Pemerintah Desa Marampiau Hilir Salurkan BLT-DD Tahap III T.A 2023: Bersama Masyarakat Lawan Kemiskinan
Desa Marampiau Hilir, Kamis, 10 Agustus 2023 - Pemerintah Desa Marampiau Hilir kembali menggelar kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap III untuk Tahun Anggaran 2023. Acara ini berlangsung di Kantor Desa Marampiau Hilir dan dihadiri oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari wilayah tersebut. Dalam upaya untuk meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi tantangan ekonomi, penyaluran BLT-DD tahap III ini diselenggarakan dengan penuh tanggung jawab oleh Pemerintah Desa Marampiau Hilir. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendukung program pemerintah pusat untuk mengurangi tingkat kemiskinan di tingkat desa. Acara penyaluran ini dihadiri oleh sejumlah KPM Marampiau Hilir, yang telah mendaftar dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah desa. Kehadiran mereka diapresiasi sebagai tanda bahwa bantuan ini benar-benar disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Dengan adanya kegiatan penyaluran BLT-DD tahap III ini, diharapkan masyarakat Marampiau Hilir dapat merasakan dampak positif yang signifikan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Pemerintah Desa Marampiau Hilir berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah nyata dalam mendukung kesejahteraan masyarakatnya.
Penyaluran BLT untuk Bulan Agustus 2023: Membantu Lansia di Desa Baru Mengatasi Kemiskinan
Pada tanggal 9 Agustus 2023, kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dilakukan di Desa Baru dengan tujuan utama penanggulangan kemiskinan di kalangan lansia. BLT ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi yang sulit. Dalam upaya mengidentifikasi dan mencapai target sasaran, pemerintah bekerja sama dengan pihak desa setempat dalam menentukan lansia mana saja yang memenuhi kriteria dan membutuhkan bantuan tersebut. Kriteria yang diperhatikan meliputi usia lanjut, tingkat penghasilan yang rendah, serta faktor-faktor lain yang menunjukkan kemiskinan atau kesulitan ekonomi. Proses penyaluran BLT ini melibatkan tim yang terdiri dari perwakilan pemerintah, pihak desa, dan petugas yang terlatih dalam melakukan pendataan dan verifikasi data penerima manfaat. Data yang valid dan akurat sangat penting agar bantuan tepat sasaran dan dapat memberikan dampak positif bagi mereka yang membutuhkan. Selain itu, proses penyaluran juga memperhatikan aspek keamanan dan transparansi. Bantuan disalurkan langsung kepada penerima, biasanya melalui mekanisme transfer elektronik ke rekening bank atau menggunakan kartu prabayar. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan dana serta memastikan efisiensi dan kecepatan dalam distribusi bantuan. Penyaluran BLT pada bulan Agustus 2023 ini diharapkan dapat membantu mengurangi tingkat kemiskinan di Desa Baru, khususnya di kalangan lansia. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, perawatan kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya yang penting bagi lansia yang ekonominya terbatas. Melalui kegiatan penyaluran BLT ini, pemerintah berupaya mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dengan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, pemerintah juga terus berkomitmen untuk mengembangkan program-program lainnya guna menciptakan kesetaraan sosial dan menjamin kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk lansia di Desa Baru.
Melangkah Menuju Desa Berkelanjutan: Pemuktahiran Data SDGs Mengubah Masa Depan di Desa Kampung Baru
Melangkah Menuju Desa Berkelanjutan: Pemuktahiran Data SDGs Mengubah Masa Depan di Desa Kampung Baru Desa Kampung Baru, sebuah desa yang terletak di wilayah yang indah dan alami, telah mengambil langkah progresif dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui pemuktahiran data Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan desa tersebut dengan memperbarui dan memasukkan data SDGs yang relevan. Pada tanggal 9 Agustus 2023, Pemerintah Desa Kampung Baru, BPD Desa Kampung Baru, Ketua RT dan petugas pendataan. yang bertindak sebagai Narasumber adalah Pendamping Desa , narasumber yang berpengalaman dalam isu-isu pembangunan berkelanjutan, untuk melaksanakan kegiatan pemuktahiran data SDGs di Desa Kampung Baru. Dalam upaya untuk merumuskan langkah-langkah pengembangan yang lebih efektif, penting bagi desa ini untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang kemajuan yang telah dicapai serta tantangan yang masih dihadapi. Pemuktahiran data SDGs Desa memberikan kesempatan kepada warga desa untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan yang berdampak langsung pada masa depan mereka. Melalui penginputan atau update data SDGs Desa, informasi yang akurat dan terkini dapat dikumpulkan dan digunakan sebagai dasar untuk merancang program-program dan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat. Dewi Kartika Sari, sebagai narasumber yang berpengalaman, memberikan panduan dan wawasan kepada Ketua RT serta petugas pendataan tentang pentingnya pemuktahiran data SDGs. Dalam diskusi yang aktif, mereka membahas metode pengumpulan data yang efektif, kemungkinan kolaborasi dengan pihak terkait, serta penerapan langkah-langkah strategis untuk mencapai target-target SDGs yang telah ditetapkan. Dengan melibatkan seluruh komunitas desa, termasuk para pemimpin lokal dan penduduk setempat, pemuktahiran data SDGs Desa di Desa Kampung Baru diharapkan dapat menciptakan gambaran yang holistik tentang keadaan desa tersebut. Informasi yang diperoleh melalui proses ini akan membantu mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, memperkuat kebijakan yang sudah ada, dan merumuskan langkah-langkah baru yang lebih efektif dalam upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pemuktahiran data SDGs bukan hanya sekadar pencatatan angka dan statistik, tetapi juga merupakan alat untuk melacak perkembangan secara nyata dan memberdayakan masyarakat setempat. Dengan data yang akurat dan terpercaya, desa-desa seperti Kampung Baru dapat membuat keputusan yang bijaksana, mengalokasikan sumber daya dengan efisiensi, dan mengarahkan upaya mereka menuju masa depan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan pemuktahiran data SDGs yang dilakukan di Desa Kampung Baru, diharapkan desa ini akan menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lainnya dalam mengadopsi praktik yang berkelanjutan dan terukur. Dengan melibatkan seluruh komunitas, meningkatkan kesadaran, dan menerapkan strategi yang tepat, desa-desa dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pemuktahiran data SDGs adalah langkah awal yang penting untuk mengubah masa depan desa. Penulis : RAHMAT WAHYUDI SANTOSO/ Om San
Dinsos Gerak Cepat Salurkan Bantuan Pada Korban Kebakaran
Judul: Dinsos Gerak Cepat Salurkan Bantuan pada Korban Kebakaran di Sungai Pinang Tanggal 9 Agustus 2023, Dinas Sosial (Dinsos) dengan sigap merespons dan meluncurkan aksi gerak cepat dalam rangka memberikan bantuan kepada korban kebakaran di wilayah Rt 03 Rw 02 Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang. Kejadian tragis tersebut telah menghanguskan satu rumah penduduk atas nama Juriansyah. Kronologi bermula dari saudari HERLIYANA melihat kobaran api berada dirumah saudara JURIANSYAH Pada Pukul 10:20 Wita dan saksi mata meminta pertolongan warga untuk memadamkan api yang berkobar kemudian di ketahui kebakaran rumah saudara JURIANSYAH. SiJago Merah dapat Dijinakkan sekitar jam 11: 00 WITA berkat bantuan tetangga dan warga sekitar. Dalam upaya membantu mereka yang terkena dampak kebakaran, Dinsos bergerak dengan tujuan utama untuk memberikan bantuan serta kenyamanan bagi para korban. Dinsos sebagai lembaga penyelenggara program kesejahteraan sosial berperan penting dalam situasi seperti ini. Tim dari Dinsos segera berkoordinasi dengan Ketua poskesos dan Pambakal, relawan lokal untuk menyusun rencana aksi tanggap darurat. Langkah pertama adalah melakukan pendataan terhadap keluarga-keluarga yang terdampak kebakaran guna mengetahui kondisi mereka serta kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi. Langsung setelah pendataan selesai, tim Dinsos memastikan pengadaan bantuan logistik seperti makanan, air bersih, selimut, pakaian, dan perlengkapan dasar lainnya. Mereka juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) . Dengan gerak cepat dan koordinasi yang baik, Dinsos berhasil salurkan bantuan kepada korban kebakaran di Sungai Pinang. Tindakan tanggap darurat dan upaya pemulihan yang dilakukan oleh Dinsos, pambakal Desa Sungai Pinang dan berbagai pihak terkait memberikan harapan baru bagi para korban untuk bangkit dari musibah ini. Bantuan juga di salurkan oleh BAZNAS Berupa Uang Tunani dan dari BPDB Berupa Sembako. Dalam hal ini dibantu oleh ketua Poskesos Kecamatan, TKSK kecamatan Anggota BPD dan Kasi Kesra Desa Sungai Pinang Semoga mereka dapat segera pulih dan memulai kehidupan baru dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah setempat. Aaaaamin Ya rabbal Alamin
Sosialisasi Triad KRR oleh Duta Genre Banjarmasin 2023 dan Irma Khurniawati di SMPN 7 Karang Intan
Karang Intan, 22 Juli 2023 – Guna mengedukasi remaja tentang isu-isu penting yang berkaitan dengan masa remaja, sebuah acara sosialisasi mengenai Triad KRR (Tiga permasalahan remaja berupa pernikahan dini, seks bebas dan narkoba) digelar di SMPN 7 Karang Intan pada hari Sabtu, 22 Juli 2023. Acara tersebut diselenggarakan dengan kolaborasi antara Duta Genre Banjarmasin 2023, Winda Putri Karlina, dan Irma Khurniawati selaku Divisi Internal Organisasi PIK-Ma "BRM" ULM. Dalam rangka menciptakan pemahaman yang lebih mendalam tentang permasalahan yang kerap dihadapi oleh remaja, para pelajar di SMPN 7 Karang Intan diajak untuk mengikuti sosialisasi yang berfokus pada tiga masalah remaja, yaitu narkoba, seks pra nikah dan pernikahan dini. Kegiatan ini diinisiasi oleh Winda Putri Karlina, Duta Genre Banjarmasin 2023, yang memiliki dedikasi untuk menyuarakan isu-isu remaja. Winda Putri Karlina berbagi wawasan dan pengalaman pribadinya dalam menghadapi berbagai tantangan sebagai remaja. Ia memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, mengelola stress, dan mencari bantuan jika diperlukan. Selain itu, ia juga membahas bagaimana membangun hubungan sosial yang sehat dan mempererat tali persaudaraan dengan teman-teman sebaya. Irma Khurniawati, mitra dalam kegiatan sosialisasi, mengambil peran dalam menjelaskan tentang risiko penyalahgunaan zat-zat berbahaya dan dampak negatifnya terhadap perkembangan remaja. Dengan pendekatan yang interaktif, Irma mengajak para siswa untuk terlibat dalam diskusi dan bertanya seputar tema ini. Para siswa terlihat antusias mengikuti acara tersebut, aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber. Mereka mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana mengatasi permasalahan yang mungkin muncul dalam kehidupan remaja, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk menjaga kesehatan mental dan menghindari risiko negatif. Dalam penutup acara, Winda Putri Karlina dan Irma Khurniawati berharap bahwa sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif bagi para remaja di SMPN 7 Karang Intan. Mereka mengajak para siswa untuk terus belajar dan berkomunikasi, serta berani menghadapi tantangan dengan sikap yang positif dan bijak. Acara sosialisasi mengenai Triad KRR ini berhasil menciptakan ruang diskusi yang bermanfaat, mengedukasi para remaja tentang pentingnya aspek-aspek yang memengaruhi kehidupan mereka, dan mendorong partisipasi aktif dalam mewujudkan generasi muda yang lebih sehat dan cerdas.
Komunitas Gemar Belajar dan UKM PIK-Ma "BRM" ULM Gelar Kegiatan Lapak Baca Bersama di Desa Awang Bangkal Timur
Karang Intan, 22 Juli 2023 – Semangat gemar membaca dan berbagi ilmu pengetahuan terus digelorakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa "Bina Remaja Mandiri" Universitas Lambung Mangkurat (UKM PIK-Ma "BRM" ULM). Pada Sabtu, 22 Juli 2023, pukul 16.00 WITA, komunitas ini mengadakan kegiatan Lapak Baca Bersama di Desa Awang Bangkal Timur, Kecamatan Karang Intan. Acara yang dihadiri oleh anak-anak dan masyarakat Desa Awang Bangkal Timur ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih mudah dan menyenangkan terhadap bahan bacaan yang bermutu. Dalam suasana yang penuh antusiasme, anggota Komunitas Gemar Belajar dan UKM PIK-Ma "BRM" ULM menyusun lapak-lapak baca dengan beragam judul dan tema, mulai dari cerita anak-anak, pengetahuan umum, hingga buku referensi. Mengajak anak-anak dan warga desa untuk bergabung dalam membaca bersama, kegiatan ini juga mendatangkan manfaat lebih dalam membangun budaya literasi yang kuat di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, acara ini menjadi ajang yang tepat untuk memperkenalkan pentingnya membaca dan belajar kepada generasi muda. Salah satu anggota Komunitas Gemar Belajar, menyampaikan, "Kami sangat senang bisa berbagi buku dan pengetahuan dengan anak-anak dan masyarakat di Desa Awang Bangkal Timur. Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa membantu meningkatkan minat baca dan pembelajaran di kalangan anak-anak, serta memberikan sumbangsih positif bagi pengembangan komunitas." Selain menyediakan lapak baca, acara ini juga diisi dengan pembacaan cerita oleh anggota komunitas. Cerita-cerita menarik dan bermanfaat dihadirkan untuk menghibur dan memberikan pesan positif kepada anak-anak. Antusiasme mereka terlihat dari ekspresi gembira dan tanya jawab interaktif setelah setiap sesi pembacaan. Dalam kata penutup, Komunitas Gemar Belajar UKM PIK-Ma "BRM" ULM berharap kegiatan Lapak Baca Bersama ini dapat menjadi awal dari tradisi berharga yang terus menginspirasi dan meningkatkan minat membaca di kalangan anak-anak dan masyarakat Desa Awang Bangkal Timur. Dengan semangat berbagi ilmu dan mengedukasi, mereka berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang cerdas dan berpengetahuan luas.
UKM PIK-Ma "BRM" ULM Menggelar Lomba Mewarnai untuk Anak-anak Desa Awang Bangkal Timur
Karang Intan, 22 Juli 2023 – Unit Kegiatan Mahasiswa Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa "Bina Remaja Mandiri" Universitas Lambung Mangkurat (UKM PIK-Ma "BRM" ULM) kembali membawa keceriaan dan kreativitas kepada anak-anak Desa Awang Bangkal Timur. Pada hari ini, tanggal 22 Juli 2023, UKM PIK-Ma "BRM" ULM berhasil menggelar lomba mewarnai yang disambut antusias oleh anak-anak setempat. Di tengah semangat penuh dan ekspresi gembira, acara lomba mewarnai ini diadakan dengan tujuan tidak hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga untuk mengembangkan kreativitas dan minat seni anak-anak. Berbagai gambar dengan bentuk-bentuk menarik telah disiapkan untuk diwarnai oleh peserta. Para anak-anak dari Desa Awang Bangkal Timur hadir dengan penuh semangat. Mereka dengan gembira mengambil tempat di meja mewarnai, membawa serta alat-alat seperti pensil warna, crayon, dan spidol. Tidak hanya sekadar berwarna, para peserta juga menunjukkan kreativitas mereka dalam menggambarkan ide dan imajinasi melalui setiap goresan warna. Dalam sambutannya, perwakilan dari UKM PIK-Ma "BRM" ULM menyampaikan betapa pentingnya mendukung perkembangan kreativitas anak-anak sejak dini. "Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menginspirasi dan membantu mengasah potensi seni serta imajinasi anak-anak. Seni adalah bahasa yang universal, dan kami berharap mereka dapat mengekspresikan diri dengan bebas melalui mewarnai," ujarnya. Lomba mewarnai ini dihadiri dengan antusias oleh berbagai usia anak-anak, dari balita hingga usia sekolah dasar. Setiap anak diberikan kesempatan untuk menunjukkan kreativitasnya dan mengekspresikan imajinasinya dengan warna-warna ceria. Acara ini berjalan meriah dengan tawa dan senyuman dari anak-anak yang begitu menikmati setiap momen. Setelah sesi mewarnai berakhir, hadiah dan penghargaan pun diberikan kepada para peserta, tidak hanya untuk yang berhasil mencapai hasil terbaik, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi untuk semua usaha mereka. Dengan keberhasilan acara ini, UKM PIK-Ma "BRM" ULM berhasil memberikan kebahagiaan kepada anak-anak Desa Awang Bangkal Timur dan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Acara lomba mewarnai ini menjadi contoh nyata bagaimana UKM PIK-Ma "BRM" ULM turut berperan dalam menciptakan kegiatan positif yang mendukung perkembangan dan kreativitas generasi muda.
PEMERINTAH DESA TELUK SELONG MELAKSANAKAN PEMBAGIAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI (BLT) BULAN AGUSTUS 2023
Pada tanggal 9 Agustus 2023, Pemerintah Desa Teluk Selong melaksanakan pembagian bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Desa Teluk Selong, ada 51 orang pemerima bantuan tersebut. Kegiatan ini bertujuan utama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial yang ada. Dalam melaksanakan program tersebut, Pemerintah Desa Teluk Selong berupaya mencapai efisiensi, transparansi, dan keadilan dalam pembagian BLT. Pertama, pemerintah desa telah melakukan pendataan terperinci terhadap keluarga-keluarga yang memenuhi kriteria penerima bantuan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Pendataan yang akurat memungkinkan penyaluran bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Selanjutnya, proses pembagian BLT dilakukan di Kantor Desa Teluk Selong, yang merupakan lokasi sentral yang mudah diakses oleh warga desa. Dengan demikian, pemberian bantuan dapat dilakukan secara efisien dan tidak membebani masyarakat penerima untuk melakukan perjalanan jauh. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah desa juga menjunjung tinggi prinsip transparansi. Setiap langkah yang diambil, termasuk proses pemilihan penerima bantuan, dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat dapat melihat dengan jelas bagaimana pembagian BLT dilakukan dan meyakini bahwa keputusan yang diambil didasarkan pada kriteria yang adil dan objektif. Selain itu, dalam pelaksanaan pembagian BLT Agustus 2023 ini, Pemerintah Desa Teluk Selong juga berupaya memastikan bahwa manfaatnya dirasakan oleh mereka yang benar-benar membutuhkan. Dengan pendekatan ini, pemerintah desa berharap dapat mengurangi kesenjangan sosial yang ada di masyarakat, memberikan dorongan bagi peningkatan kesejahteraan, dan meningkatkan tingkat keadilan. Melalui kegiatan pembagian BLT ini, Pemerintah Desa Teluk Selong berkomitmen untuk menjadi mitra yang solutif dalam menjawab tantangan kemiskinan dan kesenjangan sosial. Dalam jangka panjang, upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat desa, membuat mereka lebih mandiri, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Pemerintah Desa Teluk Selong telah melakukan langkah-langkah konkret untuk melaksanakan pembagian BLT bulan Agustus 2023 dengan tujuan memberikan manfaat kesenjangan sosial bagi masyarakat. Keberlanjutan dan pengembangan program-program serupa di masa depan akan terus menjadi prioritas pemerintah desa dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh penduduknya.
Memperkuat Kemandirian Pangan Masyarakat: Sosialisasi Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Gunung Ulin
Pada tanggal 8 Agustus 2023, Desa Gunung Ulin menggelar sebuah kegiatan sosialisasi yang bertujuan utama untuk meningkatkan kemandirian pangan masyarakat desa. Dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan krisis pangan, menjadi hal yang krusial bagi setiap keluarga untuk memiliki akses yang memadai terhadap pangan yang berkualitas dan berkelanjutan. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam kepada masyarakat mengenai signifikansi ketahanan pangan dan langkah-langkah konkret untuk mencapainya. Partisipan dalam acara ini mencakup warga desa dari beragam latar belakang, seperti petani lokal, ibu rumah tangga, pemuda, serta para pemimpin komunitas. Salah satu titik fokus utama dari acara ini adalah memperkenalkan konsep pertanian berkelanjutan kepada warga desa. Dengan mengadopsi pendekatan organik dan metode budidaya yang ramah lingkungan, para petani di Desa Gunung Ulin didorong untuk mengurangi penggunaan pestisida dan beralih menuju praktik-praktik pertanian yang lebih berkelanjutan secara ekologis. Langkah ini tidak hanya berkontribusi pada kesehatan tanah, tetapi juga mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan. Tak hanya itu, acara ini turut memberikan pengetahuan tentang teknik pertanian modern, termasuk hidroponik dan aquaponik, yang dapat diimplementasikan dalam skala kecil di halaman belakang atau pekarangan rumah. Pendekatan-pendekatan inovatif ini memungkinkan keluarga untuk menghasilkan sayuran segar secara mandiri tanpa harus memiliki lahan pertanian yang luas. Di samping aspek teknis, sosialisasi ini juga mendiskusikan pentingnya pengelolaan sumber daya pangan yang cerdas. Peserta diajarkan tentang strategi pengendalian stok pangan, praktik penyimpanan yang optimal, dan metode pengolahan serta pengawetan makanan yang tepat. Semua langkah ini bertujuan untuk mengurangi pemborosan dan menjaga pasokan pangan sepanjang tahun. Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi, acara ini juga menekankan pentingnya mengadopsi pola makan yang seimbang dan bergizi. Para ibu rumah tangga diberi pembelajaran mengenai seleksi bahan makanan berkualitas dan cara memasak yang dapat mempertahankan nilai gizi. Sasarannya adalah agar setiap anggota keluarga menerima asupan nutrisi yang memadai guna menjaga kesehatan dan ketahanan tubuh. Harapannya, kegiatan sosialisasi mengenai ketahanan pangan keluarga di Desa Gunung Ulin ini mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri. Dengan pengetahuan dan kesadaran yang ditingkatkan, diharapkan warga desa mampu menerapkan langkah-langkah praktis menuju ketahanan pangan keluarga yang berkelanjutan. (DP)
Pemerintah Desa Buas-Buas Bersama Disdukcapil Kabupaten Tapin Membantu Warga dengan Program PELANGI (Pelayanan Langsung Didatangi)
Tanggal 8 Agustus 2023, pemerintah Desa Buas-Buas bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tapin menyelenggarakan kegiatan PELANGI (Pelayanan Langsung Didatangi) di Kantor Desa Buas-Buas. Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat setempat, termasuk pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), Akte Kelahiran, dan sebagainya. Program PELANGI merupakan inisiatif yang sangat membantu warga Desa Buas-Buas, karena mereka tidak perlu lagi mendatangi kantor Disdukcapil Kabupaten Tapin yang jaraknya cukup jauh. Dalam kegiatan ini, petugas dari Disdukcapil datang langsung ke desa tersebut, sehingga proses administrasi kependudukan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. Dengan adanya kegiatan PELANGI, warga Desa Buas-Buas merasa terbantu dalam mengurus dokumen kependudukan mereka. Mereka tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan biaya transportasi untuk pergi ke kantor Disdukcapil. Selain itu, kesempatan untuk mendapatkan layanan langsung dari petugas Disdukcapil juga membuat proses pengurusan administrasi menjadi lebih mudah, terutama bagi warga yang mungkin memiliki keterbatasan fisik atau mobilitas. Kegiatan ini juga merupakan bentuk upaya pemerintah Desa Buas-Buas dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Dengan mendatangkan petugas Disdukcapil ke desa, mereka dapat memberikan layanan langsung dengan pendekatan yang lebih personal. Hal ini membantu mempercepat proses pengurusan dokumen kependudukan dan mengefisienkan waktu serta tenaga baik bagi warga maupun petugas. Adanya program PELANGI ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sah. Dengan kemudahan akses serta pelayanan yang diberikan, diharapkan lebih banyak warga Desa Buas-Buas yang akan mengurus KK, KTP, KIA, Akte Kelahiran, dan dokumen lainnya secara tepat waktu. Dalam rangkaian kegiatan PELANGI, pemerintah Desa Buas-Buas dan Disdukcapil Kabupaten Tapin bekerja sama untuk memastikan kelancaran dan suksesnya program ini. Mereka mengkoordinasikan jadwal, persiapan teknis, serta menyediakan fasilitas yang dibutuhkan agar proses administrasi kependudukan dapat berjalan dengan baik. Diharapkan, kegiatan PELANGI ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempermudah layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah desa dan instansi terkait seperti Disdukcapil menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas pelayanan publik di tingkat lokal.
Mahasiswa Farmasi Universitas Lambung Mangkurat Bantu Sosialisasi PHBS Melalui Kegiatan Pengabdian di Desa Gunung Ulin
Pada tanggal 29 Juli 2023, mahasiswa dari Program Studi Farmasi Universitas Lambung Mangkurat melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Gunung Ulin. Kegiatan ini bertujuan utama untuk menyosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada warga desa. Mahasiswa Prodi Farmasi turut aktif dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan. Mereka memberikan pengetahuan mengenai praktik PHBS, seperti mencuci tangan secara rutin dengan sabun, menjaga sanitasi yang baik, membuang sampah pada tempatnya, serta pentingnya vaksinasi dan imunisasi. Tidak hanya memberikan informasi, mahasiswa juga memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat dalam menerapkan praktik PHBS di rumah mereka. Mereka memberikan contoh praktik yang benar dan menjelaskan manfaatnya secara langsung. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, aparat desa, dan tokoh masyarakat setempat guna meningkatkan efektivitas sosialisasi PHBS dan penerimaan oleh warga. Mahasiswa mendengarkan masukan dan tanggapan warga serta memberikan solusi yang sesuai dengan situasi desa. Dengan sosialisasi berkualitas, harapannya masyarakat dapat menerapkan PHBS secara konsisten, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Selain memberi manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga melatih mahasiswa Prodi Farmasi dalam pengalaman lapangan yang relevan dengan pengetahuan teoritis yang telah mereka peroleh di kampus. Interaksi dengan masyarakat juga membangun kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerjasama tim. Kegiatan pengabdian ini, yang berlangsung selama 3 bulan, memiliki beragam tema edukasi untuk warga Desa Gunung Ulin dan SDN Desa Gunung Ulin. Semoga upaya ini memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat, serta menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran dan penerapan PHBS. (DP)
Membangun Identitas Kuat: Musyawarah Desa Menetapkan Lambang Desa Gunung Ulin sebagai Pencerminan Karakteristik dan Makna
Pada tanggal 29 Juli 2023, Desa Gunung Ulin menggelar acara yang memiliki signifikansi besar bagi warganya, yaitu musyawarah desa guna menetapkan lambang desa sebagai representasi identitas yang kuat dan mencerminkan karakteristiknya. Musyawarah ini dihadiri oleh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT, serta perwakilan Tokoh Masyarakat yang terlibat aktif dalam pembangunan dan masa depan Desa Gunung Ulin. Musyawarah desa merupakan wujud demokrasi lokal yang memberikan peluang kepada seluruh warga desa untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan berdampak besar. Dalam konteks ini, musyawarah desa bertujuan untuk mencapai kesepakatan dan mengarahkan tujuan bersama dalam membentuk identitas desa, memperkuat persatuan, dan meningkatkan semangat gotong-royong serta rasa cinta terhadap desa. Fokus utama dari musyawarah ini adalah menetapkan lambang desa yang mampu menggambarkan sejarah dan karakteristik unik Desa Gunung Ulin. Persiapan musyawarah telah dimulai sebelumnya, dengan panitia mengumpulkan gagasan dan usulan dari warga desa. Gagasan-gagasan tersebut berkaitan dengan simbol-simbol yang merefleksikan keindahan alam, kearifan lokal, warisan budaya, serta cita-cita dan tekad bersama warga Desa Gunung Ulin. KETERANGAN DAN MAKNA DARI LOGO DESA GUNUNG ULIN 1. BENTUK BINGKAI LUAR Sama halnya dengan logo Kabupaten Banjar 2. TULISAN DESA GUNUNG ULIN Sebagai identitas Desa beserta keberadaannya 3. WARNA GRADASI HIJAU DAN BIRU warna biru melambangkan kepercayaan dan kesetiaan. Itu membuat warna biru sering digambarkan sebagai sebuah keamanan, ketenangan, ketertiban dan kedamaian. warna Hijau adalah warna yang membumi. Hal itu membuat arti warna hijau dapat menjadi pertumbuhan dan awal yang baru. Bisa juga menandakan sebuah kelimpahan dan pembaruan. 4. GAMBAR DERETAN GUNUNG/BUKIT Menandakan bahwa Letak Desa Gunung Ulin berada di dataran tinggi yang dikelilingi bukit dan pegunungan. 5. GAMBAR 2 BUAH POHON SAWIT Letak Desa Gunung Ulin yang berada disekitaran Tanah HGU milik PTPN XIII dan dari ujung sampai keujung terlihat dikelilingi oleh pohon sawit 6. GAMBAR BINTANG Bintang adalah lambang dari sila pertama Pancasila yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Dan sudut bintang yang berjumlah Lima adalah ada 5 Sila dalam Pancasila. 7. GAMBAR PADI DAN KAPAS Padi dan kapas menggambarkan sandang dan pangan yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan yang menjadi tujuan seluruh masyarakat 8. GAMBAR RANTAI Bentuk rantai yang tidak putus melambangkan ikatan antar sesama manusia yang tidak akan pernah putus dan akan saling membantu satu sama lain. 9. GAMBAR MINIATUR MONAS Adalah identitas yang di bangun di persimpangan jalan utama Desa Gunung Ulin. Seperti yang diketahui bersama Monas atau Monumen nasional yang berada di Jakarta didirikan sebagai tanda perjuangan segenap lapisan bangsa Indonesia yang berhasil mendapatkan kemerdekaanya setelah melalui perjuangan berat melawan pemerintah colonial belanja pada era Presiden Soekarno. Dan juga mengandung arti symbol dari kesuburan dan kesejahteraan. Sehingga Miniatur Monas ini diharapkan juga sebagai harapan agar di Desa Gunung Ulin dapat mencapai kesejahteraan dan tingkatan taraf hidup masyarakat secara bersama-sama dan bergotong royong. 10. PITA WARNA MERAH DAN TULISAN PUTIH Warna merah sering dihubungkan dengan energi, kekuatan, tekad yang kuat, hasrat, dan cinta sedangkan Warna Putih memberi arti kesucian atau kemurnian dan dilambangkan sebagai kebersihan. 11. ARTI TULISAN ‘’BERSINAR’’ DAN ARTINYA BERSINAR sendiri adalah Visi-Misi dari Kepemimpinan Bapak Pambakal H.Sunarto,SE yang memiliki makna menciptakan Desa Gunung Ulin yang Bersih, Sejahtera, Maju, Agamis dan Ramah. Dengan adanya lambang desa yang baru, Desa Gunung Ulin akan semakin dikenal dan dihormati oleh masyarakat di luar desa. Identitas desa yang kuat dan mewakili ini akan menjadi dasar bagi pengembangan potensi lokal, peningkatan kesejahteraan warga, serta pelestarian alam dan budaya setempat. Musyawarah desa dalam penentuan lambang desa adalah contoh nyata partisipasi aktif dan demokrasi lokal yang menjadi dasar yang kuat bagi perkembangan desa yang inklusif dan berkelanjutan. (DP)
