Ketapang Polri

Desa Pulau Pinang, Minggu, 5 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang), Polri bersama pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan kegiatan pemupukan tanaman jagung pakan yang telah memasuki fase generatif. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 5 Juli 2026, pukul 10.00 WITA, di lahan jagung pakan yang berada di sekitar Kantor Desa Pulau Pinang. Kegiatan pemupukan merupakan salah satu tahapan penting dalam budidaya tanaman jagung, khususnya saat memasuki fase generatif. Pada fase ini, tanaman mulai membentuk bunga dan tongkol sehingga membutuhkan ketersediaan unsur hara yang cukup agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman berlangsung secara optimal. Oleh karena itu, pemupukan dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan tanaman, meningkatkan kualitas hasil panen, serta memaksimalkan produktivitas lahan pertanian. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar melalui kerja sama antara Polri dan masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh seluruh peserta menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini juga menunjukkan komitmen untuk terus mendukung masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendampingi berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Polri merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Melalui pendampingan terhadap kegiatan pertanian, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat desa. Selain memberikan manfaat bagi peningkatan produksi jagung pakan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Kerja sama yang terjalin diharapkan dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan pembangunan lainnya, khususnya di bidang pertanian yang menjadi salah satu sektor penting dalam menunjang perekonomian masyarakat. Dengan terlaksananya pemupukan pada fase generatif ini, diharapkan tanaman jagung pakan di Desa Pulau Pinang dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen, menghasilkan produksi yang optimal, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Program Ketapang Polri diharapkan terus menjadi penggerak dalam memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

Rembuk Stunting : Komitmen Bersama Untuk Kesehatan Anak

Rembuk Stunting: Komitmen Bersama untuk Kesehatan Anak di Desa Pualam Sari Pada tanggal 30 Juni 2026, jam 09:00:00, Aula Posyandu Desa Pualam Sari menjadi saksi kegiatan penting yang bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan akses informasi terkait pencegahan serta penanganan kondisi tersebut. Acara ini dikenal sebagai "Rembuk Stunting", sebuah upaya kolaboratif antara berbagai pihak dalam komunitas untuk menangani permasalahan kesehatan krusial yang sedang dihadapi oleh anak-anak. Dalam suasana aula yang dipenuhi dengan semangat kepedulian, para peserta dari berbagai lapisan masyarakat berkumpul untuk membahas strategi dan langkah konkret guna mengubah paradigma kesehatan anak di Desa Pualam Sari. Dengan dukungan dari pemimpin desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu yang peduli akan masa depan generasi mendatang, acara ini menjadi wadah penting bagi penyampaian informasi yang tepat dan edukatif. Melalui diskusi yang digelar, disorotlah betapa pentingnya asupan gizi yang seimbang, perawatan kesehatan yang teratur, serta peran stimulasi dan interaksi positif antara orang tua dan anak dalam mengurangi risiko stunting.     Para ahli kesehatan memberikan panduan praktis kepada para orang tua tentang cara mengenali gejala stunting, langkah-langkah preventif yang dapat diambil, serta upaya medis yang diperlukan untuk menangani kondisi tersebut. Tidak hanya itu, Rembuk Stunting juga menyajikan platform bagi masyarakat Desa Pualam Sari untuk berbagi pengalaman, ide, dan inisiatif dalam menjaga kesehatan anak-anak secara kolektif. Dengan sinergi dan komitmen bersama, diharapkan bahwa setiap langkah kecil yang diambil hari ini akan berdampak besar bagi masa depan generasi penerus. Sebagai momentum perubahan nyata, kegiatan ini bukan hanya sekadar pembicaraan, tetapi sebuah tonggak awal menuju transformasi kesehatan anak yang lebih baik. Dengan semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya investasi dalam pertumbuhan optimal anak-anak, Desa Pualam Sari melangkah bersama sebagai garda terdepan dalam perang melawan stunting. Rembuk Stunting tidak hanya menjadi panggung inspiratif, tetapi juga cerminan dari kepedulian semua pihak terhadap kesehatan anak-anak. Melalui komitmen bersama, Desa Pualam Sari menegaskan bahwa masa depan gemilang dimulai dari tindakan bijak yang dilakukan hari ini.

Musyawarah Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKP Desa)tahu 2027

Pada tanggal 2 Juli 2026 jam 12:30:20, Balai Desa Papagan Makmur menjadi saksi musyawarah vital dalam pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKP Desa) tahun 2027. Kegiatan ini bertujuan menyusun rencana kerja pemerintahan desa untuk kegiatan tahun 2027. Dengan semangat dan dedikasi, pemangku kepentingan dari masyarakat setempat, perwakilan pemerintah desa, tokoh adat, dan unsur terkait lainnya berkumpul untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang akan membimbing arah pembangunan desa pada tahun mendatang. Dalam suasana kolaboratif dan dialog, para peserta musyawarah saling berbagi gagasan, aspirasi, dan harapan untuk kemajuan Desa Papagan Makmur. Setiap suara dihargai dan dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan, mencerminkan semangat demokrasi dan partisipasi aktif dalam penyusunan rencana pembangunan. Musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan mengenai prioritas-prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus utama dalam RKP Desa tahun 2027. Langkah-langkah konkret dirumuskan dengan cermat demi mencapai visi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat infrastruktur, dan sumber daya lokal. Dengan semangat gotong-royong dan komitmen tinggi, Tim Penyusun RKP Desa siap melangkah maju untuk mewujudkan visi pembangunan inklusif dan berkelanjutan bagi Desa Papagan Makmur, sebagai cermin kebersamaan dan kesatuan dalam upaya membangun masa depan yang lebih baik untuk seluruh warga desa.

Rembug Stunting Serta Komitmen Kader Kesehatan dalam kepesertaan pengentasan stunting

### Rembug Stunting: Komitmen Kader Kesehatan dalam Pengentasan Stunting di Desa Papagan Makmur Pada tanggal 2 Juli 2026, jam 09:37:52, di Desa Papagan Makmur, sebuah acara penting bertajuk "Rembug Stunting" digelar untuk mengatasi masalah stunting. Desa ini, berlokasi di wilayah pedesaan yang subur namun dihadapkan pada tantangan kesehatan masyarakat, kini memusatkan perhatian pada upaya pengentasan stunting. Stunting, kondisi kronis akibat kekurangan gizi yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan anak-anak, menjadi fokus dalam rembug ini. Para kader kesehatan setempat bersatu dalam tekad kuat untuk memberikan pendekatan holistik guna mengurangi angka stunting di desa mereka.    Mereka tidak hanya berdiskusi tentang strategi pencegahan, tetapi juga merumuskan langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan secara kolektif. Salah satu aspek utama dari komitmen yang diungkapkan adalah peningkatan edukasi kepada ibu hamil dan balita tentang pentingnya nutrisi seimbang serta perawatan kesehatan yang baik.        Selain itu, para kader sepakat untuk meningkatkan pemantauan tumbuh kembang anak-anak secara berkala guna mendeteksi potensi masalah kesehatan lebih dini. Kolaborasi dengan dinas kesehatan dan pemerintah desa juga menjadi fokus dalam upaya ini, diharapkan dapat menjadikan program pengentasan stunting di Desa Papagan Makmur lebih terstruktur dan berkelanjutan.   Dengan semangat dan komitmen yang teguh, kader kesehatan di Desa Papagan Makmur telah menetapkan dasar yang kokoh untuk melawan stunting. Langkah-langkah konkret dalam "Rembug Stunting" ini menunjukkan betapa pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan tangguh di masa depan.

Sosialisasi Dan Pembentukan Tim Pendataan Indeks Desa(ID) Tahun 2026

Sosialisasi dan Pembentukan Tim Pendataan Indeks Desa (ID) 2026: Meningkatkan Akurasi Data Demi Kemajuan Desa Balai Desa menjadi saksi penting dalam upaya meningkatkan kualitas data yang diserahkan kepada pihak kecamatan atau kabupaten. Pada tanggal 2 Juli 2026, tepat pukul 11:02:17, suara riuh rendah menggema di sekitar Balai Desa, menandai dimulainya acara sosialisasi dan pembentukan tim pendataan Indeks Desa (ID). Dengan tujuan murni untuk memastikan bahwa data yang diteruskan ke otoritas setempat sejalan dengan standar Kementerian Desa, serangkaian kegiatan hari ini bertujuan untuk membentuk tim yang solid, terlatih, dan bertanggung jawab atas integritas data. Para peserta terdiri dari beragam tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, ibu-ibu PKK, hingga aparat desa yang hadir dengan semangat membara. Dalam suasana akrab, mereka diajak memahami pentingnya peran mereka dalam proses pengumpulan data yang akurat demi kemajuan desa secara menyeluruh. Materi sosialisasi mencakup teknis pengumpulan data, klasifikasi informasi, hingga etika dalam penanganan sensif data masyarakat. Para narasumber yang ahli di bidangnya memberikan wawasan mendalam serta contoh kasus nyata yang menggugah kesadaran akan urgensi keakuratan informasi. Setelah sesi sosialisasi, momentum berlanjut dengan pembentukan tim pendataan ID. Melalui diskusi yang intens, para peserta dipilah-pilah untuk membentuk tim yang terdiri dari individu-individu berkompeten, memiliki kepekaan sosial tinggi, dan dedikasi tinggi terhadap perubahan positif di desa mereka. Diharapkan dengan terbentuknya tim ini, proses pendataan Indeks Desa (ID) dapat dilaksanakan dengan lebih efisien, akurat, dan transparan. Data-data yang dihasilkan diharapkan bukan hanya sekadar angka, melainkan cerminan nyata dari potensi, kebutuhan, dan capaian masyarakat desa yang akan menjadi landasan strategis bagi pembangunan di masa depan. Seiring matahari menjelang tenggelam, langkah pertama telah diambil. Semangat gotong royong dan kesadaran kolektif tumbuh subur di antara peserta, membangun optimisme akan masa depan cerah yang bisa diciptakan bersama melalui kerjasama yang kokoh dan data yang berkualitas. Semoga upaya ini menjadi tonggak awal bagi perubahan yang berarti bagi Desa kita.

MUSDES PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN RKPDES TAHUN ANGGARAN 2027 DESA SUNGAI SALAI

**MUSDES Pembentukan Tim Penyusun RKPDES Tahun Anggaran 2027 Desa Sungai Salai** Pada tanggal 2 Juli 2026, pukul 09.10 pagi, di Kantor Desa Sungai Salai, sebuah acara penting digelar untuk membahas pembentukan tim penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) tahun anggaran 2027. Desa Sungai Salai memandang perlu adanya langkah konkret dalam menyusun dokumen perencanaan tahunan desa yang efektif, partisipatif, dan akuntabel. Tujuan utama dari pembentukan tim ini adalah untuk merumuskan rencana kerja yang tidak hanya sesuai dengan kebutuhan riil warga, tetapi juga sejalan dengan visi misi serta arah kebijakan pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat Desa Sungai Salai. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat setempat diharapkan dapat menjadi landasan dalam proses perumusan RKPDES. Dengan melibatkan beragam pemangku kepentingan, diharapkan hasil akhirnya akan mencerminkan kebutuhan nyata dan aspirasi bersama seluruh warga Desa Sungai Salai. Dalam suasana kantor Desa yang hangat, perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan perempuan nampak duduk berdampingan, siap memberikan kontribusi positif bagi pembentukan tim penyusun RKPDES. Diskusi-diskusi produktif pun berlangsung, menghasilkan gagasan-gagasan segar yang akan menjadi pondasi perencanaan pembangunan di tahun-tahun mendatang. Komitmen kuat untuk membangun Desa Sungai Salai sebagai entitas yang inklusif, progresif, dan berkelanjutan begitu kental terasa dalam acara tersebut. Harapan besar menyelimuti ruangan itu, bahwa melalui kesepakatan bersama yang dihasilkan, Desa Sungai Salai akan semakin maju dan sejahtera. Demikianlah upaya yang dilakukan oleh Desa Sungai Salai dalam rangka pembentukan tim penyusun RKPDES tahun anggaran 2027. Semoga dengan langkah-langkah ini, mampu mewujudkan perkembangan yang signifikan bagi kesejahteraan dan kemajuan Desa Sungai Salai ke depannya.

Penyerahan Simbolis Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Warga Desa Murung Kenanga Disertai Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pedagang Pasar Martapura

Martapura, Kamis (2/7/2026) – Pemerintah Desa Murung Kenanga menghadiri kegiatan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta yang berasal dari Desa Murung Kenanga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2026, pukul 09.00 WITA bertempat di Aula PD Pasar Bauntung Batuah Martapura. Acara ini menjadi salah satu bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja di sektor formal maupun informal. Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banjar, Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Martapura, Perwakilan Kecamatan Martapura, Kepala Desa Murung Kenanga, jajaran BPJS Ketenagakerjaan, ahli waris penerima santunan BPJS Ketenagakerjaan dari warga Desa Murung Kenanga, serta para pengurus dan anggota Asosiasi Pedagang Pasar Martapura yang turut mengikuti kegiatan hingga selesai. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan dari para tamu undangan. Dalam sambutannya, para narasumber menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BPJS Ketenagakerjaan, dan berbagai unsur masyarakat dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Perlindungan bagi para pekerja dinilai menjadi kebutuhan yang sangat penting mengingat setiap pekerja memiliki risiko yang dapat terjadi kapan saja selama menjalankan aktivitasnya. Momentum utama dalam kegiatan ini adalah penyerahan santunan kematian BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada ahli waris warga Desa Murung Kenanga yang telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan santunan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan hak peserta sesuai dengan ketentuan program Jaminan Kematian yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan. Melalui manfaat program tersebut, keluarga peserta yang ditinggalkan memperoleh bantuan finansial yang diharapkan mampu meringankan beban ekonomi serta memberikan dukungan pada masa-masa sulit setelah kehilangan anggota keluarga. Prosesi penyerahan santunan berlangsung dengan penuh rasa haru. Kehadiran para pejabat pemerintah, pihak BPJS Ketenagakerjaan, serta keluarga penerima santunan menjadi simbol kepedulian bersama terhadap pentingnya perlindungan sosial bagi seluruh pekerja. Bantuan yang diberikan bukan hanya memiliki nilai materi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir melalui program jaminan sosial untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dan keluarganya. Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi mengenai program-program BPJS Ketenagakerjaan yang ditujukan kepada anggota Asosiasi Pedagang Pasar Martapura. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para pedagang mengenai manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja sektor informal yang selama ini masih belum seluruhnya memperoleh perlindungan jaminan sosial. Dalam pemaparannya, narasumber dari BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan berbagai program yang dapat diikuti masyarakat, antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Masyarakat juga diberikan penjelasan mengenai tata cara pendaftaran, besaran iuran yang relatif terjangkau, mekanisme pembayaran, hingga prosedur pengajuan klaim apabila peserta mengalami risiko kerja maupun risiko lainnya sesuai dengan ketentuan program. Para peserta sosialisasi terlihat antusias mengikuti seluruh materi yang disampaikan. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait manfaat kepesertaan, persyaratan administrasi, serta prosedur pendaftaran bagi pedagang pasar dan pekerja mandiri. Diskusi yang berlangsung secara interaktif menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi di masa mendatang. Perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Banjar dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh pekerja, khususnya para pedagang pasar, untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial merupakan investasi jangka panjang yang memberikan rasa aman bagi pekerja maupun keluarganya. Dengan iuran yang relatif ringan, peserta dapat memperoleh berbagai manfaat yang sangat besar apabila terjadi risiko kecelakaan kerja, meninggal dunia, maupun saat memasuki usia pensiun. Direktur PD Pasar Bauntung Batuah Martapura turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan. Beliau berharap semakin banyak pedagang pasar yang menjadi peserta sehingga seluruh pelaku usaha di lingkungan pasar dapat bekerja dengan rasa aman karena memiliki perlindungan dari berbagai risiko yang mungkin terjadi selama menjalankan aktivitas usahanya. Kepala Desa Murung Kenanga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Murung Kenanga. Beliau berharap santunan yang diterima ahli waris dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, sosialisasi yang dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat desa untuk menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sehingga semakin banyak warga yang memperoleh perlindungan jaminan sosial. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Banjar, Pemerintah Kecamatan Martapura, Pemerintah Desa Murung Kenanga, PD Pasar Bauntung Batuah Martapura, serta Asosiasi Pedagang Pasar Martapura dalam memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan perlindungan sosial yang inklusif bagi seluruh pekerja tanpa memandang jenis pekerjaan maupun sektor usahanya. Kegiatan berakhir dengan sesi foto bersama antara para tamu undangan, ahli waris penerima santunan, serta seluruh peserta sosialisasi. Suasana kebersamaan yang terjalin mencerminkan komitmen seluruh pihak dalam mendukung keberlangsungan program BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga mampu memberikan rasa aman, perlindungan, dan kepastian bagi pekerja beserta keluarganya dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.

MUSDES PENYUSUNAN RKP TA. 2027

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: DOMDocument::loadHTML(): htmlParseEntityRef: no name in Entity, line: 1

Filename: helpers/function_helper.php

Line Number: 8

Backtrace:

File: /var/www/html/application/helpers/function_helper.php
Line: 8
Function: loadHTML

File: /var/www/html/application/views/berita_all.php
Line: 223
Function: extract_text

File: /var/www/html/application/controllers/Welcome.php
Line: 80
Function: view

File: /var/www/html/index.php
Line: 289
Function: require_once

Musyawarah Desa (Musdes) Pembentukan Tim Penyusun RKP Desa TA 2027 & DU RKP TA 2027 Rabu, 1 Juli 2026 — Bertempat di Kantor Desa Bandar Raya, telah dilaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun Anggaran 2027 dan Daftar Usulan RKP (DU-RKP) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini merupakan langkah awal krusial dalam menyusun arah pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, BPD, perangkat desa, dan tokoh masyarakat yang telah hadir dan mengawal jalannya musyawarah ini. Mari bersama-sama kita wujudkan Desa Bandar Raya yang lebih maju dan sejahtera. Dokumentasi : Rabu, 01 Juli 2026 Lokasi :  Kantor Desa Bandar

APBDes Perubahan Desa Teluk Haur Tahun Anggaran 2026

**APBDes Perubahan Desa Teluk Haur Tahun Anggaran 2026 Disampaikan kepada Masyarakat** Pada tanggal 4 Maret 2026, pukul 08:52:58 di Kantor Desa Teluk Haur, sebuah acara penting berlangsung untuk menyampaikan APBDes Perubahan Desa Teluk Haur Tahun Anggaran 2026 kepada masyarakat setempat. Penduduk Desa Teluk Haur berkumpul dalam kegiatan yang bertujuan untuk memberi informasi terkait alokasi dana desa dan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan. Dalam APBDes Perubahan ini, terdapat perubahan-perubahan signifikan dalam alokasi dana untuk berbagai sektor seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan ekonomi lokal. Keterbukaan dan transparansi menjadi fokus utama dalam penyusunan dan penyampaian APBDes ini guna memastikan partisipasi aktif dari seluruh warga desa. Kepala Desa Teluk Haur beserta jajaran pemerintahan turut hadir untuk menjelaskan detail perubahan yang terjadi, serta mengajak masyarakat untuk memberikan masukan dan saran guna peningkatan program-program yang direncanakan. Diskusi pun terbuka untuk memastikan bahwa kebutuhan dan aspirasi masyarakat dapat tercermin dalam setiap keputusan yang diambil. Momentum penyampaian APBDes Perubahan Desa Teluk Haur Tahun Anggaran 2026 ini tidak hanya menjadi ajang informasi, namun juga sebagai wadah partisipasi aktif bagi seluruh warga desa. Diharapkan dengan adanya transparansi dan keterlibatan langsung masyarakat, pembangunan di Desa Teluk Haur dapat semakin berkembang secara inklusif dan berkelanjutan. Acara ditutup dengan kesepakatan bersama untuk terus meningkatkan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat, sehingga setiap langkah pembangunan yang diambil dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan Desa Teluk Haur.

Desa Semayap Sambut Meriah Kedatangan Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2026

Setelah berhasil lolos tahapan seleksi administrasi berkas, Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 akhirnya menetapkan 6 Desa Terbaik yang berhak melaju ke tahap berikutnya, yakni Verifikasi Lapangan. Keenam desa tersebut adalah, Desa Sekapung (Pulau Sebuku), Desa Semayap (Pulau Laut Utara), Desa Kulipak (Pulau Laut Timur), Desa Kerayaan Utara (Pulau Laut Kepulauan), Desa Pantai (Kelumpang Selatan), Desa Gendang Timburu (Sungai Durian).  Desa Semayap Kecamatan Pulaulaut Utara mulai menjalani tahap peninjauan lapangan dengan menyambut kedatangan tim penilai pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Semayap dan dihadiri oleh Camat Pulaulaut Utara beserta jajaran, Kepala Desa Semayap dan perangkat desa, Lembaga Kemasyarakatan serta tamu undangan lainnya. Pada acara penyambutan tersebut Ketua Tim Penilai dikalungi Sasirangan dengan iringan hadrah kemudian dilanjutkan dengan menampilkan Tari Radap Rahayu sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan selamat datang di Desa Semayap. Selanjutnya sambutan selamat datang dari Kepala Desa Semayap Hj. Hamiah, SM dan Camat Pulaulaut Utara Hj. Frida Yusiana, S.Hut., M.Hut kepada Tim Penilai Lomba Desa Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 diteruskan dengan penilaian sesuai aspek yang telah disampaikan sebelumnya.   

Camat Pulau Laut Utara nobatkan Desa Semayap sebagai Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kecamatan Pulaulaut Utara

Apel pagi Senin tidak semeriah biasanya yang di laksanakan di halaman kantor Camat Pulau laut Utara di karenakan setelah apel di umumkan juara lomba desa yang di laksanakan oleh Kecamatan Pulau Laut Utara.Senin ( 13/4/2026) Setelah tim monitoring dan penilaian Pemerintah Kecamatan Pulau Laut Utara  merampungkan rangkaian penilaian dalam kegiatan lomba desa tingkat Kecamatan. Kegiatan ini diikuti sembilan  desa se-Kecamatan Pulau Laut Utara.Adapun sembilan desa yang mengikuti lomba tersebut yakni Desa 1.Desa Rampa 2. Desa Dirgahayu 3. Desa Semayap 4. Desa Sungai Taib 5. Desa Gunung Ulin  6.Desa Stagen 7. Desa Gunung Sari 8. Desa Sebelimbingan 9. Desa Mega Sari. Camat Pulau Laut Utara Hj Frida Yusiana, S. Hut. M.Hut mengatakan bahwa tim monitoring dan Penilaian itu sendiri melibatkan unsur pegawai dilingkungan Kecamatan Pulau Laut Utara dan lomba desa yang dilaksanakan menjadi agenda Kecamatan Pulau Laut Utara setiap tahun, ini bertujuan untuk mengadakan pembinaan kepada sembilan  desa yang berada di Kecamatan Pulau Laut. “Tujuan lomba desa ini adalah untuk mengevaluasi, menilai, dan memotivasi peningkatan kinerja pemerintahan, kewilayahan, serta pemberdayaan masyarakat desa dan menilai kelengkapan administrasi desa untuk mengetahui bagaimana tata kelola pemerintahan desa. Serta sejauhmana sinergitas yang terjalin antar lembaga desa”, ucap Camat Pulau Laut Utara Ia juga menambahkan Jadi tim penilai berkeliling ke setiap desa melakukan pengecekan administrasi sekaligus memberikan pembinaan dan arahan kepada aparatur pemerintah desa agar kedepannya aspek administrasi tersebut dapat lengkap dan benar. Hj Frida Yusiana  berharap, dengan diadakannya lomba desa ini, memacu motivasi dan semangat seluruh Kepala Desa yang ada di Kecamatan Pulau Laut Utara agar memberikan kontribusi dan inovasi terbaiknya kepada masyarakat melalui pengelolaan sumber daya dan potensi yang dimiliki desa tersebut. “Harapannya desa dapat bekerja lebih baik lagi terutama dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya menjalankan roda pemerintahan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta pembangunan di desa,” tegasnya. Setelah tim monitoring dan penilaian melakukan penilayan maka di dapat enam desa yang mendapat kan penilaian terbaik yaitu juara 1 di peroleh Desa Semayap dengan hadiah 1 buah printer, piagam penghargan  dan  uang pembinana sebesar Rp 1.500.000,  juara 2 Desa Stagen mendapatkan satu buah printer, piagam penghargaan dan uang pembinaan RP 1.400.000, juara 3 Desa Sungai Taib mendpatkan satu buah printer,piagam penghargan dan  uang pembinann Rp 1.300.000.  adapun juara harapan 1 di peroleh Desa Mega Sari, harapan 2 desa Sebelimbingan dan harapan 3 desa Gunung Ulin. Sumber : https://habarkalimantan.com/camat-pulau-laut-utara-nobatkan-desa-semayap-juara-satu-lomba-desa-tingkat-kecamatan/

Kedatangan Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kecamatan Pulaulaut Utara Tahun 2026, Desa Semayap Siap Jadi Desa Terbaik di Tingkat Kecamatan

Desa Semayap hadirkan semua Perangkat Desa dan Lembaga Kemasyaarakatan untuk menyambut baik Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kecamatan Pulaulaut Utara Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Kasi Pemerintahan Kecamatan Pulau Laut Utara, Evy Kahayanti, SE selaku Ketua Tim Penilai saat diwawancarai, Senin (6/4/2026). Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba desa ini memiliki dasar hukum Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. “Lomba desa ini menjadi sarana evaluasi perkembangan desa, sekaligus mendorong peningkatan kinerja pemerintah desa, menumbuhkan inovasi dan partisipasi masyarakat, serta menyiapkan desa terbaik untuk mengikuti lomba desa tingkat Kabupaten Kotabaru tahun 2026,” ujarnya. Dalam proses penilaian, tim lomba desa mengacu pada sejumlah indikator utama, di antaranya bidang pendidikan, kesehatan, keamanan dan ketertiban, pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), ekonomi, lembaga kemasyarakatan, inovasi dan unggulan desa, serta tata kelola pemerintahan desa. Selain itu, terdapat sejumlah persyaratan wajib yang harus dipenuhi desa peserta, seperti memiliki profil desa (Prodeskel) dan evaluasi perkembangan desa (Evdeskel) dua tahun terakhir yang telah diperbarui, yakni tahun 2024 dan 2025. “Desa juga wajib memiliki dokumen peraturan desa terkait RPJMDes, RKPDes dan APBDes untuk tahun 2024 dan 2025,” jelasnya. Tak hanya itu, terdapat pula penilaian tambahan yang menjadi nilai plus, seperti tertib administrasi pemerintahan desa, administrasi BPD, LPM, PKK, BUMDes, hingga karang taruna. “Termasuk juga menampilkan potensi unggulan desa, seperti hasil kerajinan, olahan makanan khas, inovasi desa, serta kelengkapan data dinding,” tambahnya. Sumber : https://goodnews.co.id/lomba-desa-di-kecamatan-pulau-laut-utara-dorong-peningkatan-kinerja-desa/