Penyusunan Model Pemberdayaan Tanah Masyarakat Kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria

Desa Margasari Hilir melaksanakan Kegiatan rapat sosialisasi penyusunan model pemberdayaan tanah masyarakat yang di adakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin yang menjadi salah satu upaya penting dalam memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Di Desa Margasari Hilir, melalui kerjasama lintas sektor antara perkebunan, pertanian, UMKM, dan perikanan, sebuah model pemberdayaan tanah masyarakat sedang disusun untuk mencapai tujuan ini. Artikel ini akan menguraikan langkah-langkah yang dilakukan dalam penyusunan model tersebut. 1. Identifikasi Kebutuhan dan Potensi Lokal: Pertama-tama, dalam penyusunan model pemberdayaan tanah masyarakat, perlu dilakukan identifikasi kebutuhan dan potensi lokal di Desa Margasari Hilir. Tim yang terlibat dalam kegiatan ini akan melakukan survei dan kajian terhadap aspek-aspek seperti luas lahan pertanian yang tersedia, jenis komoditas unggulan, teknologi yang digunakan, serta potensi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa tersebut. 2. Pengembangan Kerja Sama Lintas Sektor: Setelah identifikasi kebutuhan dan potensi dilakukan, langkah berikutnya adalah mengembangkan kerja sama lintas sektor antara perkebunan, pertanian, UMKM, dan perikanan. Dalam aula kantor desa Margasari Hilir, pihak-pihak terkait akan berkumpul untuk membahas potensi kolaborasi dan sinergi antara sektor-sektor tersebut. Tujuan utamanya adalah memaksimalkan penggunaan sumber daya secara efisien dan berkelanjutan, serta meningkatkan pendapatan masyarakat. 3. Pembentukan Tim Pendamping: Sebagai bagian dari model pemberdayaan tanah masyarakat, penting untuk membentuk tim pendamping yang terdiri dari para ahli dan praktisi di bidang perkebunan, pertanian, UMKM, dan perikanan. Tim ini akan bertugas memberikan bimbingan dan pendampingan kepada masyarakat desa dalam mengembangkan usaha mereka, memberikan pelatihan, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala. 4. Pemetaan Sumber Daya dan Pengelolaan Tanah: Pada tahap ini, dilakukan pemetaan sumber daya dan pengelolaan tanah di Desa Margasari Hilir. Hal ini meliputi identifikasi lahan yang dapat dimanfaatkan untuk perkebunan, penentuan kawasan pertanian, pengelolaan keberlanjutan sumber daya alam, serta penerapan praktik-praktik ramah lingkungan. 5. Pelaksanaan Program Pemberdayaan: Setelah semua persiapan dilakukan, program pemberdayaan tanah masyarakat dapat dilaksanakan. Ini mencakup penyediaan dukungan teknis, pelatihan, pembiayaan, dan akses pasar bagi masyarakat desa. Selain itu, juga diperlukan pembentukan kelompok-kelompok tani, koperasi, dan organisasi masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi dan penguatan ekonomi bersama. Kesimpulan: Penyusunan model pemberdayaan tanah masyarakat di Desa Margasari Hilir melalui kegiatan penanganan akses reforma agraria memerlukan kerja sama lintas sektor yang kuat. Dengan mengidentifikasi kebutuhan dan potensi lokal, mengembangkan kerja sama lintas sektor, membentuk tim pendamping, melakukan pemetaan sumber daya dan pengelolaan tanah, serta melaksanakan program pemberdayaan, diharapkan masyarakat desa dapat mengembangkan usaha mereka, meningkatkan pendapatan, dan mencapai kemandirian yang berkelanjutan.

Desa Mataraman Menggelar Musyawarah Besar: Membangun Visi Baru untuk Kemajuan 2024!

Pada tanggal 24 Juli 2023, di Kantor Desa Mataraman, diadakan Musyawarah Desa Mataraman. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas dan merencanakan langkah-langkah strategis dalam rangka mendorong pembangunan desa yang lebih maju. Musyawarah Desa Mataraman melibatkan warga desa secara partisipatif, termasuk perwakilan pemuda, ibu-ibu, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Dalam musyawarah ini, fokus utama dibahas adalah pembangunan infrastruktur. Warga desa berdiskusi mengenai prioritas pembangunan jalan, jembatan, irigasi, dan sarana lainnya untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas di desa. Perencanaan pembangunan fasilitas publik seperti puskesmas, sekolah, dan tempat ibadah juga menjadi bagian penting dalam musyawarah ini. Selain aspek fisik, pembangunan ekonomi desa juga menjadi topik yang dibahas. Warga desa berbagi ide dan pendapat tentang pengembangan sektor pertanian, peternakan, industri kecil, pariwisata, atau sektor lain yang memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa. Aspek lingkungan juga mendapatkan perhatian dalam musyawarah ini. Warga desa berbicara tentang upaya pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah, penghijauan, dan perlindungan sumber daya alam di sekitar desa. Konservasi lingkungan menjadi bagian integral dari pembangunan berkelanjutan dan musyawarah ini merupakan kesempatan bagi warga desa untuk berkomitmen terhadap perlindungan alam sekitar mereka. Hasil Musyawarah Desa Mataraman akan menjadi acuan bagi pemerintah desa dalam menyusun rencana pembangunan desa yang lebih baik. Keputusan yang dihasilkan akan didokumentasikan dalam bentuk kebijakan, program kerja, dan anggaran yang akan diimplementasikan oleh pemerintah desa. Melalui Musyawarah Desa Mataraman, partisipasi aktif warga desa dalam pembangunan desa ditegaskan. Dengan diskusi dan kolaborasi yang konstruktif, diharapkan desa dapat mencapai tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Keterlibatan warga desa dalam proses pembangunan desa mereka sendiri adalah langkah maju yang memperkuat demokrasi lokal dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa secara menyeluruh.

Peringatan Haul Ke-2 Guru Kapuh (KH. Muhammad Ridwan Baseri): Mengenang Warisan Kebijaksanaan dalam Keharmonisan Desa Marampiau

Desa Marampiau, 22 Juli 2023 - Kegiatan memperingati Haul ke-2 Guru Kapuh (KH. Muhammad Ridwan Baseri) digelar dengan khidmat di Masjid Sirajul Huda, tepatnya di RT 4 Desa Marampiau. Acara ini diselenggarakan oleh perangkat desa, tim relawan Haul Guru Kapuh, serta melibatkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat Desa Marampiau. Dalam suasana penuh suka cita, masyarakat Desa Marampiau berkumpul untuk menyambut kedatangan jamaah-jamaah yang hadir dari berbagai daerah untuk merayakan dan mengenang jasa-jasa serta pengajaran yang diwariskan oleh Guru Kapuh. Acara berlangsung pada hari Sabtu, 22 Juli 2023, dengan dihadiri oleh masyarakat setempat. Acara peringatan Haul ini juga diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengenang dan meneruskan ajaran-ajaran penuh hikmah dari Guru Kapuh.  Momen yang tak kalah berarti adalah masak-masak untuk rest area jamaah haul Guru Kapuh. Para relawan dengan penuh semangat menyiapkan hidangan lezat dan khas daerah untuk menyambut para jamaah yang telah bepergian jauh untuk hadir dalam acara ini. Serta semangat kebersamaan dan saling bahu-membahu menjadi pemandangan yang menggambarkan betapa eratnya persaudaraan di tengah peringatan Haul ini. Peringatan Haul ini menjadi momen berharga bagi masyarakat Desa Marampiau untuk mempererat tali silaturahmi dan menjalin hubungan harmonis dengan jamaah-jamaah dari luar daerah. Selain itu, acara ini juga memberikan inspirasi dan semangat bagi masyarakat setempat untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Guru Kapuh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan suksesnya peringatan Haul ke-2 Guru Kapuh ini, masyarakat Desa Marampiau berharap bahwa pesan-pesan kearifan dan keteladanan dari beliau akan terus terpancar dan mengilhami kehidupan mereka serta generasi-generasi mendatang. Semangat kebersamaan dan kesatuan dalam beragamnya budaya dan tradisi menjadi bagian penting dari momentum istimewa ini.

Kegiatan Posbindu di Desa Marampiau Hilir: Masyarakat Proaktif Cegah dan Deteksi Dini Risiko Penyakit

Marampiau Hilir, Sabtu 22 Juli 2023 – Kegiatan Posbindu  yang diadakan oleh Pemerintahan Desa Marampiau Hilir telah sukses dilaksanakan di rumah Kepala Desa setempat. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ibu Ketua PKK, Bidan Desa, Tenaga Kesehatan Baringin, Kader Posbindu, serta warga masyarakat Desa Marampiau Hilir yang turut berpartisipasi. Tujuan utama dari kegiatan Posbindu ini adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencegah dan menemukan dini faktor risiko Penyakit Menular Tidak Menular. Pemeriksaan kesehatan golongan darah merupakan salah satu upaya yang penting dalam mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, terutama dalam deteksi dini berbagai penyakit. Dengan dihadiri oleh Ibu Ketua PKK, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran perempuan dalam upaya kesehatan masyarakat. Ibu Ketua PKK dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya kesadaran akan kesehatan dan bagaimana upaya pencegahan bisa mengurangi beban penyakit di masyarakat. Bidan Desa dan Tenaga Kesehatan Baringin turut memberikan edukasi dan penyuluhan tentang PMT kepada para peserta. Mereka menjelaskan langkah-langkah pencegahan serta pentingnya menjalani pola hidup sehat untuk mengurangi risiko terkena berbagai penyakit. Kader Posbindu juga berperan aktif dalam membantu penyelenggaraan kegiatan ini, mulai dari mendata peserta, membantu proses pemeriksaan, hingga mencatat hasil pemeriksaan dengan cermat. Kerja keras mereka patut diapresiasi, karena peran kader sangat berpengaruh dalam mencapai keberhasilan acara tersebut. Semoga acara semacam ini dapat diikuti oleh desa-desa lain sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Pambakal Desa Surian dan Kejaksaan Negeri Gelar Rapat Koordinasi Membahas Penegakan Hukum dan Program Jaga Desa

Pada tanggal 24 Juli 2023, Pambakal Desa Surian, Bapak Supiani, menghadiri Rapat Koordinasi Pambakal se-Kabupaten Banjar dengan Kejaksaan Negeri. Rapat ini diadakan untuk membahas penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara pada bidang datun serta program Jaga Desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Tujuan utama dari rapat koordinasi ini adalah menjalin silaturrahmi antara Pambakal Desa Surian, Bapak Supiani, dengan perwakilan dari Kejaksaan Negeri serta pambakal-pambakal desa lain di Kabupaten Banjar. Rapat ini menjadi platform penting bagi Pambakal Desa Surian dan rekan-rekannya untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara pada bidang datun. Mereka juga dapat saling bertukar informasi, pengalaman, dan tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan program-program Jaga Desa di wilayah masing-masing. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan tercipta sinergi antara Pambakal Desa Surian dan Kejaksaan Negeri dalam menjalankan tugas-tugas mereka. Kolaborasi yang baik antara kedua pihak akan memperkuat upaya penanganan masalah hukum perdata dan tata usaha negara serta memajukan pelaksanaan program Jaga Desa di Kabupaten Banjar. Selain itu, rapat ini juga memberikan kesempatan kepada Pambakal Desa Surian dan para pambakal lainnya untuk memperluas jaringan dan meningkatkan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri. Dengan demikian, mereka dapat saling mendukung dalam melaksanakan tugas-tugas mereka sebagai pemimpin di tingkat desa. Rapat koordinasi antara Pambakal Desa Surian, Bapak Supiani, dengan Kejaksaan Negeri ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat penegakan hukum perdata dan tata usaha negara serta menjalankan program-program Jaga Desa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Banjar.

Bersihkan, Sehatkan, dan Lestarikan: Gotong Royong Kantor Desa dan POLINDES untuk Masyarakat

Kantor Desa dan Pondok Bersalin Desa (POLINDES) di wilayah ini akan menjadi saksi dari sebuah kegiatan gotong royong bersih-bersih yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kegiatan ini melibatkan masyarakat sekitar, staf kantor desa, para petugas medis, serta sukarelawan yang peduli terhadap kesejahteraan komunitas. Kegiatan bersih-bersih merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memiliki manfaat jangka panjang dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dalam konteks kantor desa, menjaga kebersihan sangat penting untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman dan efisien bagi staf, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, POLINDES juga memainkan peran yang sangat penting dalam menyediakan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat desa. Dengan menjaga kebersihan dan sanitasi POLINDES, kita dapat memastikan bahwa tempat tersebut menjadi lingkungan yang aman dan terhindar dari risiko penyakit yang dapat menular. Kegiatan gotong royong bersih-bersih ini akan meliputi berbagai upaya, seperti membersihkan ruangan, menyapu dan mengepel lantai, membersihkan peralatan kantor, dan merapikan taman di sekitar area kantor desa dan POLINDES. Setiap peserta akan diberikan tugas yang sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga kerja sama tim dapat terjalin dengan baik. Selain manfaat fisik dari kegiatan bersih-bersih, kegiatan ini juga memiliki manfaat sosial yang besar. Gotong royong bersih-bersih membantu mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antara warga desa dan staf kantor desa, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dapat menjadi ajang edukasi bagi masyarakat mengenai prinsip-prinsip dasar sanitasi, pengelolaan limbah, serta praktik hidup sehat. Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menerapkan gaya hidup yang lebih bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam rangka mencapai tujuan kegiatan ini, dibutuhkan dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah desa, staf kantor desa, petugas medis, maupun masyarakat luas. Penting untuk melibatkan seluruh komponen masyarakat agar spirit gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terwujud. Melalui kegiatan bersih-bersih Kantor Desa dan POLINDES ini pada tanggal 12 Juli 2023, diharapkan akan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat desa. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta memperkuat ikatan sosial dalam membangun desa yang lebih baik.

Senam Posyandu Lansia Desa Marampiau Hilir: Meningkatkan Kesehatan dan Daya Tahan Tubuh Warga Lansia

Marampiau Hilir, Sabtu 22 Juli 2023 – Di Halaman Mushola Hidayatus Salikin RT. 004/002 Desa Marampiau Hilir, pemerintahan Desa Marampiau Hilir telah berhasil menyelenggarakan kegiatan senam posyandu lansia yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh para warga lansia di desa tersebut. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara pemerintahan Desa Marampiau Hilir, Bidan Desa, Ketua PKK, dan Kader PKK Desa Marampiau Hilir. Kegiatan senam posyandu lansia ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh banyak warga lansia yang antusias untuk ikut berpartisipasi. Dalam suasana yang penuh semangat dan keceriaan, para lansia memperlihatkan semangat dan semakin dekatnya tali persaudaraan di antara mereka. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan imunitas warga lansia, sehingga mereka lebih tahan terhadap berbagai penyakit yang mungkin datang menghampiri. Selain itu, senam posyandu juga bertujuan untuk meningkatkan daya tahan sistem kardiovaskular dan sistem musculoskeletal. Dengan rutin melakukan senam, diharapkan kesehatan para lansia semakin terjaga dan mereka bisa tetap aktif menjalani kehidupan sehari-hari. Acara senam posyandu lansia ini juga menjadi momentum bagi para warga lansia untuk bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman sebaya mereka. Mereka bisa berbagi pengalaman, saling memberikan dukungan, serta saling memotivasi untuk hidup lebih sehat dan bahagia. Dengan suksesnya kegiatan senam posyandu lansia di Desa Marampiau Hilir, semakin terjalin rasa kebersamaan dan semangat gotong royong di antara seluruh masyarakat desa. Semoga kegiatan semacam ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk turut memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan para lansia dalam komunitas mereka.

Warga Desa Tangkas Antusias Sosialisasi 'Rembuk Stunting' untuk Cegah Masalah Kesehatan Anak

Warga sekitar Desa Tangkas dengan antusias menyelenggarakan kegiatan sosialisasi masyarakat bertajuk "Rembuk Stunting." Dengan lokasi di Kantor Desa, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat desa tentang upaya pencegahan stunting pada anak-anak. Stunting adalah masalah kesehatan global yang terjadi akibat gizi buruk pada masa pertumbuhan anak. Dalam upaya mengatasi stunting, kegiatan rembuk telah mengambil langkah proaktif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam program rembuk stunting tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh penduduk desa, para orang tua, anggota keluarga, tokoh masyarakat, serta tenaga medis setempat. Acara dimulai dengan pidato pembukaan dari kepala desa, yang menggarisbawahi pentingnya peran serta semua pihak dalam pencegahan stunting. Selama sosialisasi, para tenaga medis dan ahli gizi memberikan penjelasan secara rinci tentang faktor-faktor risiko stunting, nutrisi yang seimbang, asupan gizi yang diperlukan pada masa pertumbuhan anak, serta pentingnya pola makan yang baik bagi anak-anak dan ibu hamil. Mereka juga memberikan saran praktis tentang perlunya pemantauan pertumbuhan anak secara berkala dan pengenalan menu makanan bergizi di lingkungan rumah. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Hal ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertukar informasi dan pengalaman mengenai stunting serta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang cara pencegahan yang dapat dilakukan dalam lingkungan sehari-hari. Sosialisasi rembuk stunting juga menyediakan bahan informasi seperti brosur, pamflet, dan poster yang berisi panduan gizi serta langkah-langkah praktis dalam mencegah stunting. Bahan-bahan ini didistribusikan kepada seluruh peserta sosialisasi dan dipasang di tempat-tempat strategis di desa, seperti puskesmas, sekolah, dan tempat umum lainnya. Melalui sosialisasi masyarakat Desa Rembuk Stunting ini, diharapkan akan terjadi perubahan perilaku dan peningkatan kesadaran kolektif dalam menerapkan pola makan yang baik dan sehat bagi anak-anak dan ibu hamil. Dengan demikian, Desa Rembuk berkomitmen dalam mencegah stunting serta menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. Kegiatan sosialisasi Rembuk Stunting di Desa Tangkas merupakan langkah konkret dalam mengatasi masalah stunting. Kolaborasi aktif antara pemerintah desa, tenaga medis, dan masyarakat adalah kunci utama dalam mencapai tujuan pencegahan stunting pada anak. Semoga upaya ini menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain dalam menghadapi tantangan serupa dan mewujudkan kemajuan kesehatan serta kesejahteraan anak-anak di seluruh Indonesia.

Pembinaan Administrasi TP PKK Desa Oleh TP PKK Kecamatan Candi Laras Utara untuk Kesejahteraan dan Kreativitas Desa Tanpa Batas

Tanggal 2023-07-22, Kantor Desa Rawana menjadi tuan rumah bagi kegiatan pembinaan administrasi TP PKK oleh TP PKK Kecamatan Candi Laras Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kelola administrasi TP PKK Desa yang tertib, guna mendukung kelancaran upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperluas kreativitas desa. Pembinaan administrasi TP PKK Desa menempati peran penting dalam perkembangan sebuah desa. Dengan memiliki administrasi yang terorganisir dan efisien, Desa Rawana dapat menjalankan program-program TP PKK dengan lebih baik demi meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. Melalui kegiatan ini, TP PKK Kecamatan Candi Laras Utara berkomitmen untuk memberikan pemahaman dan pelatihan kepada anggota TP PKK Desa Rawana. Salah satu fokus utama pembinaan administrasi TP PKK adalah menciptakan ketertiban dalam pengelolaan administrasi. Hal ini meliputi penyusunan dan pemeliharaan dokumen-dokumen penting, seperti rapat-rapat rutin, kegiatan sosial, program pemberdayaan perempuan, dan pencatatan data masyarakat. Dengan adanya sistem administrasi yang teratur, informasi dapat diakses dengan mudah dan cepat, memudahkan koordinasi antaranggota TP PKK dan pihak terkait. Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk mendorong peningkatan kreativitas desa tanpa batas. TP PKK Desa Rawana diharapkan dapat menghasilkan inovasi dan program-program yang unik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam pembinaan administrasi TP PKK, akan ada sesi diskusi dan kolaborasi antaranggota TP PKK untuk mengembangkan ide-ide baru yang dapat diimplementasikan di tingkat desa. Kelancaran dalam administrasi TP PKK Desa akan membawa dampak positif bagi masyarakat. Di samping mempermudah pelaksanaan kegiatan TP PKK, upaya ini juga akan memperkuat peran perempuan dalam pengambilan keputusan dan pemberdayaan di tingkat desa. Masyarakat akan merasakan manfaat langsung dari keberhasilan administrasi yang tertib dan efektif, seperti pendataan yang akurat, pelaksanaan program yang terencana dengan baik, serta transparansi dalam penggunaan anggaran desa. Pada tanggal 2023-07-22, TP PKK Kecamatan Candi Laras Utara akan melaksanakan kegiatan pembinaan administrasi TP PKK di Kantor Desa Rawana. Melalui kegiatan ini, diharapkan administrasi TP PKK Desa Rawana dapat ditingkatkan secara signifikan untuk mencapai tujuan yang lebih baik dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan merangsang kreativitas desa tanpa batas.

Peringatan Haul Ke-164: Menghormati Pangeran Syarif Nata Kusuma, Pangeran dan Ulama Sufi Abad ke-17

Pada Jum'at, 14 Juli 2023 dan Sabtu, 15 Juli 2023, di Makam Pangeran Syarif Nata Kusuma, diselenggarakan sebuah Haul Ke-164 yang diselenggarakan untuk menghormati dan mengenang sosok yang berperan penting dalam sejarah spiritual dan budaya di daerah tersebut. Salah satu tokoh yang dihormati dalam tradisi ini adalah Pangeran Syarif Nata Kusuma. Beliau dikenal sebagai seorang pangeran dan ulama sufi yang hidup pada abad ke-17. Beliau merupakan tokoh yang sangat dihormati dan dijadikan panutan oleh masyarakat setempat. Kehadiran beliau tidak hanya memberikan petunjuk keagamaan, tetapi juga membawa perubahan positif dalam aspek sosial dan budaya. Makam Pangeran Syarif Nata Kusuma menjadi tempat ziarah bagi para pengikutnya dan mereka yang ingin memperoleh berkah spiritual. Haul Ke-164 ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh ribuan orang yang akan berkumpul di sana dengan tujuan untuk beribadah, memperdalam pengetahuan agama, serta merayakan warisan budaya yang diwariskan oleh Pangeran Syarif Nata Kusuma. Selama acara Haul, berbagai kegiatan diadakan untuk memperingati dan mengenang peran penting Pangeran Syarif Nata Kusuma. Di antaranya adalah pembacaan doa-doa khusus, ceramah agama, pertunjukan seni tradisional, dan pawai ziarah menuju makam. Haul Ke-164 Pangeran Syarif Nata Kusuma juga menjadi ajang untuk mempererat ukhuwah islamiyah atau persaudaraan dalam Islam. Ribuan orang dari berbagai latar belakang sosial dan budaya berkumpul dengan semangat yang sama, tanpa memandang perbedaan mereka. Acara ini menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati satu sama lain. Haul Ke-164 Pangeran Syarif Nata Kusuma tidak hanya sekadar kegiatan religius, tetapi juga merupakan perayaan warisan spiritual dan budaya yang memiliki nilai-nilai universal. Melalui haul yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini, semangat dan ajaran beliau terus hidup dalam hati umat muslim setempat, sementara kekayaan budaya daerah tersebut dirayakan oleh semua orang yang hadir.

Penyambutan Mahasiswa KKN-PPM Universitas Lambung Mangkurat

Sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang sangat dinantikan akan dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN-PPM Universitas Lambung Mangkurat pada Senin, 3 Juli 2023. Lokasi kegiatan ini berada di Kantor Desa, sebuah tempat yang diharapkan menjadi pusat perubahan positif dan pembangunan bagi masyarakat setempat. Untuk menciptakan suasana yang hangat dan menyambut mahasiswa dengan tulus, beberapa aspek penting telah dipertimbangkan. Keterlibatan Pemerintah Desa menjadi faktor utama dalam keberhasilan penyambutan ini. Koordinasi dengan pihak universitas akan memastikan acara sambutan resmi melibatkan kepala desa dan pejabat lainnya. Pemerintah desa dapat memberikan dorongan kepada mahasiswa dengan menjelaskan tujuan kegiatan serta memberikan dukungan. Partisipasi Masyarakat juga krusial. Melibatkan mereka dalam penyambutan menciptakan rasa kebersamaan dan semangat kolaboratif. Pertemuan dan acara selamat datang dapat diadakan untuk memperkenalkan mahasiswa dengan masyarakat setempat. Dukungan dan motivasi masyarakat sangat berarti bagi para mahasiswa. Pemberian Informasi dan Bimbingan sebelum kegiatan dimulai membantu mahasiswa memahami konteks tempat tinggal selama pengabdian. Pihak desa memberikan orientasi tentang kondisi sosial, budaya, dan masalah yang dihadapi masyarakat setempat. Pembagian Tugas dan Peran dilakukan melalui pertemuan koordinasi antara pemerintah desa dan tim pengajar universitas. Rencana kerja yang jelas akan mempercepat dan mengoptimalkan pelaksanaan program KKN-PPM. Saling Mengenal dan Berinteraksi juga menjadi fokus. Selain menjalankan tugas pengabdian, mahasiswa dapat mengadakan kegiatan sosial, seminar, atau lokakarya yang melibatkan masyarakat. Ini akan memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, serta meningkatkan pemahaman dan saling menghargai. Hal ini akan memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, serta meningkatkan saling pemahaman dan saling menghargai. Penyambutan mahasiswa KKN-PPM Universitas Lambung Mangkurat adalah tahap awal yang penting dalam kesuksesan sebuah program pengabdian masyarakat. Dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa itu sendiri, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan solusi yang nyata bagi masyarakat setempat maupun bagi para mahasiswanya tersebut.

Pemberian PMT Tambahan untuk Anak Terdampak Stunting di Desa Marampiau Hilir

Jumat, 21 Juli 2023, kegiatan pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak terdampak stunting dilaksanakan di Desa Marampiau Hilir. Acara tersebut berlangsung di rumah warga yang memiliki anak-anak yang terdampak stunting sebagai lokasi pelaksanaannya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintahan Desa Marampiau Hilir dengan dukungan dari Ibu Ketua PKK dan Bidan Desa. Para peserta dari PKK dan para bidan berperan aktif dalam acara tersebut untuk memastikan keberhasilan program PMT ini. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan bayi dan balita yang mengalami masalah stunting. PMT diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak sesuai dengan rentang umur mereka, serta mencegah terjadinya stunting yang bisa berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata dari pemerintah desa dalam mengatasi permasalahan stunting yang menjadi isu kesehatan penting di wilayah tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dan pemerintah dapat bersinergi dalam mengurangi angka stunting dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi anak-anak terdampak stunting dan dapat menjadi contoh baik dalam upaya penanggulangan stunting di wilayah lainnya.