Meningkatkan Kebersihan dengan Pengadaan Peralatan POSKESDES Desa Pasiraman

Tanggal 31 Juli 2023 menjadi tonggak penting bagi Desa Pasiraman dalam usahanya meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat. Pada tanggal tersebut, diadakan pengadaan peralatan kebersihan untuk POSKESDES (Pos Pelayanan Kesehatan Desa) Pasiraman. Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah pekerjaan bersih-bersih dan memberikan lingkungan yang sehat bagi warga desa. POSKESDES telah menjadi pusat pelayanan kesehatan yang penting bagi masyarakat Desa Pasiraman. Selain memberikan layanan medis, POSKESDES juga bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan sanitasi fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, pengadaan peralatan kebersihan yang efektif dan modern merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan kebersihan yang optimal. Berbagai peralatan kebersihan akan diperoleh melalui kegiatan ini. Peralatan tersebut mencakup gayung, sikat, ember, keset,baskom, sapu, dan karung sampah. Dengan menggunakan peralatan ini, diharapkan proses pembersihan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Manfaat dari pengadaan peralatan kebersihan ini sangatlah signifikan. Pertama-tama, penggunaan mesin penyapu otomatis akan mempercepat proses pembersihan jalanan dan area sekitar POSKESDES. Hal ini akan mengurangi kuantitas sampah yang menumpuk dan membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan aman. Peralatan ini mampu membersihkan debu dan kotoran dengan lebih efisien, menjaga kebersihan ruangan, serta mengurangi risiko penyebaran penyakit melalui udara. Dengan lingkungan yang bersih, risiko penyakit menular dapat dikurangi, terutama yang disebabkan oleh kebersihan yang buruk. Selain itu, kehadiran fasilitas yang bersih dan terawat juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang disediakan oleh POSKESDES. Dalam rangka menjaga keberlanjutan program ini, penting bagi pemerintah desa dan warga Pasiraman untuk melakukan pemeliharaan rutin pada peralatan kebersihan tersebut. Melalui penggunaan yang bijak dan pemeliharaan yang tepat, peralatan ini akan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama, menghasilkan efek positif yang berkelanjutan bagi kesehatan masyarakat desa. Dengan pengadaan peralatan kebersihan pada tanggal 31 Juli 2023, POSKESDES Desa Pasiraman telah mengambil langkah penting untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan masyarakat. Melalui upaya ini, diharapkan bahwa Desa Pasiraman akan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Pemberian Insentif dari Tambang Batu Bara PT.MAS Untuk Guru TK Al-Qur'an dan Kaum Masjid/Langgar Di Desa Pasiraman

Pada tanggal 27 Juli 2023, PT. MAS meluncurkan program pemberian insentif kepada guru TK Al-Qur'an dan kaum masjid/langgar di Desa Pasiraman sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memberikan tunjangan kerja bagi mereka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan motivasi para guru TK Al-Qur'an serta kaum masjid/langgar di Desa Pasiraman yang telah berperan penting dalam pendidikan Islam dan pengembangan spiritual masyarakat setempat. Dengan memberikan insentif, PT. MAS berharap dapat mendukung upaya mereka dalam memberikan pendidikan agama yang berkualitas dan memperkuat ikatan sosial di dalam komunitas. Kegiatan ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi guru-guru TK Al-Qur'an dan kaum masjid/langgar di Desa Pasiraman. Para guru akan menerima insentif yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan kualitas pengajaran. Sementara itu, kaum masjid/langgar akan mendapatkan dukungan tunjangan kerja untuk perwatan rumah ibadah tersebut di desa pasiraman. PT. MAS telah mengalokasikan dana yang cukup besar untuk program ini, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Perusahaan berharap bahwa pemberian insentif ini dapat menjadi stimulus positif bagi pengembangan pendidikan agama dan kegiatan keagamaan di Desa Pasiraman. Dalam merencanakan program ini, PT. MAS telah bekerja sama dengan pihak desa setempat guna memastikan alokasi insentif yang tepat sasaran dan adil. Proses seleksi dan penyaluran insentif dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk memastikan manfaatnya sampai kepada mereka yang membutuhkan dengan tepat. Melalui program pemberian insentif ini, PT. MAS berharap dapat memberikan dorongan bagi para guru TK Al-Qur'an dan kaum masjid/langgar di Desa Pasiraman. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat mereka dalam melaksanakan tugas penting mereka serta membantu menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan agama dan ibadah yang lebih baik. Dengan inisiatif seperti ini, PT. MAS menunjukkan komitmennya untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan komunitas lokal, khususnya dalam hal pendidikan dan kegiatan keagamaan. Program ini menjadi bukti bahwa kerjasama antara perusahaan dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang signifikan dan berkelanjutan bagi kesejahteraan bersama.

Merayakan Perayaan HBI (Hari Besar Islam) 10 Muharam di Masjid Al-Hidayah Desa Pasiraman: Pelestarian Budaya dan Agama

Tanggal 27 Juli 2023 akan menjadi hari yang istimewa bagi masyarakat Desa Pasiraman, ketika mereka berkumpul di Masjid Al-Hidayah untuk merayakan perayaan HBI (Hari Besar Islam) 10 Muharam. Acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya dan agama, serta memperkuat ikatan sosial dalam komunitas. Perayaan HBI (Hari Besar Islam) 10 Muharam adalah momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Hari ini diperingati sebagai hari Asyura, yang memiliki makna historis yang kuat. Bagi umat Islam, ini adalah hari bersejarah yang mengingatkan pada peristiwa pembebasan Bani Israil dari penindasan Fir'aun di Mesir kuno. Masjid Al-Hidayah menjadi tempat utama bagi masyarakat Desa Pasiraman untuk berkumpul dalam perayaan ini. Dengan arsitektur indahnya, masjid ini memberikan atmosfer yang mendalam dan religius saat perayaan dilakukan. suasana kegembiraan sepanjang acara. Pada pagi hari tanggal 27 Juli 2023, rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan Al-Qur'an dan doa bersama oleh para jamaah yang hadir. Setelah itu, dilanjutkan dengan do'a-do'a serta kegiatan agama yang disampaikan oleh ulama setempat. Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan agama kepada masyarakat dan memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya perayaan HBI (Hari Besar Islam) 10 Muharam. Setelah do'a-do'a, acara dilanjutkan dengan makan bersama dengan masyarakat serta Pambakal Desa Pasiraman di masjid setempat Masjid Al-Hidyah Desa Pasiraman. Melalui acaran ini, masyarakat ingin menjaga warisan budaya mereka agar tetap hidup dan dikenali oleh generasi muda. Para tokoh agama dan masyarakat setempat akan merayakan dengan membaca do'a-do'a yang menjadi tujuan dari acara tersebut Selain itu, dalam rangka memperkuat ikatan sosial, acara ini juga menyediakan waktu untuk interaksi dan silaturahmi antara warga desa. Perayaan HBI 10 Muharam di Masjid Al-Hidayah Desa Pasiraman adalah bukti nyata upaya masyarakat dalam melestarikan budaya dan agama mereka. Dalam suasana penuh kebersamaan, para peserta merayakan momen bersejarah sekaligus memperkuat hubungan antarwarga. Acara ini menjadi sarana untuk mengenang peristiwa penting dalam sejarah Islam sambil menjaga identitas budaya yang unik dari Desa Pasiraman. Melalui perayaan ini, masyarakat Desa Pasiraman berharap dapat meningkatkan pemahaman agama, menginspirasi generasi muda, dan memperkuat kehidupan budaya mereka. Semoga perayaan HBI 10 Muharam di Masjid Al-Hidayah menjadi momen yang membawa kedamaian, semangat, dan keberkahan bagi semua yang hadir.  

Momentum Kemerdekaan HUT RI ke-78: Warga Desa Lok Tamu RT03 Bersama Anggota PSHT Gelar Gotong Royong Pembersihan Jalan Poros

Minggu, 30 Juli 2023 - Mendekati peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78, semangat kebersamaan dan gotong royong tumbuh di Desa Lok Tamu RT03. Dalam rangka menyambut momen bersejarah tersebut, warga desa dan anggota Organisasi Pencak Silat (PSHT) bahu-membahu untuk menjaga dan membersihkan lingkungan sekitar, khususnya Jalan Poros yang menjadi sarana vital di wilayah tersebut. Kegiatan gotong royong pembersihan jalan tersebut menjadi momen yang mempererat rasa kebersamaan antara warga desa dan anggota PSHT. Dengan semangat yang penuh, mereka bergotong royong membersihkan sampah, merapikan trotoar, dan menyapu daun-daun yang menumpuk di sepanjang jalan. Kepala Desa Lok Tamu RT03, Bapak Sudiyono, menyatakan apresiasi mendalam atas inisiatif dan partisipasi aktif seluruh warga dan anggota PSHT dalam kegiatan ini. Menurutnya, gotong royong merupakan bagian dari warisan budaya bangsa Indonesia yang perlu dijaga dan diteruskan kepada generasi mendatang. Selain memberikan manfaat untuk lingkungan, kegiatan gotong royong ini juga memberikan dampak positif bagi semangat persatuan dan kesatuan di desa. Seluruh warga dan anggota PSHT saling berkolaborasi tanpa memandang perbedaan, bersama-sama merayakan kemerdekaan dan menggambarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Semoga momentum kebersamaan ini menjadi langkah awal untuk terus membangun rasa persatuan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan demi Desa Lok Tamu RT03 yang lebih bersih, sehat, dan indah. Seluruh peserta gotong royong berharap bahwa semangat ini akan berlanjut dalam kegiatan-kegiatan positif lainnya, guna menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga desa.

Kegiatan Jum'at Bersih Desa Pasiraman: Mewujudkan Kebersihan Lingkungan

Tanggal 28 Juli 2023, Desa Pasiraman mengadakan acara yang dinamakan "Kegiatan Jum'at Bersih Desa Pasiraman" dengan tujuan utama memperhatikan kebersihan lingkungan mereka dan mengembangkan sifat bergotong royong. Acara ini bertujuan untuk melibatkan seluruh masyarakat dalam upaya menjaga dan merawat lingkungan dalam bergotong royong demi kesehatan dan kenyamanan bersama. Desa Pasiraman, yang terletak di suatu daerah pedesaan yang indah, menyadari pentingnya menjaga kebersihan sekitar. Kegiatan Jum'at Bersih ini bukan hanya sekadar membersihkan sampah, tetapi juga menciptakan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan desa. Pada siang hari tersebut tempatnya setelah sholat jum'at, seluruh warga Desa Pasiraman berkumpul di tempat pertemuan utama. Mereka dibagi dalam kelompok-kelompok kecil berdasarkan area yang akan mereka bersihkan. Setiap kelompok diberikan alat pembersih seperti parang, cangkul, arit untuk membantu dalam membersihkan lingkungan. Kegiatan dimulai dengan pembersihan area publik, termasuk jalan desa, dan tempat ibadah. Warga Desa Pasiraman dengan semangat gotong royong membersihkan jalan-jalan, dan memotong rumput liar yang mengganggu keindahan desa. Selain membersihkan area publik, kelompok-kelompok juga menjalankan program penebangan pohon yang mengganggu jalan. Masyarakat Desa Pasiraman menyadari pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan menghadapi perubahan iklim yang semakin nyata. Oleh karena itu, mereka memilih untuk membersihkan sepanjang jalan desa dan lahan-lahan yang kosong. Tidak hanya aktivitas fisik, kegiatan ini juga mencakup pendidikan lingkungan. Ada sesi diskusi dan ceramah singkat tentang pentingnya pengolahan sampah dengan tepat, daur ulang, dan penggunaan energi terbarukan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga Desa Pasiraman tentang pentingnya tindakan individu dalam menjaga lingkungan. Kegiatan Jum'at Bersih Desa Pasiraman tidak hanya melibatkan warga dewasa, tetapi juga generasi muda desa. Anak-anak sekolah diajak untuk bergabung dalam kegiatan ini, sehingga mereka dapat belajar tentang tanggung jawab dan peran mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan. Setelah beberapa jam berlalu, kegiatan tersebut berakhir dengan perasaan kepuasan dan kebanggaan atas kerja keras yang telah dilakukan. Desa Pasiraman terlihat lebih bersih, rapi, dan indah setelah dilakukan kegiatan bersama ini. Para peserta melihat dampak positif dari upaya kolektif mereka dan semakin termotivasi untuk menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari. Kegiatan Jum'at Bersih Desa Pasiraman menjadi sebuah contoh nyata tentang bagaimana masyarakat pedesaan dapat melakukan perubahan positif dalam menjaga lingkungan mereka. Dengan semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya kebersihan, Desa Pasiraman melangkah maju menuju masa depan yang lebih nyaman dan berkelanjutan.  

Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Lokal: Potensi dan Tantangan di Desa Simpang Tiga

Desa Simpang Tiga yang memiliki luas daerah 702.18 Ha dan sebagian besar warganya bekerja sebagai petani dan pekebun sehingga warganya sangat mengandalkan sektor pertanian dan perkebunan, terutama saat musim panen telah tiba. Pada musim ini, ada dua jenis padi yang dapat dipanen yaitu padi jenis Inpari dan padi jenis Siam. Padi jenis Inpari dapat dipanen dua kali dalam setahun, sayangnya varietas ini lebih disukai hama dibandingkan jenis Siam yang dipanen hanya sekali dalam setahun. Perlu diketahui bahwa setiap varietas padi memiliki siklus pertumbuhan yang berbeda-beda, sehingga masa panennya juga dapat bervariasi. Varietas padi yang memerlukan waktu pertumbuhan lebih cepat cenderung dapat dipanen lebih sering dalam satu tahun. Padi jenis ini menawarkan peluang baru bagi petani untuk meningkatkan hasil panen dan pendapatan mereka karena dapat dipanen dua kali dalam setahun. Petani di Desa Simpang Tiga memilih untuk lebih banyak menanam padi Siam (varietas padi lokal) dibandingkan padi Inpari (Inovasi Padi Unggul) karena ketahanannya terhadap hama yang mengancam pertanian. Padi Siam, yang telah ditanam secara turun-temurun oleh petani, menunjukkan ketahanan yang teruji terhadap berbagai jenis hama yang biasanya menyerang tanaman padi. Varietas ini telah beradaptasi dengan baik dengan lingkungan setempat selama bertahun-tahun, sehingga dapat menghadapi tantangan dari serangan hama dan penyakit yang sering muncul. Hasil panen musim ini menunjukkan progres yang positif, meskipun para petani tetap menghadapi berbagai tantangan yang perlu diatasi untuk meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan. Kerjasama antara petani, pemerintah, dan para ahli pertanian menjadi kunci untuk mengatasi masalah-masalah tersebut dan mencapai ketahanan pangan di wilayah Mataraman. Para ahli pertanian dan pihak berwenang terus melakukan investigasi lebih lanjut mengenai preferensi hama terhadap padi Inpari dan mencari solusi untuk mengatasi masalah pengairan selama musim hujan. Dengan pendekatan yang tepat dan kerjasama yang kuat, diharapkan petani dapat menghadapi tantangan ini dan memanfaatkan potensi penuh dari padi Inpari yang dipanen dua kali setahun. Petani di Desa Simpang Tiga menggunakan hasil panen padi sebagai cadangan makanan selama setahun hingga musim panen tiba kembali. Dimana padi yang telah dipanen diolah dan disimpan dengan baik untuk menjadi sumber makanan utama warga desa selama periode antar panen. Langkah ini memberikan kepastian bahwa makanan tersedia dalam jumlah yang mencukupi hingga musim panen tiba kembali. Pendekatan ini telah memberikan stabilitas pangan bagi warga desa selama periode antar panen. Langkah ini juga membantu desa untuk mengurangi ketergantungan pasokan makanan dari luar wilayah. Para petani berharap bahwa langkah ini akan menjadi contoh bagi wilayah lainnya dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan (Penyusun-Tim KKN-PPM ULM 2023).

Musyawarah Desa Tahun 2023: Perpustakaan Desa Jadi Basis Inovatif bagi Partisipasi Warga Desa Bawahan Pasar

Tanggal 27 Juli 2023 menjadi momen penting bagi warga Desa Bawahan Pasar ketika Musyawarah Desa (Musdes) tahunan diadakan. Menyadari pentingnya keterlibatan warga dalam pembangunan desa, Musdes Bawahan Pasar mengambil inisiatif menarik dengan menyelenggarakan kegiatan tersebut di Perpustakaan Desa. Musyawarah Desa adalah forum demokratis yang melibatkan seluruh warga desa untuk membahas isu-isu penting, termasuk anggaran, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Dalam hal ini, keterlibatan warga sangatlah penting agar keputusan yang diambil mencerminkan kebutuhan dan aspirasi mereka. Perpustakaan Desa terpilih sebagai tempat pelaksanaan Musdes Bawahan Pasar karena menyediakan lingkungan yang nyaman dan kondusif untuk diskusi dan pertukaran ide. Selain itu, aksesibilitasnya yang mudah membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk melibatkan sebanyak mungkin warga desa. Peran Musdes Bawahan Pasar di Perpustakaan Desa sangat beragam. Pertama, mereka bertanggung jawab untuk mengumpulkan aspirasi dan masukan dari masyarakat terkait isu-isu penting yang akan dibahas dalam Musyawarah Desa. Setelah mengumpulkan data tersebut, Musdes Bawahan Pasar memiliki tugas penting dalam menyampaikan aspirasi dan masukan warga kepada pihak berwenang dalam Musdes, menjadi perwakilan suara rakyat. Selain itu, Musdes Bawahan Pasar juga berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah desa dan masyarakat dalam hal sosialisasi kebijakan dan program pembangunan. Melalui kegiatan-kegiatan seperti pertemuan publik, diskusi, atau workshop, mereka membantu meningkatkan pemahaman warga tentang keputusan yang diambil dan memberikan penjelasan yang diperlukan. Musdes Bawahan Pasar di Perpustakaan Desa merupakan langkah inovatif dalam membangun partisipasi warga dalam pembangunan desa. Dengan menggunakan perpustakaan sebagai basis operasional, kegiatan ini menciptakan ruang dialog yang inklusif, membawa warga desa bersama-sama dalam mencapai visi dan misi pembangunan yang lebih baik. Melalui Musyawarah Desa Tahun 2023, diharapkan masyarakat desa akan semakin terlibat dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada kehidupan mereka. Dengan partisipasi aktif warga dan pemerintah desa yang responsif, desa dapat berkembang secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh komunitasnya.

Gotong-Royong Bersama Warga: Desa Pematang Karangan Hilir Berhasil Sukseskan PKTD Pembersihan Jalan Tani

Kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Pematang Karangan Hilir Pematang Karangan Hilir, 20 Juli 2023 sampai 31 Juli 2023   Kegiatan PKTD Pembersihan Jalan Tani di Desa Pematang Karangan Hilir, Menggerakkan Masyarakat untuk Masyarakat Pada tanggal 20 Juli 2023 sampai 31 Juli 2023, Desa Pematang Karangan Hilir RT 006 RW 002 akan menjadi saksi dari sebuah inisiatif yang luar biasa. Masyarakat desa ini telah bersatu dalam Kegiatan Peningkatan Kualitas dan Tata Kelola Desa (PKTD) dengan tujuan utama: pembersihan jalan tani. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam meningkatkan infrastruktur desa dan kesejahteraan bersama. Pembersihan jalan tani merupakan langkah penting dalam pemeliharaan keberlanjutan pertanian dan pengembangan desa. Desa Pematang Karangan Hilir memiliki sejumlah jalan tani yang digunakan oleh petani setempat untuk mengangkut hasil panen dan sarana transportasi sehari-hari. Namun, akibat minimnya perawatan, jalan-jalan tersebut semakin terlantar dan sulit dilalui. Dalam upaya memulihkan kondisi jalan tani yang memprihatinkan, masyarakat desa bersatu padu untuk melaksanakan kegiatan pembersihan. Pada hari tersebut, warga desa dari berbagai usia dan latar belakang bergotong-royong membersihkan jalan, memangkas rumput liar, dan membersihkan saluran air. Mereka membawa alat-alat sederhana seperti sabit, cangkul, dan sekop untuk melakukan pekerjaan tersebut. Kegiatan PKTD pembersihan jalan tani ini menjadi bukti nyata kolaborasi dan semangat gotong-royong yang mengakar dalam masyarakat desa. Seluruh warga bahu-membahu melibatkan diri demi kepentingan bersama, tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau status sosial. Semua orang memiliki kesadaran bahwa upaya ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh komunitas pertanian di Desa Pematang Karangan Hilir. Selain sebagai upaya pemeliharaan infrastruktur, kegiatan ini juga berdampak positif pada lingkungan desa. Pembersihan jalan tani membantu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitarnya, serta mengurangi kemungkinan banjir akibat tersumbatnya saluran air. Para peserta kegiatan juga menyadari pentingnya menjaga ekosistem lokal dan menjalankan praktik pertanian yang berkelanjutan. Lebih dari sekadar membersihkan jalan, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong-royong dan rasa kepedulian antarwarga. Melalui PKTD pembersihan jalan tani, masyarakat Desa Pematang Karangan Hilir berusaha keras meningkatkan kualitas hidup mereka sendiri dan membangun fondasi yang kuat untuk generasi mendatang. Ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi masyarakat dapat menghasilkan perubahan positif yang signifikan dalam komunitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat desa lainnya di seluruh negeri akan terinspirasi untuk mengadopsi model partisipasi aktif dan kebersamaan dalam memajukan desa mereka. PKTD pembersihan jalan tani di Desa Pematang Karangan Hilir menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan. Dengan semangat ini, Desa Pematang Karangan Hilir siap untuk menghadapi masa depan yang lebih baik. Kegiatan PKTD pembersihan jalan tani adalah satu langkah maju dalam upaya menciptakan komunitas yang lebih kuat, lebih bersih, dan lebih lestari.

Komitmen Anggota DPRD Kabupaten Banjar Fraksi PPP Komisi II untuk Kemajuan Desa: Reses di Bawahan Seberang Mencuri Perhatian Masyarakat

    Pada tanggal 30 Juli 2023, Bapak M. Zaini, anggota DPRD Kabupaten Banjar dari fraksi PPP dan Komisi II, mengadakan kegiatan reses di Desa Bawahan Seberang. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pembakal Bawahan Seberang, Fahmi Fauzi, dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi dan menerima masukan dari masyarakat demi kemajuan desa. Selama kegiatan reses berlangsung, masyarakat menyampaikan berbagai usulan, termasuk permasalahan harga karet yang saat ini mengalami penurunan. Bapak M. Zaini berkomitmen untuk memberikan perhatian pada isu ini dan akan menyampaikannya dalam rapat paripurna Komisi II. Kehadiran pembakal Bawahan Seberang, Fahmi Fauzi, memberikan harapan agar kegiatan silaturahmi semacam ini dilakukan secara rutin. Hal ini dianggap penting untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga saling memberikan masukan bagi kemajuan desa, khususnya. Bapak M. Zaini telah memberikan perhatian kepada Desa Bawahan Seberang melalui alokasi pokir-nya. Salah satu contohnya adalah pengaspalan jalan di desa tersebut, yang telah menjadi perhatiannya sejak tahun lalu dan tetap diprioritaskan pada tahun ini. Warga Bawahan Seberang merasa sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Bapak M. Zaini. Masyarakat berharap agar desa mereka terus maju dan menjadi lebih baik di masa depan. Melalui kegiatan seperti reses ini, warga diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan kepada anggota DPRD Kabupaten Banjar, sehingga kebutuhan dan aspirasi masyarakat dapat terwujud dengan lebih baik. Dengan kerjasama antara wakil rakyat dan masyarakat, Desa Bawahan Seberang diharapkan dapat mengalami perkembangan yang signifikan dan menjadi contoh desa yang maju di Kabupaten Banjar.

MTsN 9 Banjar Bawahan Seberang Berbagi Kasih di Hari 10 Muharram: Menyantuni Siswa-Siswi Yatim Piatu

     MTsN 9 Banjar Bawahan Seberang Menyantuni Siswa-Siswi Yatim Piatu Meriahkan Peringatan 10 Muharram Pada tanggal 10 Muharram, Dewan Guru MTsN 9 Banjar menggelar sebuah kegiatan yang penuh makna di Musholla MTsN 9 Banjar, Desa Bawahan Seberang. Kegiatan ini bertujuan utama untuk memberikan santunan kepada siswa-siswi yatim piatu. Total 29 siswa-siswi MTsN 9 Banjar yang ditinggal orang tua mendapatkan santunan dari para dewan guru. Kegiatan ini diinspirasi oleh sabda Nabi Muhammad SAW, di mana pada 10 Muharram disunnahkan untuk berpuasa dan menyantuni anak yatim. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa-siswi dapat mempergunakan santunan dengan baik serta mendapatkan berkah yang melimpah.    Selain memberikan bantuan materiil, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk menyampaikan kepedulian, kasih sayang, dan pengasuhan kepada anak-anak yang membutuhkan. Keberadaan anak yatim piatu masih menjadi fokus perhatian, dan dengan menyantuni mereka, kita dapat membantu meringankan beban hidup mereka serta memberikan dorongan moral dan semangat untuk menghadapi kehidupan yang penuh tantangan. Kegiatan ini mencerminkan komitmen MTsN 9 Banjar Bawahan Seberang dalam mendukung perkembangan holistik siswa-siswinya. Selain memberikan pendidikan berkualitas, sekolah juga berperan aktif dalam membentuk karakter dan kepedulian sosial bagi siswa-siswi. Semoga semakin banyak lembaga pendidikan yang mengadopsi kegiatan semacam ini, bukan hanya di bulan Muharram, tetapi juga di waktu-waktu lainnya. Dengan melakukan kegiatan santunan seperti ini, kita dapat memperluas cakupan kebaikan dan memberikan harapan kepada anak-anak yatim piatu untuk masa depan yang lebih baik. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 31 Juli 2023 ini menjadi inspirasi bagi setiap individu dalam menjalankan amal sosial dan nilai-nilai keagamaan serta kemanusiaan.

Mengungkap Rahasia Revolusi Pipa Pamsimas: Membangun Masa Depan Bersih dan Berkelanjutan

Desa Keliling Benteng Ulu Tanggal 30 Juli 2023, sebuah kegiatan penting dilakukan di Desa Keliling Benteng Ulu dengan tujuan memperbaiki pipa Pamsimas yang berfungsi untuk menyediakan air bersih. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya masyarakat dalam menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Pipa Pamsimas adalah sistem perpipaan yang memasok air bersih ke rumah-rumah penduduk desa. Namun, seiring berjalannya waktu, pipa tersebut mengalami kerusakan dan kebocoran yang mengakibatkan pasokan air terganggu. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah desa keliling benteng ulu bekerja sama dengan lembaga terkait dan warga desa keliling benteng ulu telah meluncurkan program perbaikan pipa Pamsimas. Revolusi Pipa Pamsimas tidak hanya tentang memperbaiki kerusakan fisik pipa, tetapi juga melibatkan pendekatan holistik untuk mencapai keberlanjutan. Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan air bersih yang efisien dan menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan berbagai aspek, seperti kampanye penyuluhan, pelatihan teknis, serta partisipasi aktif masyarakat. Tim yang terdiri dari ahli, insinyur, dan pekerja lapangan dilibatkan dalam mengidentifikasi titik kerusakan pipa, memperbaiki atau menggantinya sesuai kebutuhan, serta melakukan pengujian kualitas air. Selain perbaikan infrastruktur, pemeliharaan yang terjadwal juga menjadi bagian penting dalam proyek ini. Pemantauan rutin akan dilakukan untuk memastikan pipa Pamsimas tetap berfungsi dengan baik dan tidak terjadi kerusakan yang berkelanjutan. Manfaat dari revolusi Pipa Pamsimas ini sangat signifikan. Dengan memperbaiki pasokan air bersih, masyarakat di Desa Keliling Benteng Ulu akan memiliki akses yang lebih baik terhadap air yang aman dan higienis. Hal ini berdampak langsung pada kesehatan dan kesejahteraan penduduk, terutama anak-anak dan keluarga yang rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh air yang tidak layak konsumsi. Selain itu, kesadaran tentang pentingnya penggunaan air bersih secara efisien juga akan meningkat. Masyarakat akan dilibatkan dalam program pengelolaan air yang bertanggung jawab, termasuk praktik penghematan dan pengendalian pemborosan air. Revolusi Pipa Pamsimas adalah langkah awal menuju masa depan yang bersih dan berkelanjutan bagi Desa Keliling Benteng Ulu. Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan lembaga terkait, upaya ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya air dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam jangka panjang, proyek ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di seluruh negeri. Dengan terus melibatkan masyarakat dan memperbaiki infrastruktur yang ada, kita bisa mencapai masa depan yang lebih baik, di mana air bersih tersedia untuk semua orang, sambil menjaga kelestarian lingkungan.

Warga Sungai Bokor Desa Pematang Danau Menyambut Bulan Muharram dengan Pembuatan Bubur Asyura

Menyambut Datangnya Bulan Muharram: Warga Sungai Bokor Desa Pematang Danau Membuat Bubur Asyura Dusun Sungai Bokor Desa Pematang Danau - Pada Jumat, 28 Juli 2023, warga Sungai Bokor Desa Pematang Danau dengan sukacita menyambut datangnya Bulan Muharram melalui kegiatan pengolahan bubur Asyura.  Kegiatan ini diprakarsai oleh kelompok yasinan ibu-ibu yang berkolaborasi dengan seluruh masyarakat setempat, dimana semua bahan baku diperoleh melalui sumbangan yang digalang oleh kelompok tersebut. Bulan Muharram memiliki makna penting bagi umat Islam sebagai awal tahun dalam penanggalan Hijriah dan juga sebagai bulan yang sarat dengan peristiwa bersejarah. Untuk memperingati momen istimewa ini, warga Sungai Bokor Desa Pematang Danau merayakannya dengan mengolah bubur Asyura, hidangan khas yang memiliki nilai simbolik dan sejarah yang dalam. Proses pengolahan bubur Asyura dilakukan dengan penuh semangat dan kerjasama antara ibu-ibu dalam kelompok yasinan. Mereka menggunakan resep turun temurun yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Bubur Asyura terbuat dari campuran beragam bahan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan rempah-rempah yang memberikan cita rasa unik dan kaya akan nutrisi. Berbagai bahan yang digunakan dalam pembuatan bubur Asyura diperoleh melalui sumbangan sukarela dari warga Sungai Bokor. Semangat gotong royong dan kebersamaan terasa kuat saat masyarakat setempat turut berpartisipasi dengan memberikan kontribusi baik berupa bahan baku maupun tenaga. Hal ini menunjukkan solidaritas dan persatuan dalam merayakan Bulan Muharram serta menghidupkan nilai-nilai sosial yang melekat dalam agama Islam. Setelah proses pengolahan selesai, bubur Asyura yang lezat dan harum itu akan dibagikan kepada seluruh warga Sungai Bokor Desa Pematang Danau. Pembagian bubur dilakukan pada tanggal 28 Juli 2023, bertepatan dengan peringatan Bulan Muharram. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antarwarga semakin erat dan saling menguatkan ikatan kebersamaan dalam menjalin kerukunan dan harmoni di desa mereka. Bubur Asyura sebagai hidangan khas Bulan Muharram juga memiliki makna mendalam. Selain menjadi simbol persatuan dan kolektivitas umat Islam, bubur ini juga mengandung nilai-nilai seperti toleransi, kedermawanan, dan berbagi dengan sesama. Proses pembuatan bubur Asyura yang melibatkan partisipasi aktif warga Sungai Bokor Desa Pematang Danau menjadi momen berharga dalam mempererat tali persaudaraan dan memupuk semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Dengan penuh sukacita, warga Sungai Bokor Desa Pematang Danau menyambut Bulan Muharram melalui kegiatan pengolahan bubur Asyura yang diprakarsai oleh kelompok yasinan ibu-ibu. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi juga menginspirasi komunitas lainnya untuk merayakan peristiwa bersejarah dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.