Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa Tentang Aplikasi Evaluasi Perkembangan Desa (EPDESKEL)
**Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa Melalui Aplikasi Evaluasi Perkembangan Desa (EPDESKEL)** Pada tanggal 12 Februari 2026, pukul 08:00:00, sebuah acara Rutinan di Hotel Grand Qin Q Mall Kota Banjarbaru telah berhasil memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam memanfaatkan teknologi modern demi kemajuan wilayah Desa Mangkauk. Dalam upaya untuk mendorong perkembangan desa yang inklusif dan berkelanjutan, Dinas DPMD Kabupaten Banjar telah menggelar pelatihan tentang Aplikasi Evaluasi Perkembangan Desa (EPDESKEL). Acara ini bertujuan untuk memberdayakan aparat desa dengan pengetahuan yang diperlukan untuk menggunakan EPDESKEL secara efektif. Aplikasi tersebut dirancang khusus untuk membantu pemerintah desa dalam mengelola data, memantau progres pembangunan, serta mengevaluasi capaian-capaian yang telah dicapai. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan bahwa pemerintah desa dapat lebih transparan dalam mengelola program-program pembangunan, merespons kebutuhan masyarakat dengan lebih tepat, serta meningkatkan koordinasi antar-sektor untuk mencapai tujuan pembangunan yang terencana. Peserta pelatihan turut diajak untuk memahami betapa pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi agar proses pengambilan keputusan di tingkat desa menjadi lebih akurat dan efisien. Dengan demikian, diharapkan bahwa desa-desa di sekitar Kabupaten Banjar akan semakin berkembang dan mandiri secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, pemangku kepentingan lokal, dan dukungan teknologi seperti EPDESKEL, diharapkan terwujudnya desa-desa yang maju, inklusif, dan berdaya pada masa depan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang berarti menuju perubahan positif yang nyata bagi masyarakat desa.
Pemasangan Spanduk Pembangunan KDMP di Desa Binturung
Pemasangan Spanduk Pembangunan KDMP di Desa Binturung: Meningkatkan Transparansi dan Partisipasi Masyarakat Pada tanggal 14 Februari 2026, tepat pukul 11:00 pagi, Desa Binturung disibukkan dengan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan Kawasan Desa Mandiri Pedesaan (KDMP). Inisiatif ini dilakukan melalui pemasangan spanduk berukuran besar yang tersebar strategis di sekitar wilayah Desa Binturung. Spanduk-spanduk tersebut bukan hanya sekedar hiasan visual, namun juga menjadi sarana penyampai pesan penting kepada seluruh warga desa. Informasi mengenai tujuan proyek pembangunan, lokasi yang akan dibangun, serta manfaat yang akan didapat oleh masyarakat dari pembangunan KDMP secara detail tertera pada spanduk-spanduk yang dipasang. Tidak hanya sebagai media penyampaian informasi, pemasangan spanduk ini juga dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan transparansi dalam proses pembangunan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan merasa terlibat dalam setiap tahapan pembangunan yang dilaksanakan di desa mereka. Selain itu, pemasangan spanduk juga berperan sebagai media edukasi dan sosialisasi. Melalui informasi yang tersampaikan dengan jelas, diharapkan masyarakat dapat turut mendukung serta menjaga fasilitas-fasilitas baru yang akan dibangun. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, hasil pembangunan yang dicapai dapat lebih bermanfaat dan berkelanjutan untuk kepentingan bersama. Dengan adanya inisiatif pemasangan spanduk pembangunan KDMP ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan yang dilakukan semakin meningkat. Peningkatan kepercayaan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keberlanjutan hasil pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan bersama bagi Desa Binturung.
Jum'at bersih oleh pemerintahan desa dan Mahasiwa KKN Poltekkes
Pada hari Jumâat, 13 Februari 2026 telah dilaksanakan kegiatan Jumâat Bersih yang bertempat di Kantor Desa. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 WITA sampai dengan selesai. Kegiatan ini melibatkan seluruh perangkat pemerintahan desa bersama Mahasiswa KKN dari Poltekkes yang sedang melaksanakan pengabdian di desa. Jumâat Bersih ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja, khususnya di area Kantor Desa. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan halaman kantor desa, menyapu dan mengepel ruangan, membersihkan kaca jendela, merapikan arsip serta menata ulang area pelayanan agar lebih bersih dan tertata. Mahasiswa KKN turut berpartisipasi aktif bersama perangkat desa dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjaga kebersihan Kantor Desa agar tetap nyaman, sehat, dan representatif sebagai pusat pelayanan masyarakat. Lingkungan kerja yang bersih diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja aparatur desa serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi. Kegiatan Jumâat Bersih berjalan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini diharapkan budaya hidup bersih dan gotong royong dapat terus terjaga serta menjadi kebiasaan yang rutin dilaksanakan.
Kelas Ibu Hamil
Pada hari Sabtu, 1 November 2025 telah dilaksanakan kegiatan Kelas Ibu Hamil yang bertempat di Poskesdes. Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 WITA sampai selesai. Kegiatan kelas ibu hamil ini bertujuan untuk melakukan pengecekan kesehatan ibu dan anak serta memberikan edukasi kepada para ibu hamil mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan. Dalam kegiatan ini dilakukan pemeriksaan kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, berat badan, serta konsultasi terkait kondisi kehamilan. Melalui kegiatan ini diharapkan para ibu hamil dapat lebih memahami kondisi kesehatannya, menjaga pola makan yang baik, serta mempersiapkan persalinan dengan lebih optimal. Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusias dari para peserta.
DORONG TRANSPARANSI, PEMERINTAHAN DESA SUNGAI RUTAS UMUMKAN APBDESA T.A 2026 DAN REALISASI APBDESA T.A 2025 RESMI DIPASANG
Pemerintah Desa Sungai Rutas memasang baliho Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Tahun Anggaran 2026 beserta laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBDesa) Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk keterbukaan informasi publik kepada masyarakat. Pemasangan baliho tersebut dilakukan di titik strategis, seperti halaman kantor desa yang mudah diakses warga. Kepala Desa menyampaikan bahwa publikasi APBDesa melalui baliho ini merupakan komitmen pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Dengan adanya informasi yang dipampang secara terbuka, masyarakat diharapkan dapat mengetahui secara jelas sumber pendapatan desa serta alokasi belanja yang telah dilaksanakan. âMelalui pemasangan baliho APBDesa dan laporan realisasi ini, kami ingin masyarakat ikut mengawasi serta memahami penggunaan dana desa, sehingga tercipta kepercayaan antara pemerintah desa dan warga,â ujarnya. Dalam baliho tersebut tercantum rincian pendapatan desa, belanja bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, hingga penanggulangan bencana dan keadaan darurat. Selain itu, ditampilkan pula persentase realisasi anggaran yang telah dilaksanakan pada tahun berjalan. Sejumlah warga menyambut baik langkah tersebut. Mereka menilai keterbukaan Informasi Anggaran Desa merupakan hal penting agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam proses pembangunan serta pengawasan penggunaan dana desa. Pemerintah Desa berharap, dengan dipublikasikannya APBDesa dan laporan realisasi melalui baliho, partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa semakin meningkat serta mampu mendorong terciptanya pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.
musyawarah desa dalam rangka pemilihan ketua masjid dan ketua remaja masjid
**Musyawarah Desa:Menuju Kepengurusan Masjid yang Unggul dan Berkualitas** Pada hari minggu / malam senin,ruang induk Masjid Raudhatul Islamiyyah menjadi saksi dari momentum penting dalam pembentukan kepengurusan masjid. Pada tanggal 15 Februari 2026 pukul 21:00:00, proses musyawarah desa digelar untuk pemilihan Ketua Masjid,Tujuan utama dari acara ini adalah membentuk kepanitian kepengurusan masjid yang solid dan berkomitmen. tokoh agama,tokoh masyarakat,para pemuda,warga serta pengurus masjid yang terdahulu berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk mengikuti jalannya pemilihan secara demokratis , siap memilih pemimpin yang akan mengemban tugas penting dalam mengarahkan langkah-langkah ke depan. Pemilihan ini menjadi landasan utama guna menjamin kelancaran aktivitas keagamaan dan sosial di Masjid Raudhatul Islamiyyah. Dalam semangat demokratis, setiap anggota jama'ah yang berhadir memiliki hak suara yang sama untuk menentukan pilihan. Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruang induk masjid raudhatul islamiyyah,jalannya pemilihan berlangsung dengan suasana yang haru dan demokratis serta jujur dan adil,ada tiga calon ketua yang mengikuti pemilihan ketua masjid,dan setelah di lakukan penghitungan,Dr.Ustadz Muhammad Saoqi,Shi Mh mendapat suara terbanyak dan di nyatakan secara sah dan terpilih sebagai ketua masjid yang baru,Dr ustadz muhammad saoqi,S hi Mh juga telah membentuk kepengurusan masjid yang akan membantunya didalam menjalankan tugas - tugas kepanitian,dan ia juga menyampaikan akan segera meenyusun program kerja jangka panjang maupun pendek untuk seluruh kegiatan di masjid,selain pemilihan ketua masjid,sebelumnya musyawarah desa juga di lakukan di tempat yang sama yaitu pada hari ahad/malam, senin tanggal 8 februari 2026,dan terpilih sebagai ketua remaja masjid Zainal Assyiqin,dan itu menandakan ada dua kali proses pemilihan kepengurusan masjid yang telah di lakukan,pemilihan ini juga turut di hadiri dan di saksikan oleh pambakal desa tambak anyar ilir,dan ia juga menyampaikan semoga dengan terpilihnya remaja masjid dan ketua masjid yang baru dapat bekerja sama,sehingga kegiatan maupun pembangunan di masjid dapat berjalan dengan optimal dan mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi masjid raudhatul islamiyyah,dan mampu menginspirasi generasi muda dalam memperkuat kegiatan keagamaan dan sosial di lingkungan masjid serta membawa inovasi positif bagi kemajuan bersama.
Publikasi Realisasi APBDes 2025 dan APBDes 2026, Desa Buas-Buas Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas
Buas-Buas, Tapin â Pemerintah Desa Buas-Buas kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel melalui publikasi Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025 serta APBDes Tahun Anggaran 2026. Publikasi ini merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan keuangan desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga realisasi anggaran. Pemerintah Desa Buas-Buas menyadari bahwa transparansi anggaran merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Realisasi APBDes Tahun Anggaran 2025 memuat rincian pelaksanaan program dan kegiatan yang telah dijalankan sepanjang tahun, termasuk bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan keadaan darurat dan mendesak. Sementara itu, APBDes Tahun Anggaran 2026 memuat rencana pendapatan dan belanja desa yang telah ditetapkan melalui mekanisme musyawarah dan persetujuan bersama sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kepala Desa Buas-Buas menyampaikan bahwa keterbukaan informasi ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga wujud tanggung jawab moral kepada seluruh masyarakat desa. Sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik, dokumen Realisasi APBDes 2025 dan APBDes 2026 dapat diakses secara langsung melalui website resmi Desa Buas-Buas pada laman: https://buasbuas.gides.id Melalui akses digital tersebut, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi anggaran desa kapan saja dan di mana saja. Pemerintah Desa Buas-Buas berharap partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal pembangunan desa dapat terus meningkat, sehingga terwujud pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Perangkat Desa Tanah Abang Mengikuti Bimtek Pemanfaatan Data Spasial Untuk Perencanaan dan Tata Kelola Pemerintahan Desa
Pada hari Jum'at, tanggal 13 Februari 2026. Perangkat Desa Tanah Abang mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Data Spasial untuk Perencanaan dan Tata Kelola Pemerintahan Desa yang dilaksanakan di Aria Hotel Banjarmasin. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat desa se-Kabupaten Banjar sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pengelolaan data berbasis spasial. Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta keterampilan teknis kepada perangkat desa dalam memanfaatkan data spasial atau data berbasis peta untuk mendukung perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan sistem informasi geografis (SIG), teknik penginputan dan pemutakhiran data wilayah, serta integrasi data spasial dengan dokumen perencanaan desa seperti RPJMDes dan RKPDes. Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan praktik langsung terkait pemetaan potensi desa, batas wilayah, infrastruktur, serta sebaran penduduk. Dengan adanya pemanfaatan data spasial, diharapkan pemerintah desa mampu menyusun program pembangunan yang lebih efektif, transparan, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Perangkat Desa Tanah Abang menyambut baik pelaksanaan bimtek ini karena sangat mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan Desa Tanah Abang dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dalam perencanaan pembangunan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern, akuntabel, dan berkelanjutan.
Posyandu Remaja
Posyandu Remaja: Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Generasi Muda Pada tanggal 13 Februari 2026, Kantor Desa Buas Buas Hilir menjadi saksi dari kegiatan Posyandu Remaja. Berlokasi di Desa Buas Buas Hilir Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, kegiatan tersebut bertujuan utama untuk memantau kesehatan fisik dan mental remaja berusia 10-18 tahun. Dalam suasana yang penuh semangat, para remaja dari berkumpul untuk mendapat pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Deteksi dini penyakit menjadi fokus utama, dengan harapan bahwa setiap masalah kesehatan bisa teridentifikasi sedini mungkin. Selain itu, edukasi tentang reproduksi, gizi, bahaya NAPZA, dan kesehatan jiwa turut diberikan sebagai bagian integral dari program Posyandu Remaja ini. Lebih dari sekadar pemeriksaan rutin, kegiatan ini juga bertujuan sebagai wadah pemberdayaan bagi generasi muda. Melalui Posyandu Remaja, diharapkan keterampilan hidup sehat dapat ditingkatkan, aktivitas fisik didorong, dan aspek sosialisasi positif di antara sesama remaja dapat terjalin kuat. Dengan adanya kegiatan seperti Posyandu Remaja, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang sehat secara fisik dan mental. Langkah preventif yang diambil hari ini dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Desa Buas Buas Hilir dan sekitarnya. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang nyata bagi kemajuan kesehatan generasi muda di wilayah ini.
DESA SUNGKAI MENGIKUTI PELATIHAN SISTEM INFORMASI GEOSPASIAL KABUPATEN BANJAR (SINGA BANJAR)
Pada tanggal 13 Februari 2026, Desa Sungkai mengambil bagian dalam pelatihan Sistem Informasi Geospasial Kabupaten Banjar (SINGA BANJAR) yang diadakan di Aria Hotel, Banjarmasin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat desa tentang sistem informasi geospasial yang dapat digunakan untuk pengembangan dan perencanaan wilayah Kabupaten Banjar. Dalam acara tersebut, peserta dari Desa Sungkai diperkenalkan dengan konsep dasar tentang sistem informasi geospasial, termasuk penggunaan data spasial untuk pemetaan, analisis keruangan, dan pengambilan keputusan berbasis lokasi. Para peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam sesi praktik langsung menggunakan perangkat lunak GIS (Geographic Information System) untuk memetakan sebagian wilayah desa mereka. Melalui pelatihan ini, diharapkan bahwa masyarakat Desa Sungkai akan mendapatkan pengetahuan yang berguna dalam mengelola data spasial, serta memahami pentingnya pemanfaatan teknologi informasi geospasial dalam upaya pembangunan dan pengelolaan wilayah. Dengan demikian, Desa Sungkai diharapkan dapat turut serta dalam upaya pengembangan Kabupaten Banjar melalui penerapan sistem informasi geospasial yang lebih efektif dan efisien.
Bimtek Aplikasi Singa Banjar
Pada tanggal 13 Februari 2026, sebuah acara pelatihan teknis (Bimtek) bertajuk "Aplikasi Singa Banjar" diadakan di Aria Hotel Banjarmasin. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta dalam pengelolaan data pemetaan tanah. Dengan dimulainya pukul 08:00 pagi, para peserta berkumpul di lokasi tersebut dengan antusiasme dan semangat untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang aplikasi inovatif ini. Aplikasi Singa Banjar dikenal sebagai alat yang sangat berguna dalam membantu pengelolaan data pemetaan tanah secara efisien dan akurat. Para peserta yang berasal dari berbagai latar belakang profesi terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para pembicara ahli yang telah dipersiapkan. Mereka belajar cara menggunakan aplikasi, menganalisis data, serta memahami pentingnya pemetaan tanah dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Selama sesi pelatihan, suasana penuh interaksi dan diskusi terjadi antara peserta, menciptakan lingkungan belajar yang produktif dan kolaboratif. Peserta juga diberikan kesempatan untuk praktik langsung menggunakan aplikasi tersebut melalui studi kasus dan latihan yang disediakan. Diharapkan melalui acara Bimtek Aplikasi Singa Banjar ini, peserta dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman mereka dalam pengelolaan data pemetaan tanah. Semoga pengetahuan yang didapat pada acara ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pengembangan wilayah serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Banjarmasin secara keseluruhan.
BIMTEK APLIKASI SINGA BANJAR
**BIMTEK APLIKASI SINGA BANJAR: Mengoptimalkan Pengumpulan Data Desa melalui Teknologi** Pada tanggal 13 Februari 2026, pukul 08:33:10, Aria Hotel Banjarmasin menjadi saksi dari kegiatan penting yang dihelat oleh Singa Banjar, sebuah aplikasi inovatif yang bertujuan untuk mengumpulkan data-data vital yang ada di desa-desa sekitar. Dengan semangat untuk memajukan wilayahnya, puluhan peserta dari berbagai latar belakang berkumpul untuk menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Singa Banjar. Acara ini tidak sekadar menjadi wadah diskusi, namun juga momentum untuk memperkenalkan teknologi terkini dalam menggali potensi desa secara lebih efisien dan akurat. Melalui workshop intensif, para peserta diperkenalkan dengan cara-cara terbaik dalam menggunakan aplikasi Singa Banjar. Mereka diajarkan langkah-langkah pengumpulan data, analisis informasi, serta pemanfaatan hasil data untuk perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Menyelaraskan visi aplikasi dengan kebutuhan nyata masyarakat, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengajarkan teknologi, tetapi juga untuk menggugah kesadaran akan pentingnya data dalam pengambilan keputusan yang cerdas. Diharapkan, setelah acara ini, partisipan dapat menjadi ujung tombak dalam mendigitalisasi informasi desa demi kesejahteraan bersama. Dengan demikian, BIMTEK Singa Banjar di Aria Hotel Banjarmasin bukan hanya sekedar acara pelatihan, namun awal dari transformasi positif dalam upaya mengoptimalkan pengumpulan data desa. Semangat kolaborasi dan pemanfaatan teknologi senantiasa harus ditingkatkan, agar setiap langkah pembangunan benar-benar menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat pedesaan.
