Aksesibilitas masyarakat pedesaan di indonesia untuk keperluan sehari hari sangat terbatas,khususnya wilayah yang terpisahkan hambatan seperti sungai, lereng, bukit, dan sebagainya tentunya memerlukan penghubung dimana salah satunya adalah jembatan
Jembatan merupakan infrastuktur vital dalam mobilitas sehari hari. jembatan menghubungkan dua jalan yang di pisahkan oleh sungai. Tanpa jembatan masyarakat harus menantang nyawa untuk menyeberangi sungai yang terkadang alirannya airnya dapat saja deras dan lebih berisiko
Apabila jembatan ini rusak dan tak kunjung mendapatkan perbaikan maka Akibatnya, Penduduk yang biasanya menyeberang untuk bersekolah, bekerja, beribadah, maupun kepentingan mobilitas lainnya harus menggunakan perahu agar dapat menyeberang atau dengan mengambil risiko menyeberangi jembatan yang rusak itu
