Anak Balita Makan Bersama pada PMT Hari ke-15 Desa Pasiraman: Mendorong Peningkatan Status Gizi Anak untuk Kebutuhan yang Optimal

Di Desa Pasiraman, pada tanggal 24 Juli 2023, sebuah kegiatan istimewa terjadi yang diharapkan dapat meningkatkan status gizi anak-anak balita. Acara ini dikenal sebagai "Anak Balita Makan Bersama pada PMT Hari ke-15 Desa Pasiraman" dan bertujuan untuk mencukupi kebutuhan zat gizi anak serta mendorong tercapainya status gizi yang optimal. PMT adalah sebuah program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan peningkatan gizi kepada anak-anak di bawah usia lima tahun. Program ini melibatkan ibu-ibu balita dalam mempersiapkan dan memasak makanan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak mereka. Pada hari ke-15 pelaksanaan PMT di Desa Pasiraman, seluruh ibu-ibu balita dan anak-anak mereka berkumpul untuk makan bersama. Acara ini tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada anak-anak, tetapi juga menjadi momen di mana para ibu dapat saling bertukar informasi dan pengalaman seputar nutrisi anak. Kegiatan ini sangat penting karena gizi yang mencukupi pada masa balita memiliki dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Dengan menyediakan makanan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak, diharapkan bahwa status gizi mereka dapat meningkat secara signifikan. Selama acara tersebut, para ibu diajak untuk bekerja sama dalam memasak makanan sehat dan bergizi. Mereka dibimbing oleh tenaga kesehatan setempat yang memberikan informasi tentang jenis makanan yang diperlukan bagi tumbuh kembang anak serta cara penyajiannya. Selain itu, disediakan juga materi pendidikan gizi untuk membantu ibu-ibu dalam memahami pentingnya nutrisi bagi anak-anak mereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya gizi seimbang pada masa pertumbuhan anak. Dengan memberikan contoh dan pengetahuan kepada ibu-ibu balita, diharapkan mereka akan mampu memberikan asupan gizi yang optimal kepada anak-anak mereka di rumah. Anak Balita Makan Bersama pada PMT Hari ke-15 Desa Pasiraman adalah langkah konkret dalam upaya meningkatkan status gizi anak-anak di wilayah tersebut. Dengan melibatkan seluruh komunitas dan memberikan pemahaman tentang pentingnya nutrisi yang cukup, harapannya adalah anak-anak Pasiraman bisa tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang cerah. Dengan semangat kolaborasi dan edukasi, Desa Pasiraman berkomitmen untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan optimal anak-anak mereka. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk melakukan upaya serupa dalam meningkatkan status gizi anak-anak di Indonesia.

Penyerahan Bantuan Santunan Yatim Dhuafa YBM UIP3B Kalimantan Desa Teluk Selong

Pada tanggal 27 Juli 2023, di Kantor Desa Teluk Selong, sebuah kegiatan penyerahan bantuan santunan yatim dhuafa yang diinisiasi oleh Yayasan Baitul Maal UI Plus Pusat Peduli Panti Asuhan dan Pemberdayaan Perempuan Berbasis Keluarga (YBM UIP3B) Kalimantan dilaksanakan dengan tujuan membantu mengurangi kesenjangan sosial yang dialami oleh anak-anak yatim di wilayah tersebut. Desa Teluk Selong, yang terletak di Kalimantan, merupakan daerah yang memiliki tingkat kemiskinan dan ketimpangan sosial yang cukup signifikan. Hal ini menyebabkan banyak anak-anak yatim di desa tersebut menghadapi tantangan besar dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka, termasuk pendidikan dan kesehatan. Dalam upaya untuk merespons masalah ini, YBM UIP3B Kalimantan bekerja sama dengan pihak desa setempat dan masyarakat sekitar untuk mengidentifikasi dan memberikan bantuan kepada anak-anak yatim yang membutuhkan. Melalui dana yang terkumpul dari donasi masyarakat dan kerjasama dengan berbagai mitra, YBM UIP3B Kalimantan dapat menyediakan santunan dalam bentuk uang tunai, perlengkapan sekolah, pakaian, dan bantuan lainnya sesuai kebutuhan. Acara penyerahan bantuan diawali dengan sambutan dari perwakilan YBM UIP3B Kalimantan, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menekankan pentingnya upaya bersama dalam mengurangi kesenjangan sosial dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak yatim untuk tumbuh dan berkembang. Setelah sambutan, dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan kepada beberapa anak yatim yang terpilih. Para penerima santunan tersebut sangat bersemangat dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh YBM UIP3B Kalimantan dan masyarakat sekitar. Penyerahan bantuan santunan ini bukan hanya sekadar pemberian materi, tapi juga merupakan langkah positif dalam memberikan harapan dan dukungan emosional kepada anak-anak yatim. Diharapkan melalui kegiatan ini, mereka merasa didukung dan memiliki kesempatan yang sama dalam menggapai mimpi-mimpi mereka. Kegiatan penyerahan bantuan santunan yatim dhuafa oleh YBM UIP3B Kalimantan di Desa Teluk Selong menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial masih sangat relevan dan diperlukan dalam upaya membangun masyarakat yang lebih inklusif dan adil. Semoga kegiatan semacam ini terus dilakukan dan dapat menginspirasi orang lain untuk ikut berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan sosial, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan.

Bunda Paud Desa Pejambuan Melakukan Monitoring dan Evaluasi Masa Pengenalan Sekolah Paud SD

Tanggal 27 Juli 2023, Bunda Paud Desa Pejambuan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi masa pengenalan sekolah PAUD-SD. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pengenalan sekolah bagi anak-anak di Desa Pejambuan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang optimal. Dalam melakukan monitoring, Bunda Paud Desa Pejambuan mengunjungi beberaa sekolah PAUD-SD yang ada di Desa Pejambuan. Tujuan kunjungan ini adalah untuk melihat langsung pelaksanaan program masa pengenalan sekolah yang telah disusun oleh pihak sekolah, serta memastikan bahwa semua aspek yang diperlukan dalam upaya adaptasi dan integrasi anak-anak baru terpenuhi. Selama kunjungan tersebut, Bunda Paud Desa Pejambuan melakukan observasi secara mendalam terhadap proses pengenalan sekolah. Ia mengamati interaksi antara siswa baru, guru, dan orang tua, serta mengumpulkan data mengenai efektivitas kegiatan yang dilakukan. Observasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyambutan siswa, membaca doa sebelum belajar, lalu dilanjutkan dengan pengenalan Bunda Paud kepada siswa/i paud. Acara pengenalan juga dilakukan dengan mengasah kemapuan mewarnai anak-anak paud. Lalu setelah selesai mewarnai Bunda Paud Desa Pejambuan memberikan Snack dan Susu sebagai apresiasi untuk anak-anak paud yang menyelesaikan kegiatan mewarnai nya. Setelah mengumpulkan data dan informasi yang cukup, Bunda Paud Desa Pejambuan melanjutkan ke tahap evaluasi. Dalam tahap ini, ia menganalisis hasil observasi dan mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan dari program pengenalan sekolah yang dilakukan di setiap PAUD-SD. Evaluasi ini bertujuan untuk memberikan umpan balik kepada pihak sekolah guna meningkatkan kualitas dan efektivitas masa pengenalan sekolah bagi siswa baru. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, Bunda Paud Desa Pejambuan dapat memberikan rekomendasi kepada pihak terkait, seperti guru dan kepala sekolah, untuk perbaikan dan peningkatan proses pengenalan sekolah di masa mendatang. Rekomendasi tersebut mencakup saran-saran konkret, seperti penyempurnaan metode pembelajaran, peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan sosialisasi, atau penggunaan strategi yang lebih efektif dalam membantu anak-anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Bunda Paud Desa Pejambuan, diharapkan proses pengenalan sekolah di PAUD-SD Desa Pejambuan dapat terus ditingkatkan, sehingga siswa baru dapat dengan lancar beradaptasi, merasa nyaman, dan memperoleh manfaat optimal dari pengalaman pertama mereka di dunia pendidikan.      

LAUNCING KAMPUNG MODERASI BERAGAMA

LAUNCHING KAMPUNG MODERASI BERAGAMA: Membangun Harmoni dalam Keberagaman di Desa Kertak Hanyar II Pada Rabu, 26 Juli 2023, Desa Kertak Hanyar II telah dipilih sebagai Kampung Moderasi Beragama. Langkah ini merupakan upaya konkret untuk memperkuat moderasi beragama di tingkat dasar dan akar rumput. Program moderasi beragama menjadi salah satu program strategis nasional yang diamanatkan dalam Pepres No.18/2020 tentang RPJMN tahun 2020-2024, serta KMA No.93/2022 dan Kepdirjen Bimas Islam 137 Tahun 2023. Dalam Acara Launcing Kampung Moderasi Beragama kali ini di hadiri  Bapak Kepala Kementrian Agama Kab. Banjar Bapak Drs. H. Najwan Noor  M.Pd, Bapak  Kepala Kantor Urusan Agama Bapak H. Saubari, M.Pd.I, Bapak Camat Kertak Hanyar yang dalam hal ini di wakili oleh Sekretaris Kecamatan Bapak Ramdani S.AP., M.A, Aparatur Desa Kertak Hanyar II, Polsek Kertak Hanyar, Koramil Kertak Hanyar, Juga Tokoh-tokoh Lintas Agama. Dalam Sambutannya Bapak H. Saubari, M.Pd.I sekaligus ketua Kampung Moderasi Beragama ini menyampaikan bahwa Sejarah telah mengajarkan kita di berbagai belahan dunia, termasuk di tempat kita sendiri, bahwa sikap eksklusif dalam beragama yang memaksakan kehendak dengan dalih kebebasan beragama harus dibayar mahal dengan tercabiknya toleransi. Oleh karena itu, pelaksanaan kebebasan beragama harus didasarkan pada prosedur dan aturan hukum yang mempertimbangkan kearifan lokal dengan cermat. Kampung Moderasi Beragama merupakan langkah nyata untuk memperkokoh dan memantapkan sikap moderat, dimulai dari struktur pemerintahan yang paling dasar, yaitu Desa. Penunjukan Desa Kertak Hanyar II sebagai Kampung Moderasi Beragama didasarkan pada bukti bahwa desa ini, dengan keberagaman suku dan agama masyarakatnya, tetap menjaga kedamaian, saling toleransi, saling menghormati, dan bekerja sama atas dasar kemanusiaan tanpa membedakan agama, mazhab, suku, warna kulit, dan sebagainya. Pelaksanaan acara Kampung Moderasi Beragama ini dijadwalkan pada tanggal 26 Juli 2023. Acara ini akan melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Kertak Hanyar II, tokoh agama, pemangku kepentingan lokal, serta pemerintah daerah. Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan dialog antaragama, memperkuat kerjasama lintas-agama, dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya moderasi beragama dalam menciptakan harmoni sosial. Kampung Moderasi Beragama di Desa Kertak Hanyar II diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Kecamata Kertak Hanyar dan membawa dampak positif dalam membangun keharmonisan dalam keberagaman. Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat yang toleransi, harmonis, dan saling menghormati di Indonesia.

Rembuk Stunting Desa Pandahan 2023: Wujud Komitmen Desa dalam Mengatasi Stunting pada Generasi Muda

Desa Pandahan, sebuah desa yang terletak di Kecamatan Tapin Tengah, sedang memulai inisiatif penting untuk mengatasi masalah stunting di kalangan penduduk mudanya. Pada tanggal 25 Juli 2023, desa mengadakan acara Rembuk Stunting di kediaman kepala desa. Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk mendiskusikan dan mengusulkan langkah-langkah yang efektif untuk mencegah stunting pada bayi dan anak di Desa Pandahan. Dengan mengedepankan upaya pencegahan stunting ini, desa bertujuan untuk mengurangi jumlah anak yang terkena stunting dan membina pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berkontribusi untuk kemajuan Indonesia. Menangani Masalah Stunting yang Signifikan: Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, mempengaruhi jutaan anak secara global, termasuk di Indonesia. Desa Pandahan menyadari kebutuhan mendesak untuk mengambil langkah-langkah proaktif dalam memerangi stunting dalam masyarakatnya. Oleh karena itu, desa menyelenggarakan acara Rembuk Stunting, yang mempertemukan pemangku kepentingan utama, anggota masyarakat, profesional kesehatan, dan perwakilan pemerintah. Tujuan Mulia Rembuk Stunting: Rembuk Stunting Desa Pandahan 2023 dihadirkan dengan tujuan yang mulia dan berdampak positif. Berikut adalah fokus utama dari acara ini: Meningkatkan Kesadaran: Melalui acara Rembuk Stunting, Desa Pandahan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang akibat jangka panjang dari stunting dan pentingnya pencegahan dini. Identifikasi Penyebab Utama: Acara ini akan memfasilitasi diskusi untuk mengidentifikasi penyebab utama stunting di Desa Pandahan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gizi, akses kesehatan, sanitasi, dan kondisi sosial ekonomi. Mengusulkan Tindakan Pencegahan: Dengan melibatkan peserta dalam dialog yang bijaksana, Rembuk Stunting bermaksud menghasilkan saran yang praktis dan layak untuk mencegah stunting secara efektif. Proposal ini dapat mencakup bidang-bidang seperti nutrisi ibu dan anak, layanan kesehatan, praktik kebersihan, dan sistem dukungan masyarakat. Perkuat Kolaborasi: Acara ini akan memupuk kolaborasi di antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, penyedia layanan kesehatan, tokoh masyarakat, dan penduduk, untuk mengembangkan pendekatan terkoordinasi dalam pencegahan stunting. Komitmen Desa untuk Menciptakan Generasi Unggul: Rembuk Stunting Desa Pandahan 2023 merupakan tonggak penting dalam komitmen desa untuk memerangi stunting dan menciptakan generasi penerus sumber daya manusia yang unggul. Dengan menyatukan upaya pencegahan stunting, acara ini bertujuan memberdayakan masyarakat untuk melakukan aksi kolektif, membina Desa Pandahan yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera. Melalui dedikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, desa berupaya memberikan kontribusi yang signifikan bagi perjalanan Indonesia menuju kemajuan dan kemakmuran.

Bantuan Beras Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Desa Margasari Hilir

Pada Tanggal 27 Juli 2023, Desa Margasari Hilir melaksanakan Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dengan memberikan bantuan beras kepada masyarakat. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat setempat dan meringankan beban ekonomi yang mereka hadapi. Lokasi kegiatan ini berada di Kantor Desa Margasari Hilir, yang menjadi pusat distribusi bantuan beras kepada warga desa yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk mengurangi tingkat kemiskinan ekstrem di Desa Margasari Hilir serta membantu masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Bantuan beras yang diberikan dalam program ini diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem dengan memberikan jaminan pangan kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan. Beras yang didistribusikan dipilih berdasarkan standar kualitas yang baik, sehingga memberikan nilai nutrisi yang memadai bagi konsumen. Melalui kerjasama antara pemerintah daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan instansi terkait lainnya, program ini dapat direalisasikan dengan efektif. Proses seleksi penerima bantuan dilakukan secara transparan dan objektif, dengan memperhatikan kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan. Selain memberikan bantuan beras, program ini juga melibatkan kegiatan pendampingan dan pelatihan bagi masyarakat desa dalam pengembangan potensi ekonomi lokal. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Desa Margasari Hilir dapat mandiri secara ekonomi dalam jangka panjang. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat diapresiasi dalam keberhasilan pelaksanaan Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem ini. Masyarakat didorong untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan dana yang digunakan untuk program ini, sehingga mereka dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Bantuan berupa beras dalam Program Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Desa Margasari Hilir pada tanggal 27 Juli 2023 adalah salah satu langkah konkrit pemerintah dalam memperkuat upaya mengurangi kemiskinan dan meringankan beban ekonomi masyarakat. Melalui program ini, diharapkan tingkat kemiskinan ekstrem di desa tersebut dapat berkurang, dan masyarakat bisa memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Musyawarah Desa Perencanaan RKPDes Tahun 2024 Desa Limamar

Pada hari selasa,  25 Juli 2023, Pemerintah Desa Limamar mengadakan Musyawarah Desa Perencanaan RKPDes (Rencana Kerja Pemerintah Desa) tahun 2024. Kegiatan ini diselenggarakan di Rumah Pambakal Desa Limamar dengan tujuan untuk menyusun rencana kerja yang akan dilaksanakan oleh pemerintahan desa dalam tahun mendatang. Musyawarah Desa Perencanaan RKPDes merupakan salah satu tahap penting dalam proses perencanaan pembangunan di tingkat desa. Para pemangku kepentingan seperti perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat,Kader , serta warga desa secara aktif terlibat dalam kegiatan ini. Tujuannya adalah untuk mendiskusikan dan merumuskan program dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan serta potensi desa Limamar. Dalam musyawarah tersebut, dibahas berbagai aspek yang berkaitan dengan pembangunan desa, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, ekonomi, dan lingkungan. Setiap sektor dianalisis secara cermat untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang ada dan menentukan solusi yang tepat guna. Partisipasi aktif dari seluruh peserta musyawarah sangat penting. Pendapat, saran, dan masukan dari warga desa menjadi dasar dalam penentuan prioritas pembangunan. Dalam suasana yang demokratis, setiap suara didengarkan dan dipertimbangkan untuk mencapai kesepakatan bersama. Setelah musyawarah, hasil diskusi dan kesepakatan dicatat dalam dokumen RKPDes tahun 2024. Dokumen ini berisi rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah desa beserta alokasi anggaran yang dibutuhkan. RKPDes menjadi acuan bagi pemerintah desa dalam mengelola dan melaksanakan pembangunan di Desa Limamar. Musyawarah Desa Perencanaan RKPDes tidak hanya sekadar menyusun rencana kerja, tetapi juga membangun kesadaran kolektif dan semangat gotong royong di masyarakat desa. Melalui partisipasi aktif dan dialog yang terbuka, diharapkan tercipta pemahaman yang mendalam dan keterlibatan semua pihak dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga desa Limamar. Dengan adanya Musyawarah Desa Perencanaan RKPDes, Desa Limamar menunjukkan komitmen dalam pengembangan wilayahnya. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membangun visi dan misi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa. Musdes RKPDes ini juga dihadiri Oleh Camat Astambul, Pendamping Desa Kecamatan Astambul, Pendamping Lokal Desa, Babinsa  dan dari Polsek Astambul. Pambakal Limamar, Syaiful Akrabin mengatakan bahwa Musdes RKPDes adalah untuk menyusun RKPDes pada tahun 2024 dengan peran aktif masyarakat diharapkan Pembangunan dan pelayanan dilaksanakan dengan tepat guna sesuai kebutuhan masyarakat.

Karang Taruna Desa Pejambuan Melakukan Gotong Royong Pembersihan Lahan Kosong Untuk Lapangan Sepak Bola Desa Pejambuan

Tanggal 26 Juli 2023, Desa Pejambuan memperlihatkan semangat gotong royong yang luar biasa. Karang Taruna Desa Pejambuan bersatu dalam upaya membersihkan lahan kosong untuk dijadikan lapangan sepak bola bagi warga desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan mimpi memiliki fasilitas olahraga yang layak dan mengembangkan minat serta bakat sepak bola di kalangan pemuda desa. Dipimpin oleh pengurus Karang Taruna, puluhan anggota masyarakat desa berkumpul pagi-pagi buta dengan semangat yang membara. Dengan alat-alat pembersih yang mereka bawa, mereka bergotong royong membersihkan lahan yang tadinya terbengkalai dan tak terurus. Sampah-sampah dibuang, rumput-rumput liar dipangkas, dan batu-batu besar yang menghalangi dirapikan. Setiap orang bekerja dengan antusias dan saling membantu, menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat di antara mereka. Selain Karang Taruna dan warga desa, Pambakal dan Babinsa Desa Pejambuan turun ikut dalam kegiatan gotong royong ini. Selama berjam-jam, suara alat pembersih, tawa, dan obrolan akrab mengisi udara. Meskipun kelelahan mulai terasa, semangat mereka tak pernah padam. Mereka memiliki tujuan yang sama: memberikan fasilitas olahraga yang bermanfaat bagi seluruh desa dan mendorong pertumbuhan olahraga sepak bola di kalangan pemuda. Setelah selesai membersihkan lahan, warga desa bersama-sama menikmati hasil kerja keras mereka. Wajah-wajah bahagia dan bangga melihat apa yang telah mereka capai. Lapangan ini akan menjadi tempat berkumpulnya para pecinta sepak bola desa Pejambuan, tempat di mana persahabatan dan persaudaraan dibina melalui olahraga. Masyarakat desa Pejambuan berharap lapangan ini bisa menjadi sarana pembinaan bakat dan prestasi dalam bidang sepak bola. Melalui gotong royong ini, mereka memperkuat ikatan sosial dan meningkatkan rasa memiliki terhadap desa mereka sendiri. Gotong royong pembersihan lahan kosong untuk lapangan sepak bola Desa Pejambuan adalah cerminan nyata semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat desa dalam membangun dan memajukan lingkungan mereka. Dengan usaha yang dilakukan oleh Karang Taruna dan dukungan penuh dari warga desa, Desa Pejambuan semakin berkembang dan menjadi tempat yang layak bagi pertumbuhan dan kesuksesan pemuda-pemuda masa depan.

Sosialisasi KARHULA: Menggalang Kesadaran Masyarakat dalam Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

Sungai Rutas - Pemerintah Desa Sungai Rutas mengadakan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tapin bekerja sama dengan PT KAP. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa unsur, seperti pihak kecamatan, Polsek, Koramil, kepala desa Sungai Rutas hulu dan hilir, anggota dan pengurus KTPH, serta beberapa tokoh dan unsur masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan kepada masyarakat, yang dikenal dengan sebutan Sosialisasi KARHULA (Kebakaran Hutan dan Lahan). Sosialisasi ini dijadwalkan berlangsung di Kantor Desa Sungai Rutas pada tanggal 26 Juli 2023. Sosialisasi KARHULA menjadi platform penting dalam membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan serta memberikan informasi mengenai cara pencegahannya. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta melibatkan mereka dalam upaya pencegahan kebakaran yang dapat merusak ekosistem alam. Dalam sosialisasi ini, para peserta diharapkan akan memperoleh pemahaman mendalam mengenai risiko kebakaran hutan dan lahan. Mereka akan diberikan penjelasan mengenai efek negatif dari kebakaran tersebut, termasuk kerugian lingkungan, hilangnya habitat satwa liar, dan polusi udara yang dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia. Selain itu, peserta juga akan diberi wawasan tentang pentingnya menjaga kualitas udara, keberlanjutan lingkungan, dan perlunya berperan aktif dalam pencegahan kebakaran. Cara pencegahan kebakaran hutan dan lahan akan menjadi fokus penting dalam sosialisasi ini. Peserta akan dipandu untuk memahami langkah-langkah yang dapat mereka ambil untuk mencegah terjadinya kebakaran, seperti tidak membakar sampah sembarangan, menghindari aktivitas dengan menggunakan api di daerah rawan, dan melaporkan kegiatan mencurigakan yang dapat menyebabkan kebakaran kepada otoritas terkait. Mereka juga akan diberikan informasi tentang cara menggunakan api secara aman, termasuk saat melakukan kegiatan pertanian atau pembakaran lahan yang diperlukan. Selain penyampaian materi, sosialisasi KARHULA juga akan melibatkan sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dan narasumber yang ahli di bidang kebakaran hutan dan lahan. Hal ini bertujuan untuk membangun pemahaman yang lebih baik serta memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengklarifikasi keraguan atau berbagi pengetahuan mereka tentang kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan sosialisasi KARHULA ini diharapkan dapat menciptakan efek domino dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, diharapkan dampak negatif akibat kebakaran dapat diminimalisir, memberikan keamanan bagi lingkungan dan kualitas hidup penduduk setempat.

Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Jalan Tani

Desa Tangkas menyelenggarakan kegiatan gotong royong pembersihan jalan tani yang bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan akses menuju sawah. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga desa dalam membersihkan, merapikan, dan mempercantik jalan menuju area pertanian. Gotong royong pembersihan jalan tani merupakan inisiatif yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tangkas sebagai bentuk kolaborasi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan dan menjaga keindahan lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, semua warga desa, dari berbagai latar belakang dan usia, bekerja bersama-sama tanpa mengenal perbedaan. Kegiatan gotong royong dimulai pada pagi hari, dimana seluruh warga desa berkumpul di titik pertemuan yang telah ditentukan. Mereka membawa alat-alat bersih seperti sapu, sekop, dan karung untuk mengumpulkan sampah. Bukan hanya warga desa, tetapi juga beberapa petani dan pemilik lahan sawah turut serta dalam kegiatan ini, karena mereka sadar bahwa kebersihan jalan tani sangat penting untuk memudahkan aktivitas pertanian mereka. Selama kegiatan gotong royong, suasana penuh kebersamaan dan semangat saling membantu terasa sangat kental. Warga desa bergotong royong dengan gembira, saling bercanda, dan mengobrol sambil bekerja. Setelah beberapa jam bertugas, hasilnya pun terlihat nyata. Jalan tani yang tadinya dipenuhi oleh sampah dan rumput liar kini berubah menjadi jalur yang bersih dan rapi. Kebersihan ini memberikan kesan yang positif bagi warga desa dan pengunjung yang melintas.Gotong royong pembersihan jalan tani yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tangkas bukan hanya sekadar membersihkan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan solidaritas antarwarga. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kebersihan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Desa Tangkas layak dijadikan contoh bagi desa-desa lainnya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui gotong royong. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar demi menciptakan desa yang lebih indah, nyaman, dan lestari.

Menjadi Pahlawan Kesehatan: Mahasiswa ULM Menggebrak Stunting dengan Sosialisasi Berkreativitas

Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melakukan sebuah kegiatan luar biasa di Gedung Serbaguna Desa Keliling Benteng Ulu. Mereka secara penuh semangat dan inovatif menggelar acara "Rembuk Stunting" dengan tujuan membantu warga dalam mengatasi masalah stunting. Stunting merupakan masalah serius yang melibatkan pertumbuhan fisik dan mental anak yang terhambat akibat gizi buruk pada masa pertumbuhannya. Mahasiswa ULm memahami pentingnya intervensi dini untuk mengatasi stunting, sehingga mereka aktif berperan sebagai pahlawan kesehatan dengan menyebarkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya gizi seimbang. Dalam acara Rembuk Stunting ini, mahasiswa ULm menggunakan pendekatan sosialisasi berkreativitas agar pesan tentang pentingnya mencegah stunting dapat dengan mudah dipahami oleh warga. Mereka menghadirkan berbagai aktivitas yang menarik, seperti ceramah interaktif, permainan edukatif, demonstrasi memasak makanan bergizi, serta pameran poster dan infografis dengan informasi yang relevan. Selain itu, para mahasiswa juga melibatkan tokoh lokal, tenaga medis, dan ahli gizi dalam acara tersebut. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang stunting dan cara-cara mencegahnya. Dengan adanya kolaborasi ini, warga dapat mendapatkan informasi yang akurat dan bermanfaat dari para ahli di bidangnya. Kehadiran mahasiswa ULM dalam Rembuk Stunting sebagai pahlawan kesehatan adalah sebuah langkah nyata untuk membantu masyarakat dalam menghadapi masalah stunting. Mereka tidak hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan motivasi kepada warga agar dapat berperan aktif dalam mencegah stunting. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan upaya pencegahan stunting dapat meningkat. Selain itu, diharapkan juga tercipta lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang baik di Desa Keliling Benteng Ulu. Mahasiswa ULM telah menunjukkan dedikasi tinggi mereka dan keterlibatan aktif dalam membantu masyarakat. Semangat mereka dalam menggebrak stunting dengan sosialisasi berkreativitas patut diapresiasi. Mereka bukan hanya menjadi pahlawan kesehatan, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk berkontribusi dalam membangun bangsa yang sehat dan sejahtera.

Mengadakan Pasar Murah di Kelurahan Raya belanti dari Dinas Perdagangan Kab.Tapin

Judul: Pasar Murah Kelurahan Raya Belanti: Menggalang Dukungan untuk Warga Kurang Mampu Tanggal 31 Mei 2023, Dinas Perdagangan Kabupaten Tapin menyelenggarakan sebuah kegiatan berharga di Kantor Kelurahan Raya Belanti. Pasar Murah yang digelar ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada warga yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka. Mengadakan pasar murah adalah langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Tapin untuk mendukung dan melindungi masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi yang rentan. Kegiatan ini dirancang dengan tujuan utama menjaga keberlanjutan dan kesejahteraan sosial di kelurahan tersebut. Pasar murah ini menawarkan berbagai macam produk kebutuhan sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, susu, dan beberapa komoditas penting lainnya dengan harga yang sangat terjangkau. Dalam hal ini, Dinas Perdagangan bekerja sama dengan para pedagang lokal dan pemasok agar dapat memberikan diskon besar-besaran kepada warga yang hadir. Selain memberikan akses terhadap barang-barang kebutuhan pokok dengan harga murah, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kesadaran tentang pentingnya solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama dalam lingkungan kelurahan. Pasar murah menjadi wadah bagi warga setempat untuk saling membantu dan menguatkan hubungan antara sesama anggota komunitas. Tidak hanya memberikan manfaat ekonomi secara langsung, pasar murah ini juga menjadi ajang pendidikan dan pemahaman terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak. Dinas Perdagangan Kabupaten Tapin menyelenggarakan sesi konsultasi keuangan gratis oleh ahli keuangan yang kompeten selama acara berlangsung. Warga dapat memperoleh tips dan saran tentang cara mengelola pengeluaran mereka dengan lebih efektif sehingga dapat meningkatkan daya beli mereka dalam jangka panjang. Kegiatan pasar murah di Kelurahan Raya Belanti ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendorong keadilan sosial dan memberikan perlindungan kepada warga yang membutuhkan. Dengan melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, pedagang lokal, masyarakat, dan ahli keuangan, tujuan dari pasar murah ini dapat tercapai dengan lebih efektif. Melalui upaya kolaboratif seperti ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan adil bagi semua warga, terutama mereka yang kurang mampu. Pasar murah tidak hanya menjadi sarana pembelian kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun solidaritas dan saling peduli di antara anggota masyarakat kelurahan.