kabupaten Banjar. Partisipasi dalam acara Banjar Manis Fest 2023 tidak hanya memberikan pengakuan kepada Group Kesenian Al-Bab, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan daerah. Melalui penampilan mereka, Group Kesenian Al-Bab berhasil menginspirasi dan menyentuh hati penonton, serta menunjukkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Banjar. Keberhasilan Group Kesenian Al-Bab Desa Pingaran Ilir ini menjadi bukti bahwa upaya pemeliharaan dan pelestarian kebudayaan daerah tidaklah sia-sia. Melalui dedikasi dan kerja keras, mereka berhasil menciptakan karya seni yang tak hanya indah, tetapi juga membangkitkan rasa cinta dan kebanggaan akan warisan budaya yang ada. Banjar Manis Fest 2023 di Martapura merupakan momentum penting bagi komunitas seni tradisional di Kabupaten Banjar untuk saling bertukar pengalaman dan mengapresiasi keindahan kebudayaan setempat. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara rutin guna menjaga keberlanjutan dan perkembangan seni tradisional di daerah tersebut. Dengan prestasi yang diraih oleh Group Kesenian Al-Bab Desa Pingaran Ilir, semoga kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan daerah semakin tumbuh dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari identitas Kabupaten Banjar.

Kab,Banjar Juara Umum Dearah Pada MTQN Ke 34 Tingkat Prov Kalsel Tahun 2023 di Banjarbaru

Kabupaten Banjar Juara Umum Daerah pada MTQN Ke-34 Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2023 di Banjarbaru,  Banjarbaru, 27 Juli 2023 - Kabupaten Banjar meraih prestasi gemilang sebagai juara umum dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQN) ke-34 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023 yang di laksanakan di Kota Banjarbaru dari tanggal 20-27 Juli 2023. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Murjani Banjarbaru ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an dan memperkokoh nilai-nilai keislaman di masyarakat. Dalam ajang MTQN tersebut, Kabupaten Banjar menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi dalam mempersiapkan para peserta. Dengan semangat yang tinggi, mereka berhasil mengungguli peserta dari kabupaten dan kota lainnya di provinsi Kalsel. Prestasi ini merupakan bukti nyata dari upaya pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan pembinaan dan penghafalan Al-Qur'an. Para peserta dari Kabupaten Banjar tampil gemilang dalam berbagai kategori perlombaan MTQN, seperti tilawah, hafalan, dan tafsir Al-Qur'an. Mereka menunjukkan kemampuan serta penghayatan yang mendalam terhadap ayat-ayat suci Al-Qur'an. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan pembinaan yang intensif dari para pelatih dan pendamping, serta kerja keras para peserta yang telah berlatih dengan tekun. Prestasi juara umum Kabupaten Banjar dalam MTQN ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk semakin mencintai dan mendalami Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Selain itu, prestasi ini juga akan memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Banjar dalam menjaga nilai-nilai keislaman. Pemerintah daerah Kabupaten Banjar juga berkomitmen untuk terus mengembangkan pembinaan dan penghafalan Al-Qur'an di kalangan masyarakat. Dengan memanfaatkan momen juara umum MTQN ini, program-program pendidikan dan pelatihan Al-Qur'an akan ditingkatkan untuk mencetak generasi yang memiliki pemahaman agama yang kuat. Kegiatan MTQN ke-34 tingkat Provinsi Kalsel yang sukses diselenggarakan di Banjarbaru menjadi bukti bahwa Kabupaten Banjar memiliki potensi besar dalam pengembangan dan penyebaran nilai-nilai keagamaan. Semoga prestasi yang diraih Kabupaten Banjar ini dapat memberikan inspirasi bagi daerah-daerah lain dalam upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an dan memperkuat kehidupan beragama di tengah masyarakat. Sumber: https://kumparan.com/

Pembuatan Akta Kelahiran Gratis untuk Warga Desa Pariok : Meningkatkan Identitas dan Perlindungan Sosial

Tanggal 28 Juli 2023, Kantor Desa Pariok akan melaksanakan kegiatan pelayanan pembuatan akta kelahiran gratis bagi seluruh warga Desa Pariok. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh penduduk desa memiliki akta kelahiran yang merupakan dokumen penting dalam mengakui identitas seseorang dan memberikan perlindungan sosial. Akta kelahiran adalah bukti resmi yang mencatat fakta kelahiran seseorang. Dokumen ini penting dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, serta hak-hak dan kewajiban sipil. Namun, masih ada banyak warga di Desa Pariok yang belum memiliki akta kelahiran dikarenakan berbagai kendala, seperti keterbatasan akses ke kantor catatan sipil, biaya yang harus dikeluarkan, atau kurangnya kesadaran akan pentingnya memiliki akta kelahiran. Dalam rangka mengatasi masalah tersebut, pemerintah Desa Pariok telah menginisiasi kegiatan pembuatan akta kelahiran gratis. Melalui program ini, setiap warga Desa Pariok dapat memperoleh akta kelahiran tanpa dipungut biaya apapun. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki akta kelahiran serta memberikan akses yang lebih mudah dan terjangkau bagi seluruh warga. Selain meningkatkan identitas personal, pembuatan akta kelahiran juga memberikan perlindungan sosial kepada individu. Dengan adanya akta kelahiran, seseorang dapat memperoleh akses penuh terhadap berbagai layanan dan program pemerintah seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. Akta kelahiran juga menjadi landasan dalam mendapatkan dokumen penting lainnya, seperti kartu identitas, paspor, atau izin kerja. Kegiatan pembuatan akta kelahiran gratis ini bertujuan untuk mencakup seluruh warga Desa Pariok, termasuk mereka yang sebelumnya belum memiliki akta kelahiran. Untuk itu, pemerintah desa telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memiliki akta kelahiran dan manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari. Dalam rangka pelaksanaan kegiatan ini, Kantor Desa Pariok akan menyiapkan tim pelayanan yang terdiri dari aparat desa pariok untuk pengumpulan syarat pembuatan akta kelahiran kemudian di lanjutkan ke petugas catatan sipil atau kantor Dukcapil. Warga Desa Pariok diharapkan untuk membawa persyaratan yang diperlukan, seperti Kartu Keluarga, KTP kedua orang tua,KTP 2 orang Saksi,Surat keterangan kelahiran, serta Buku Nikah. Pembuatan akta kelahiran gratis untuk warga Desa Pariok adalah langkah nyata dalam meningkatkan identitas dan perlindungan sosial masyarakat. Dengan memiliki akta kelahiran, seluruh warga Desa Pariok dapat memperoleh akses penuh terhadap berbagai layanan dan hak mereka sebagai warga negara. Kegiatan ini diharapkan mampu membawa dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup serta kesadaran hukum dan administratif bagi penduduk desa. 

Rembug Stunting di Kantor Desa Sukaramai: Wujud Konsolidasi Pemerintah dan Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting

Sukaramai, Senin, 24 Juli 2023 – Kantor Desa Sukaramai menjadi saksi dari kegiatan penting yang bertajuk "Rembug Stunting," yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Sukaramai. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah stunting di wilayah tersebut. Kepala Desa Sukaramai beserta jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan dari RT/RW, PD/PLD Kecamatan Tapin Tengah, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Desa, serta Kader Posyandu turut hadir dalam acara bersejarah ini. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menandakan komitmen yang kuat dalam mengatasi permasalahan stunting secara komprehensif dan kolaboratif. Stunting merupakan masalah kesehatan yang memprihatinkan, kurangnya gizi dan perawatan pada masa kehamilan dan awal kehidupan anak dapat menyebabkan masalah ini, yang kemudian berdampak buruk pada pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak. Dalam rembug ini, berbagai isu terkait stunting dipaparkan dan didiskusikan secara mendalam. Pertemuan berlangsung interaktif, memungkinkan para peserta untuk saling bertukar pandangan, pengalaman, dan ide-ide inovatif untuk mencapai solusi yang tepat guna. Kepala Desa Sukaramai, Bapak Muslim menyampaikan pidato pembuka yang penuh semangat, "Rembug Stunting ini merupakan langkah awal kita dalam memberantas stunting dari akar permasalahan. Dengan sinergi seluruh komponen masyarakat, saya percaya kita mampu menghadirkan generasi penerus yang lebih sehat dan berkualitas." Para kader Posyandu juga turut memberikan masakan berharga, berbagi pengalaman di lapangan, serta menyampaikan tantangan dan hambatan yang mereka hadapi dalam upaya menangani Stunting di tingkat desa. Diskusi yang terbuka ini memberikan wawasan baru bagi para pemangku kepentingan untuk menyusun rencana aksi yang tepat sasaran. Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai instansi terkait, diharapkan Rembug Stunting di Kantor Desa Sukaramai ini akan menjadi titik balik dalam mengatasi stunting. Dengan adanya komitmen dan kerjasama yang erat, diharapkan masalah stunting dapat diatasi secara holistik dan berkelanjutan, sehingga generasi penerus desa dapat tumbuh sehat dan berkualitas untuk masa depan yang lebih baik.

Pembakal Desa Bawahan Seberang Menghadiri Pelepasan Dan Penerimaan Mahasiswa KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Pelepasan dan Penerimaan Mahasiswa KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Banjarmasin di Desa Bawahan Seberang dan Desa Simpang Tiga Pada tanggal 28 Juli 2023, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin melaksanakan acara pelepasan dan penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aula Barakat Kabupaten Banjar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk berkontribusi dalam membantu pemerintah dan warga Desa Bawahan Seberang serta Desa Simpang Tiga, yang merupakan dua desa di Kecamatan Mataraman. Terdapat total 9 orang mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan KKN di kedua desa tersebut, dengan rincian 2 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Pembakal Desa Bawahan Seberang menyambut baik kegiatan KKN yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Banjarmasin di Desa mereka. Mereka berharap kehadiran para mahasiswa dapat memberikan bantuan dan kontribusi yang berarti bagi kemajuan desa dan kesejahteraan warganya. Kegiatan KKN ini akan dilaksanakan selama periode tertentu di Desa Bawahan Seberang. Para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai proyek dan program yang telah direncanakan bersama oleh universitas dan pemerintah desa. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat dan memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh desa-desa tersebut. Melalui kegiatan KKN ini, para mahasiswa akan memiliki kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama masa kuliah. Mereka akan bekerja sama dengan warga setempat dalam melaksanakan program-program yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan sosial lainnya. Selain itu, mahasiswa juga akan melakukan penelitian dan pengembangan terkait isu-isu penting yang ada di desa-desa tersebut. Diharapkan bahwa melalui kerja sama antara mahasiswa, universitas, dan pemerintah desa, kegiatan KKN ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Bawahan Seberang   Para mahasiswa akan mendapatkan pengalaman berharga dalam menjalin hubungan dengan masyarakat, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan kerjasama tim. Pelepasan dan penerimaan mahasiswa KKN di Desa Bawahan Seberangmerupakan langkah konkrit dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi institusi pendidikan lainnya dalam mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam pembangunan sosial dan kemajuan daerah.  

Tradisi Membuat Bubur Asyura dalam Memperingati 10 Muharram di Desa Pariok

Pada tanggal 28 Juli 2023, Desa Pariok akan menjadi saksi dari sebuah acara yang kaya akan tradisi dan makna. Masyarakat Desa Pariok mempersiapkan diri untuk merayakan peringatan 10 Muharram dengan mengadakan acara membuat bubur Asyura, sebuah hidangan yang memiliki nilai simbolis yang mendalam. 10 Muharram adalah hari yang penting bagi umat Islam, karena pada tanggal ini terjadi peristiwa penting dalam sejarah mereka. Peristiwa ini dikenal sebagai Ashura, yang bermakna "kesepuluh" dalam bahasa Arab. Pada tanggal ini, umat Islam memperingati berbagai peristiwa, seperti pembebasan Nabi Musa dari kejaran Firaun dan pengorbanan cucu Nabi Muhammad, Imam Husain, dalam Pertempuran Karbala. Desa Pariok, sebuah komunitas yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai keagamaan, menggunakan kesempatan ini untuk menggalang persatuan dan menjalin hubungan yang lebih erat antarwarga. Salah satu cara mereka melakukannya adalah melalui acara pembuatan bubur Asyura. Acara dimulai dengan persiapan bersama oleh seluruh warga desa. Warga berkumpul di tempat yang telah disediakan, membawa bahan-bahan dan peralatan yang diperlukan untuk membuat bubur Asyura. Mereka saling bekerja sama dalam menyiapkan bahan-bahan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan kering, dan rempah-rempah. Setelah semua bahan siap, proses pembuatan bubur dimulai. Masyarakat Desa Pariok bekerja bersama-sama dalam memasak bubur tersebut. Mereka mencampurkan bahan-bahan dengan hati-hati dan penuh kasih sayang, mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat di antara mereka. Selama persiapan, para warga juga mengingat kembali peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada 10 Muharram. Mereka berbagi cerita dan menggambarkan makna simbolis dari setiap elemen yang digunakan dalam bubur Asyura. Hal ini memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan nilai-nilai yang ditanamkan dalam tradisi ini. Ketika bubur Asyura matang, acara mencapai puncaknya. Seluruh warga desa berkumpul di satu tempat untuk menyantap hidangan ini bersama-sama. Momen ini menjadi momen kedekatan, harmoni, dan persatuan yang sangat dirasakan oleh semua peserta. Semua orang menikmati rasa dan aroma bubur yang lezat, namun lebih dari itu, mereka merayakan kebersamaan dan kesatuan sebagai komunitas. Acara membuat bubur Asyura pada 10 Muharram di Desa Pariok tidak hanya sekadar tradisi kuliner, tetapi juga sebagai lambang persatuan dan penghargaan terhadap nilai-nilai keagamaan dan sejarah. Acara ini menguatkan ikatan sosial di antara warga desa, memperkuat hubungan mereka dengan masa lalu, dan menanamkan rasa kebersamaan yang kuat. Melalui acara ini, Desa Pariok berhasil menjaga warisan budaya dan agama mereka tetap hidup serta merayakan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Setiap tahun, warga desa bersatu dalam persiapan dan pelaksanaan acara ini, melestarikan tradisi yang menjadi bagian dari identitas mereka sebagai masyarakat yang saling peduli dan berbagi.