MAHASISWA DARI UNLAM TURUT SERTA MEMBANTU PENYELENGGARAAN PAW DI DESA SUNGAI BATANG

Rabu, 12 Juli 2023 – Desa Sungai Batang, yang terletak di Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengadakan pemilihan Pembakal Pengganti Antar Waktu (PAW). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga pukul 12.00 WITA. Pemilihan ini melibatkan 73 pemilih yang terdiri dari 20 orang  RT 01, 15 orang RT 02, 14 orang RT 03, 11 orang RT 04, dan 13 orang RT 05. Selama proses pemilihan, panitia pelaksana yang terdiri atas 3 orang inti dan 4 orang anggota bersama perwakilan 5 mahasiswa KKN ULM Desa Sungai Batang. Pada pemilihan ini, terdapat tiga pasangan calon yang bersaing. Pasangan calon nomor urut 1. Noor Hikmah, nomor urut 2. Hatta, dan nomor urut 3. Suladi, SP. Kegiatan pemilihan ini juga dihadiri oleh beberapa tamu undangan penting, termasuk perwakilan dari Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Banjar, Camat Martapura Barat, Danramil, Kapolsek Martapura Barat, dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sungai Batang. Kehadiran mereka sebagai saksi dan pemantau memberikan keabsahan dan transparansi dalam proses pemilihan kepala desa. Setelah pemungutan suara selesai, dilakukan penghitungan suara dengan cermat. Pasangan calon nomor urut 1 memperoleh 4 suara, nomor urut 2 memperoleh 30 suara, dan nomor urut 3 memperoleh 38 suara. Jumlah total suara sah adalah 72, sedangkan 1 suara dinyatakan tidak sah karena pemilih yang bersangkutan tidak hadir saat pemilihan. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Bapak Suladi, SP dari pasangan calon nomor urut 3 memperoleh suara terbanyak. Dengan demikian, Bapak Suladi, SP terpilih sebagai kepala desa baru di Desa Sungai Batang. Pemilihan Pembakal Pengganti Antar Waktu ini berhasil menunjukkan kepercayaan warga desa terhadap Bapak Suladi, SP dan keyakinan mereka bahwa beliau akan memimpin desa dengan baik Terpilihnya Bapak Suladi sebagai kepala desa, diharapkan Desa Sungai Batang akan mengalami perkembangan yang lebih baik. Kepala Desa terpilih diharapkan dapat memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga dengan memperhatikan kebutuhan dan aspirasi warga desa Sungai Batang.  Pemilihan Pembakal Pengganti Antar Waktu di Desa Sungai Batang merupakan contoh yang baik tentang partisipasi masyarakat dalam demokrasi lokal. Melalui proses yang transparan dan adil, warga desa Sungai Batang telah menunjukkan komitmen mereka untuk memilih pemimpin yang akan mewakili dan memajukan kepentingan desa mereka. Semoga kepemimpinan Bapak Suladi membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Desa Sungai Batang.

PELAKSANAAN PEMILIHAN PAMBAKAL PAW SUKSES DISELENGGARAKAN DI DESA SUNGAI BATANG

Pelaksanaan Pemilihan Pambakal PAW Sukses di Desa Sungai Batang Pada tanggal 12 Juli 2023, Desa Sungai Batang sukses menyelenggarakan Pemilihan Pambakal Pengganti Antar Waktu (PAW) dengan tujuan untuk memperkuat pemerintahan di tingkat desa. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat dalam menentukan pemimpin yang akan mewakili mereka dalam mengatur dan mengurus berbagai urusan di desa. Pelaksanaan pemilihan dilakukan secara transparan dan demokratis. Sebelumnya, panitia pemilihan telah melakukan persiapan yang matang, termasuk penyusunan daftar pemilih, pembentukan petugas pemungutan suara, serta pengumuman mengenai proses pemilihan kepada seluruh warga desa. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang adil kepada semua warga desa yang memenuhi syarat untuk ikut serta dalam proses pemilihan. Pada hari yang ditentukan, masyarakat Desa Sungai Batang antusias hadir di tempat pemungutan suara yang telah disediakan. Mereka datang dengan membawa surat tanda pemilih dan identitas diri untuk memastikan keabsahan suara yang diberikan. Petugas pemungutan suara yang terlatih menjaga proses berjalan dengan lancar, mulai dari verifikasi identitas pemilih hingga penghitungan suara. Calon pambakal yang telah mendaftar sebelumnya juga turut hadir untuk memantau jalannya pemilihan.  Setelah proses pemungutan suara selesai, dilakukan penghitungan suara secara transparan di hadapan para saksi dari masing-masing calon. Hasil penghitungan suara kemudian diumumkan secara resmi kepada seluruh peserta pemilihan dan masyarakat desa. Calon pambakal dengan jumlah suara terbanyak akan ditetapkan sebagai pemenang dan akan dilantik sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Pelaksanaan pemilihan pambakal PAW di Desa Sungai Batang menunjukkan kesuksesan dalam menjalankan proses demokrasi di tingkat desa. Melalui partisipasi aktif masyarakat dan keterlibatan panitia pemilihan yang bertanggung jawab, tercipta kepercayaan dan keadilan dalam menentukan pemimpin desa. Diharapkan pemimpin yang terpilih dapat memberikan kontribusi yang positif dalam memajukan Desa Sungai Batang dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh warganya.

Rembug Stunting Desa Rawana: Mewujudkan Penanganan Stunting yang Lebih Baik

Tanggal 13 Juli 2023, Desa Rawana mengadakan kegiatan yang sangat penting dalam upaya penanganan stunting. Rembug Stunting Desa Rawana merupakan forum diskusi yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak terkait lainnya. Dalam acara tersebut, tujuan utama adalah mewujudkan penanganan stunting yang lebih baik untuk anak-anak di Desa Rawana. Stunting, kondisi pertumbuhan fisik dan perkembangan mental yang terhambat pada anak akibat kekurangan gizi kronis, merupakan masalah serius yang mempengaruhi banyak negara termasuk Indonesia. Desa Rawana, sebagai bagian dari upaya nasional untuk mengatasi stunting, telah menginisiasi Rembug Stunting sebagai upaya kolaboratif untuk menemukan solusi yang efektif dalam menghadapi masalah ini. Dalam Rembug Stunting Desa Rawana, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama. Pemimpin desa, anggota Badan Perwakilan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta orang tua anak-anak yang terkena stunting hadir dalam acara ini. Dalam suasana yang akrab dan interaktif, mereka memiliki kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, perhatian, dan ide-ide mereka terkait penanganan stunting. Kegiatan ini juga mengundang tenaga kesehatan seperti dokter, bidan, dan petugas kesehatan masyarakat. Mereka memberikan penjelasan mendalam tentang penyebab stunting, dampaknya pada perkembangan anak, dan langkah-langkah yang harus diambil untuk mencegah serta mengobati stunting secara efektif. Selain itu, Rembug Stunting Desa Rawana juga melibatkan pihak terkait lainnya, seperti akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam upaya penanganan stunting. Dengan melibatkan berbagai perspektif dan pemangku kepentingan, diharapkan dapat ditemukan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan. Hasil dari Rembug Stunting ini adalah adanya komitmen bersama untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap gizi yang baik, perawatan kesehatan yang berkualitas, serta pendidikan yang inklusif dan bertujuan pada masa depan generasi muda Desa Rawana. Berbagai program intervensi akan dirancang, termasuk kampanye penyuluhan gizi, peningkatan layanan antenatal dan posyandu, pembagian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, serta kegiatan stimulasi anak usia dini. Rembug Stunting Desa Rawana telah menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam menghadapi masalah stunting. Kegiatan ini merupakan langkah awal menuju penanganan stunting yang lebih baik di tingkat desa. Dengan kolaborasi, partisipasi aktif masyarakat, dan dukungan semua pihak terkait, Desa Rawana berharap dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berpotensi untuk masa depan yang lebih baik.

Menuju Kesetaraan Makanan: Revolusi Melawan Kemiskinan Ekstrim di Tapin 2023

Kabupaten Tapin telah melakukan upaya yang berkelanjutan untuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrim di wilayahnya. Salah satu langkah konkret yang diambil oleh Dinas Ketahanan Pangan adalah melaksanakan program penyerahan bantuan pangan pokok kepada masyarakat yang hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrim. Pada tanggal 13 Juli 2023, kegiatan ini dilakukan di Desa Hiyung dengan tujuan utama untuk mencapai penghapusan kemiskinan ekstrim di masyarakat. Penyerahan bantuan pangan pokok ini merupakan bagian dari strategi yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Tapin untuk memastikan bahwa semua warganya memiliki akses terhadap pangan yang cukup dan berkualitas. Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan langsung kepada keluarga-keluarga yang tergolong dalam kategori kemiskinan ekstrim, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan pangan dasar sehari-hari. Dalam kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait, seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Sosial, dan Lembaga Swadaya Masyarakat setempat. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi identifikasi keluarga penerima bantuan, pengecekan data kemiskinan, dan verifikasi langsung di lapangan untuk memastikan bahwa bantuan tersebut diberikan pada keluarga yang membutuhkan. Bantuan pangan pokok yang diserahkan meliputi beras, minyak goreng, gula, tepung terigu, garam, dan beberapa produk pangan lainnya. Bahan-bahan ini dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan dasar masyarakat serta nilai gizi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mereka. Dalam proses penyerahan, dilakukan pendataan ulang untuk mencatat penerimaan bantuan oleh setiap keluarga penerima. Selain itu, selama pelaksanaan kegiatan ini, dilakukan juga penyuluhan mengenai pentingnya pangan yang sehat dan bergizi. Masyarakat diberikan informasi mengenai cara memasak yang baik dan benar serta pengelolaan pangan yang higienis. Tujuan dari penyuluhan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mereka dapat mengoptimalkan manfaat dari bantuan pangan yang diberikan. Melalui program penyerahan bantuan pangan pokok ini, diharapkan bahwa masyarakat Kabupaten Tapin, khususnya di Desa Hiyung, dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Lebih dari itu, tujuan jangka panjang dari kegiatan ini adalah penghapusan kemiskinan ekstrim di wilayah tersebut. Dengan adanya bantuan pangan yang memadai, diharapkan masyarakat dapat lebih fokus pada upaya pengembangan diri dan peningkatan kualitas hidup mereka. Upaya seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan dan terkoordinasi antara berbagai pihak terkait. Keberhasilan dalam mengatasi kemiskinan ekstrim memerlukan sinergi dan komitmen yang kuat dari pemerintah, masyarakat, serta sektor swasta. Dengan langkah-langkah seperti penyerahan bantuan pangan pokok ini di Kabupaten Tapin, diharapkan dapat memberikan perubahan positif dalam mengentaskan kemiskinan ekstrim dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.

REMBUK STUNTING DESA PANDAK DAUN KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR

Judul Artikel: Mengatasi Stunting melalui Rembuk Desa Pandak Daun di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar Pada tanggal 12 Juli 2023, Desa Pandak Daun yang terletak di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. akan mengadakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk membantu mencegah stunting di wilayah tersebut. Kegiatan tersebut dikenal sebagai "Rembuk Stunting Desa Pandak Daun". Stunting merupakan masalah serius yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Dalam konteks gizi, stunting mengacu pada kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kurangnya asupan nutrisi yang memadai selama periode pertumbuhan penting mereka, yaitu dari masa kehamilan hingga usia 2 tahun. Dampaknya dapat berlangsung seumur hidup dan mempengaruhi kualitas hidup serta perkembangan anak. https://pandakdaun.gidesmanis.id/uploads/ad9577dcc575c22ab1b544c934be2200.jpg Desa Pandak Daun menyadari pentingnya upaya pencegahan stunting dan ingin menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengatasi masalah ini. Dengan tujuan tersebut, mereka mengorganisir "Rembuk Stunting" yang akan melibatkan warga desa, tokoh masyarakat, tenaga medis, serta pemerintah setempat. Kegiatan tersebut akan berfokus pada pendidikan gizi, penyuluhan tentang makanan bergizi, dan promosi praktik-praktik penting seperti ASI eksklusif, imunisasi, serta pola makan seimbang. Selain itu, rembuk ini juga akan melibatkan ahli gizi yang akan memberikan pengetahuan tentang pola makan yang sehat dan memberikan saran-saran praktis untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui Rembuk Stunting Desa Pandak Daun, diharapkan kesadaran dan pengetahuan tentang stunting akan meningkat di kalangan warga desa. Selain itu, akan dibentuk pula program-program pencegahan stunting yang berkelanjutan, seperti pelatihan ibu hamil, pemantauan pertumbuhan anak secara berkala, dan akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan yang berkaitan dengan gizi. Keterlibatan pemerintah setempat dalam kegiatan ini juga sangat penting. Dengan bekerja sama dan mendukung inisiatif masyarakat, pemerintah dapat memberikan sumber daya dan bantuan yang diperlukan untuk mengatasi stunting. Rembuk Stunting Desa Pandak Daun adalah langkah awal yang signifikan dalam menciptakan perubahan positif di tingkat komunitas. Harapan besar adalah bahwa kegiatan ini tidak hanya akan membantu mencegah stunting di Desa Pandak Daun, tetapi juga akan menginspirasi desa-desa lain untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam upaya mereka memerangi stunting. Dengan kerjasama dan kesadaran bersama, kita dapat menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.

Lomba Peringatan Hari Jadi Kecamatan Piani ke-43

Judul: Memeriahkan Hari Jadi Kecamatan Piani dengan Lomba Futsal Antar Desa di Gor Futsal Desa Miawa Pada tanggal 13 Juli 2023, Kecamatan Piani akan merayakan Hari Jadi ke-43 tahun. Untuk memeriahkan momen istimewa ini, sebuah lomba futsal antar desa akan dilaksanakan di Gor Futsal Desa Miawa. Acara tersebut bertujuan untuk menggalang semangat olahraga dan mempererat hubungan antar desa di Kecamatan Piani. Lomba futsal antar desa merupakan inisiatif yang hebat untuk mendorong interaksi sosial dan persaingan yang sehat di antara para pemuda dan masyarakat setempat. Olahraga futsal dipilih karena popularitasnya yang terus meningkat dan kemampuannya untuk melibatkan banyak orang dalam satu tim. Gor Futsal Desa Miawa dipilih sebagai tempat pelaksanaan lomba karena fasilitas yang memadai dan strategis dalam menciptakan atmosfer yang kompetitif. Lokasinya yang sentral di Kecamatan Piani juga memungkinkan partisipasi seluruh desa dalam lomba ini. Para peserta lomba berasal dari berbagai desa di Kecamatan Piani. Setiap desa akan diwakili oleh tim futsal terbaik mereka. Persiapan yang matang, seperti latihan reguler, seleksi pemain, dan strategi tim, menjadi kunci untuk meraih kemenangan dalam lomba ini. Selain aspek kompetitif, lomba futsal ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat setempat untuk saling berinteraksi dan menjalin persahabatan yang baru. Di luar lapangan, akan ada beragam kegiatan pendukung seperti penjualan makanan dan minuman lokal, bazar produk kerajinan, serta hiburan musik tradisional. Dalam semangat perayaan Hari Jadi Kecamatan Piani, panitia pengurus mempersiapkan serangkaian acara menarik, termasuk upacara pembukaan resmi, sambutan dari pejabat pemerintahan setempat, dan penyerahan hadiah kepada juara lomba futsal. Lomba futsal antar desa ini diharapkan dapat menjadi momentum yang berkesan bagi warga Kecamatan Piani. Selain meningkatkan semangat olahraga, kegiatan ini juga akan memberikan dampak positif dalam memperkuat ikatan sosial dan solidaritas di antara masyarakat setempat. Sebagai warga Kecamatan Piani, marilah berpartisipasi aktif dalam Lomba Futsal Antar Desa di Gor Futsal Desa Miawa pada tanggal 13 Juli 2023. Ayo dukung tim desa kita dan jadikan perayaan Hari Jadi Kecamatan Piani tahun ini sebagai momen yang tak terlupakan!

PERINGATAN HARI JADI KECAMATAN PIANI KE-43

Judul: Peringatan Hari Jadi Kecamatan Piani ke-43: Memperingati Sejarah dan Menghargai Kemajuan Pada tanggal 10 Juli 2023, Kecamatan Piani akan merayakan momen yang istimewa, yaitu peringatan Hari Jadi ke-43 sejak pendiriannya. Acara ini akan dilangsungkan di Kantor Kecamatan Piani dengan tujuan untuk menghormati sejarah kecamatan ini dan merayakan kemajuan yang telah dicapai selama empat dekade terakhir. Peringatan Hari Jadi Kecamatan Piani ke-43 akan menjadi kesempatan bagi masyarakat setempat untuk bersatu dan memperkuat ikatan sosial mereka. Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa saling peduli dan gotong royong dalam membangun kehidupan yang lebih baik di kecamatan ini. Acara peringatan akan diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai organisasi lokal. Beberapa kegiatan yang direncanakan antara lain: 1. Upacara Pembukaan: Acara dimulai dengan upacara pembukaan yang melibatkan pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Piani. Upacara ini akan menampilkan penghormatan kepada para pendiri kecamatan dan penghargaan kepada individu atau kelompok yang telah memberikan kontribusi besar dalam perkembangan kecamatan. 2. Pameran Sejarah: Sebuah pameran sejarah akan diselenggarakan di area Kantor Kecamatan Piani. Pameran ini akan menggambarkan perjalanan kecamatan dari masa lalu hingga masa kini melalui foto, artefak, dan dokumentasi lainnya. Hal ini bertujuan untuk memperkuat identitas kecamatan serta memberikan apresiasi kepada para tokoh dan peristiwa penting dalam sejarahnya. 3. Lomba dan Pertunjukan: Sejumlah lomba dan pertunjukan akan diadakan sebagai bagian dari acara peringatan. Lomba seperti seni lukis, pidato, dan tarian tradisional akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengekspresikan bakat mereka. Selain itu, pertunjukan musik, teater, dan kesenian lokal akan menghibur para peserta dan penonton. 4. Bazar dan Kuliner: Sebuah bazar akan disiapkan untuk mempromosikan produk lokal dan usaha mikro di Kecamatan Piani. Masyarakat dapat menikmati beragam makanan dan produk kerajinan khas kecamatan ini. Bazar ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara produsen lokal dan konsumen. Peringatan Hari Jadi Kecamatan Piani ke-43 merupakan momen yang sangat berarti bagi semua warga kecamatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta semangat persatuan dan kesatuan dalam menjaga dan memajukan kecamatan ini ke arah yang lebih baik. Dalam perayaan ini, kita mengenang sejarah, menghargai prestasi, dan bersama-sama melangkah menuju masa depan yang lebih cerah bagi Kecamatan Piani.

Pambakal Desa Surian Beserta Perangkat dan BPD Gotong Royong Pesiapan Memperingati 17 Agustus 1945

Pambakal Desa Surian dan Perangkat BPD Gotong Royong dalam Pesiapan Memperingati 17 Agustus 1945 di Desa Surian Desa Surian, sebuah desa yang terletak di suatu wilayah Indonesia, sedang mempersiapkan diri untuk merayakan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2023. Dalam rangka memperingati momen bersejarah tersebut, Desa Surian telah membentuk Pambakal Desa Surian dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang bekerja sama secara gotong royong. Pambakal Desa Surian merupakan sebuah kelompok yang terdiri dari pemuda-pemudi dan warga desa Surian yang memiliki semangat tinggi dalam memajukan dan melestarikan tradisi serta budaya lokal. Mereka bertanggung jawab atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan peringatan hari kemerdekaan. Pambakal Desa Surian memainkan peran penting dalam mengorganisir berbagai acara dan menyediakan segala kebutuhan yang diperlukan. Selain itu, BPD juga turut serta dalam gotong royong untuk memastikan kegiatan peringatan 17 Agustus 1945 berjalan lancar. BPD adalah lembaga representatif yang melibatkan perwakilan masyarakat desa dalam pengambilan keputusan dan menjalankan tugas-tugas pemerintahan desa. Mereka berperan sebagai penasihat dan pendamping bagi Pambakal Desa Surian dalam hal administrasi dan koordinasi dengan instansi terkait. Pesiapan untuk memperingati 17 Agustus 1945 di Desa Surian mencakup berbagai kegiatan. Pertama-tama, Pambakal Desa Surian dan BPD bekerja sama untuk mengatur serangkaian upacara peringatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat desa. Upacara ini meliputi pengibaran bendera merah putih, menyanyikan lagu kebangsaan, pidato, serta pementasan kesenian tradisional. Selain upacara, kegiatan lainnya yang diorganisir dalam rangka memperingati kemerdekaan adalah lomba-lomba tradisional dan olahraga. Lomba seperti balap karung, tarik tambang, dan panjat pinang akan menjadi hiburan bagi warga desa Surian, sambil tetap menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan. Tidak hanya itu, Pambakal Desa Surian juga akan mengadakan pameran produk lokal dan kuliner khas desa. Hal ini bertujuan untuk mempromosikan potensi ekonomi lokal serta memperkenalkan keunikan budaya dan warisan Desa Surian kepada pengunjung dari luar. Dalam persiapan memperingati 17 Agustus 1945, kerjasama antara Pambakal Desa Surian dan BPD sangat penting. Pambakal membutuhkan dukungan BPD dalam hal administrasi, perijinan, serta koordinasi dengan pihak terkait. Sementara itu, BPD dapat memberikan masukan dan saran kepada Pambakal agar kegiatan peringatan berjalan dengan baik dan sukses. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi antara Pambakal Desa Surian dan BPD, Desa Surian siap menyambut peringatan 17 Agustus 1945. Acara ini bukan hanya sebagai momen memperingati kemerdekaan, tetapi juga sebagai wujud nyata dari kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air. Desa Surian berharap peringatan ini dapat menginspirasi generasi muda serta mempererat ikatan sosial dalam masyarakat desa.

Laga Persahabatan Mataraman Fc VS Manis Fc

Pada tanggal 12 Juli 2023, Lapangan Bola Tanah Abang menjadi saksi dari pertandingan persahabatan yang mempertemukan dua tim sepak bola lokal, yaitu Mataraman FC dan Manis FC. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan utama untuk menjalin silaturrahmi antara kedua klub serta mempererat hubungan antar komunitas pecinta sepak bola di daerah. Lokasi lapangan yang terletak di Tanah Abang dipilih sebagai tempat penyelenggaraan laga persahabatan ini karena merupakan area yang strategis dan mudah diakses oleh masyarakat sekitar. Dengan demikian, diharapkan dapat melibatkan banyak penonton dari berbagai kalangan dalam menikmati pertandingan tersebut. Mataraman FC dan Manis FC adalah dua tim sepak bola amatir yang memiliki basis pendukung yang kuat di lingkungan mereka masing-masing. Pertandingan persahabatan ini menjadi momentum yang tepat bagi kedua tim untuk saling berhadapan secara sportif dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas lapangan. Selain aspek olahraga, laga persahabatan ini juga memberikan kesempatan kepada kedua klub untuk membangun jaringan sosial dan memperluas jejaring kontak di dunia sepak bola lokal. Dalam suasana yang penuh kebersamaan dan semangat sportivitas, pemain, pelatih, dan pendukung dari kedua tim dapat saling bertukar pengalaman, berbagi ide, dan menguatkan ikatan persaudaraan di antara mereka. Tak hanya itu, ajang ini juga dapat menjadi wahana promosi bagi klub-klub sepak bola lokal. Dengan banyaknya penonton yang hadir, baik secara langsung maupun melalui liputan media, Mataraman FC dan Manis FC memiliki kesempatan untuk memperkenalkan identitas, prestasi, dan potensi mereka kepada masyarakat luas. Hal ini bisa menjadi pemicu untuk perkembangan dan peningkatan dukungan terhadap sepak bola amatir di daerah tersebut. Dalam rangkaian acara laga persahabatan ini, tidak hanya pertandingan sepak bola yang diselenggarakan. Beberapa kegiatan pendukung seperti pertunjukan musik, kompetisi food truck, dan bazaar produk lokal mungkin juga turut dilaksanakan untuk memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan kepada penonton. Secara keseluruhan, laga persahabatan antara Mataraman FC dan Manis FC di Lapangan Bola Tanah Abang pada tanggal 12 Juli 2023 bukan hanya sekadar pertandingan sepak bola biasa. Lebih daripada itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjalin silaturrahmi, mempererat tali persaudaraan, serta memperkenalkan potensi sepak bola amatir dan komunitas pecinta sepak bola di lingkungan sekitar.

MENJADI LOKUS PENANGANAN STUNTING 2023, DESA BATALAS TERUS UPAYAKAN KEGIATAN POSYANDU BALITA & IBU HAMIL SETIAP BULANNYA

Pada hari Rabu Tanggal 12 Juli 2023 telah dilaksanakan kegiatan Posyandu Balita dan Ibu hamil kembali, yang mana kegiatan dilaksanakan di Poskesdes Desa Batalas di RT. 001 RW. 002  dimulai dari jam 08.30 s.d 11.30 Wita . Desa Batalas adalah sebuah pedesaan yang terletak di daerah yang terpencil, telah mengambil langkah proaktif dalam upaya penanganan stunting pada tahun 2023. Dalam usaha untuk mengatasi masalah gizi buruk dan pertumbuhan anak yang terhambat, Salah satu kegiatan utamanya adalah melaksanakan posyandu balita dan ibu hamil setiap bulan. Pada tanggal 12 Juli 2023, Desa Batalas telah melaksanakan kegiatan Posyandu Balita dan Ibu Hamil rutin. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan dan pertumbuhan anak-anak setiap bulannya agar dapat mendeteksi dini adanya tanda-tanda stunting. Pendekatan preventif ini memungkinkan identifikasi kasus stunting secara lebih awal sehingga tindakan intervensi dapat dilakukan tepat waktu. Dalam kegiatan Posyandu Balita dan Ibu Hamil, masyarakat Desa Batalas akan diberikan akses langsung kepada tenaga kesehatan yang terlatih. Tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, dan petugas kesehatan lainnya akan hadir untuk memberikan pemeriksaan kesehatan rutin kepada balita dan ibu hamil. Mereka akan melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, serta pemeriksaan lainnya yang relevan. Selain itu, kegiatan Posyandu juga memberikan kesempatan bagi ibu hamil dan balita untuk menerima informasi dan konseling tentang pola makan sehat, gizi yang seimbang, pentingnya pemberian ASI eksklusif, dan praktik perawatan anak yang baik. Edukasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang lebih baik kepada masyarakat mengenai pentingnya nutrisi yang tepat untuk tumbuh kembang anak. Untuk menarik para Orang Tua & Balita datang ke Posyandu, kader posyandu selain menyediakan PMT yang beragam setiap bulannya juga menyediakan dourprise mini. Desa Batalas tidak hanya memfokuskan kegiatannya pada posyandu bulanan, tetapi juga berusaha meningkatkan partisipasi masyarakat dengan mengadakan pelatihan dan workshop terkait gizi dan pertumbuhan anak. Melibatkan ibu-ibu sebagai penggerak utama di masyarakat untuk menjaga kesehatan anak-anak mereka, Desa Batalas menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan optimal anak. Dalam upaya memantau progres dan efektivitas program, Desa Batalas secara berkala akan mengumpulkan dan menganalisis data pertumbuhan anak dan status gizi mereka. Data tersebut akan digunakan sebagai landasan untuk mengevaluasi upaya penanganan stunting serta membuat langkah-langkah strategis yang lebih baik. Melalui langkah-langkah konkret ini, Desa Batalas menjadi lokus penanganan stunting tahun 2023 dengan kegiatan posyandu balita dan ibu hamil setiap bulannya. Diharapkan bahwa upaya ini akan membantu mencegah terjadinya stunting, serta meningkatkan kualitas hidup dan masa depan generasi penerus Desa Batalas.

Bupati Kabupaten Banjar Sosialisasikan Rencana Detail Tata Ruang Martapura 2022-2042

Pada tanggal 12 Juli 2023, Bupati Kabupaten Banjar menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang penting untuk pengembangan kawasan perkotaan Martapura. Acara ini dihadiri oleh sejumlah undangan terkait, mulai dari perwakilan pemerintahan kabupaten, kecamatan, hingga desa/lurah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Martapura Kabupaten Banjar tahun 2022-2042. Dalam sosialisasi ini, sejumlah isu strategis terkait banjir di daerah pemukiman penduduk di Martapura Kabupaten Banjar menjadi fokus utama. Tujuan dari penataan ruang perkotaan Martapura adalah mewujudkan pusat kegiatan wilayah dengan karakter fisik yang didominasi oleh tata air, serta sebagai pusat kebudayaan Banjar melalui pengembangan pemukiman, pusat pelayanan umum, pendidikan, wisata religi, dan industri. Selain itu, juga akan dibahas peningkatan jalan kolektor dalam rencana sistem jaringan transportasi di daerah Pasayangan. Pengembangan infrastruktur telekomunikasi juga menjadi perhatian, dengan rencana pembangunan 23 menara BTS yang akan memperkuat jaringan telekomunikasi di kawasan tersebut. Untuk memudahkan akses informasi terkait RDTR, telah diluncurkan website resmi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (DPUPRP) dengan alamat web dinas-pupr.co.id yang menyediakan RDTR interaktif. Melalui platform ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait tata ruang perkotaan Martapura dan memberikan masukan yang berharga. Diharapkan dengan sosialisasi ini, seluruh peserta dapat memahami dan mendukung implementasi RDTR Kawasan Perkotaan Martapura, sehingga dapat terwujud pengembangan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Banjar.

Rembuk Stunting di Desa Awang Bangkal Timur: Upaya Bersama Menurunkan Angka Stunting

Pada Rabu, tanggal 12 Juli 2023, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Awang Bangkal Timur menyelenggarakan kegiatan Rembuk Stunting di Kantor Desa Awang Bangkal Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pambakal dan perangkat desa, ibu PKK, kader kesehatan desa, Pendamping Desa, Camat Karang Intan, Kepala Puskesmas Karang Intan 2, ahli gizi, promkes, koordinator BKKBN, dan tokoh masyarakat. Kegiatan Rembuk Stunting ini bertujuan untuk memaparkan hasil kerja pendataan stunting yang dilakukan oleh kader KPM di Desa Awang Bangkal Timur. Data stunting tahun 2022 menunjukkan angka 34%, namun melalui upaya bersama, angka tersebut berhasil menurun menjadi 26,92% pada tahun 2023. Dalam rembuk tersebut, dijelaskan bahwa upaya penurunan angka stunting tidak hanya melibatkan sektor kesehatan, tetapi juga melibatkan berbagai pihak terkait seperti tokoh masyarakat dan lembaga pemerintah. Adanya dukungan dari pambakal, perangkat desa, ibu PKK, kader kesehatan desa, Pendamping Desa, Camat Karang Intan, Kepala Puskesmas Karang Intan 2, ahli gizi, promkes, koordinator BKKBN, dan tokoh masyarakat merupakan contoh nyata kolaborasi yang kuat untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak di Desa Awang Bangkal Timur. Rembuk Stunting ini juga menjadi wadah untuk berdiskusi dan menyusun rencana aksi lanjutan guna menekan angka stunting lebih jauh. Melalui berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, diharapkan angka stunting dapat terus menurun dan kualitas gizi anak di Desa Awang Bangkal Timur semakin membaik. Dalam sambutannya, perwakilan BPD Awang Bangkal Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam upaya penurunan angka stunting. Mereka juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program kesehatan dan gizi yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak di desa. Kegiatan Rembuk Stunting ini merupakan bukti nyata semangat dan komitmen Desa Awang Bangkal Timur dalam memberikan perhatian serius terhadap penurunan angka stunting. Semoga melalui kerja sama yang kuat antarstakeholder dan partisipasi aktif masyarakat, Desa Awang Bangkal Timur dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menangani permasalahan stunting dengan efektif.