Pemerintah Desa Teluk Selong Membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Bulan November 2023

Pada tanggal 7 November 2023, Pemerintah Desa Teluk Selong telah melaksanakan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk bulan November 2023. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di wilayah desa tersebut. Pembagian BLT dilakukan secara langsung di Kantor Desa Teluk Selong dengan kolaborasi antara pemerintah desa, instansi terkait, dan lembaga keuangan lokal, memastikan bahwa pendistribusian dana bantuan dilakukan secara transparan dan adil. Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat situasi tertentu, seperti pandemi atau bencana alam. Program ini memberikan bantuan berupa dana tunai langsung kepada keluarga atau individu yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dalam pelaksanaan pembagian BLT bulan November 2023 di Desa Teluk Selong, pemerintah desa telah melakukan tahap seleksi penerima berdasarkan data dan kriteria yang telah disusun sebelumnya. Penerima BLT adalah warga desa yang terdaftar dalam daftar penerima bantuan dan memenuhi syarat serta ketentuan yang telah ditetapkan. Pemerintah desa Teluk Selong juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya transparansi dalam pelaksanaan pembagian BLT ini. Informasi seputar persyaratan, prosedur, jadwal pembagian, serta jumlah dana yang akan diterima oleh setiap penerima telah diumumkan secara terbuka kepada seluruh masyarakat desa melalui berbagai saluran komunikasi, seperti papan pengumuman, media sosial, dan pertemuan warga. Dalam kegiatan pembagian BLT, pemerintah desa Teluk Selong juga melibatkan staf dan petugas yang terlatih untuk memastikan proses distribusi bantuan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat serta meminimalisir risiko penyelewengan atau ketidaksesuaian dalam pendistribusian dana bantuan. Dalam situasi saat ini, di mana banyak masyarakat masih menghadapi tantangan ekonomi akibat dampak pandemi yang belum sepenuhnya pulih, program BLT menjadi salah satu upaya yang signifikan dari pemerintah desa Teluk Selong untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan pembagian BLT bulan November 2023 ini, diharapkan adanya efek positif dalam meringankan beban ekonomi masyarakat desa Teluk Selong. Ke depannya, pemerintah desa berkomitmen untuk terus melakukan upaya dan program-program lainnya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkokoh fondasi pembangunan di wilayah desa tersebut.

Pambakal dan Aparat Desa Teluk Selong Berpartisipasi dalam Kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa Kecamatan Martapura Barat

Pada tanggal 3 hingga 5 November 2023, Pambakal bersama aparat desa Teluk Selong berpartisipasi dalam kegiatan peningkatan kapasitas aparat pemerintah desa se-Kecamatan Martapura Barat yang diadakan di Hotel Aston Banua, Kabupaten Banjar. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kinerja aparat desa demi memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat. Peningkatan kapasitas aparat pemerintah desa merupakan upaya untuk memperkuat kemampuan dan pengetahuan mereka dalam menjalankan tugas pemerintahan dengan efektif dan efisien. Dalam era modernisasi dan perkembangan teknologi, aparat desa perlu mengikuti perkembangan terkini untuk memberikan layanan yang responsif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keikutsertaan Pambakal dalam kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa aspek budaya dan kearifan lokal tetap menjadi bagian integral dari pemerintahan desa yang modern. Selain itu, aparat desa Teluk Selong turut serta untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan aparat desa dari desa lainnya. Pertukaran informasi dan pengalaman diharapkan dapat memperkuat sinergi antar desa dan meningkatkan kerjasama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di wilayah Kecamatan Martapura Barat. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup pemahaman tentang peraturan perundang-undangan terkait pemerintahan desa, manajemen keuangan desa, pengelolaan data dan informasi, serta penguatan komunikasi dan koordinasi antar-aparat desa. Dalam sesi-sesi tersebut, peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi, berbagi pemikiran, dan mengajukan pertanyaan kepada narasumber yang berpengalaman. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan praktis bagi aparat desa dalam menghadapi situasi nyata di lapangan. Kehadiran Pambakal dan partisipasi aparat desa Teluk Selong dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen mereka dalam memperkuat kinerja aparat pemerintah desa, serta melestarikan adat dan budaya setempat. Harapannya, melalui kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini, aparat desa akan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan relevan bagi masyarakat, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif di Kecamatan Martapura Barat.

Distribusi Bantuan Langsung Tunai Tahap XI di Desa Mekar Raya

Pada hari Rabu, 8 November 2023, dilakukan pembagian Bantuan Langsung Tunai tahap XI (Sebelas) di Kantor Desa Mekar Raya, yang diikuti oleh 31 penerima. Acara dimulai pukul 09.30 WITA dengan pembukaan sambutan oleh Perwakilan Kecamatan Kertak Hanyar. Acara ini juga disaksikan oleh Aparatur Desa Mekar Raya, Pendamping Desa, Babinsa Kecamatan Kertak Hanyar, Ketua RT, dan Wakil BPD. Harapan dari pemberian Bantuan Langsung Tunai ini adalah agar para penerima dapat menggunakannya dengan bijak, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, bukan kebutuhan konsumtif. Perlu diperhatikan bahwa acara ini berlangsung singkat karena beberapa undangan tidak dapat hadir, disebabkan oleh adanya acara penyaluran BLT yang berlangsung bersamaan dengan kegiatan lain. (Oleh: Hendri J.)

Pembukaan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat: Pelatihan Seni Sasirangan Kain

Pada tanggal 7 November 2023, di Perpustakaan Desa Bawahan Pasar, sebuah kegiatan pemberdayaan masyarakat yang sangat dinantikan dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih masyarakat dalam seni pembuatan kain Sasirangan, yang merupakan bagian berharga dari warisan budaya Kalimantan Selatan. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah memberdayakan masyarakat setempat dengan keterampilan baru yang akan meningkatkan potensi ekonomi mereka, sekaligus melestarikan tradisi Sasirangan agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang. Pelatihan ini akan dilaksanakan di Perpustakaan Desa Bawahan Pasar, sebuah pusat komunitas yang ramah dan mudah diakses. Lokasinya strategis, memungkinkan peserta pelatihan untuk dengan mudah mengakses fasilitas dan sumber daya perpustakaan. Para peserta akan dibimbing oleh ahli dan pengrajin terampil dari Kalimantan Selatan dalam teknik dan proses pembuatan kain Sasirangan yang otentik. Selain itu, pelatihan juga akan menyampaikan pengetahuan tentang sejarah dan makna di balik kain Sasirangan, sehingga peserta akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang budaya dan warisan Kalimantan Selatan. Harapannya adalah bahwa melalui kegiatan ini, peserta akan dapat mengembangkan keterampilan mereka dalam membuat kain Sasirangan berkualitas tinggi. Dengan demikian, mereka dapat menghasilkan produk yang dapat dijual atau dipasarkan secara lokal maupun global, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan mereka. Pembukaan kegiatan ini menjadi awal dari serangkaian upaya pemberdayaan masyarakat yang akan diadakan. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik tolak bagi perkembangan industri kain Sasirangan di daerah ini, serta memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat, kita dapat mengangkat tradisi Sasirangan sebagai sumber mata pencaharian dan kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Mari bersama-sama merajut masa depan yang lebih cerah melalui pembuatan kain Sasirangan yang indah dan bernilai.

Pembakal Menghadiri Sosialisasi Pengelolaan Lahan Kritis Dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Hidup Pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Martapura

Pada tanggal 7 November 2023, sejumlah pembakal di daerah LOKTAMU menghadiri sosialisasi tentang pengelolaan lahan kritis dan pengendalian kerusakan lingkungan hidup pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Martapura. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat dalam upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi lingkungan hidup. Sosialisasi ini sangat penting karena DAS Martapura merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap kerusakan lingkungan dan bencana alam akibat aktivitas manusia yang tidak terkendali. Pembakal dari berbagai desa di sekitar wilayah tersebut hadir untuk memperoleh informasi dan pengetahuan baru tentang cara pengelolaan lahan kritis dan upaya pengendalian kerusakan lingkungan hidup. Acara sosialisasi ini melibatkan narasumber yang ahli di bidangnya, termasuk perwakilan dari lembaga pemerintah terkait, pakar lingkungan hidup, serta komunitas lokal yang telah berhasil dalam pelestarian lingkungan. Materi yang disampaikan mencakup penjelasan tentang pentingnya menjaga keberlanjutan DAS Martapura, teknik pengelolaan lahan kritis, metode konservasi tanah, pengendalian erosi, dan langkah-langkah mitigasi kerusakan lingkungan lainnya. Selain itu, dalam sosialisasi ini juga dilakukan diskusi interaktif, pertanyaan dan jawaban, serta berbagi pengalaman antara pembakal dan narasumber. Hal ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengetahuan lokal, tantangan yang dihadapi, dan mengidentifikasi solusi bersama dalam rangka menjaga lingkungan hidup yang lebih baik. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pembakal di daerah LOKTAMU dapat menjadi agen perubahan dalam upaya pengelolaan lahan kritis dan pengendalian kerusakan lingkungan hidup di DAS Martapura. Mereka akan memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya melindungi sumber daya alam, menjaga kelestarian ekosistem, serta menerapkan praktik-praktik ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi ini juga diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat secara luas untuk ikut serta dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Dengan kesadaran kolektif dan tindakan nyata dari semua pihak, DAS Martapura dapat terlindungi dari kerusakan lebih lanjut, dan generasi mendatang dapat menikmati manfaat alam yang berlimpah serta menjaga keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem sekitarnya.

Pambakal Dan Ketua Tp.PKK Bawahan Seberang Menghadiri Acara Visitasi Penilaian PKG Dan Gugus Paud

Pada tanggal 07 November 2023, Pambakal Bawahan Seberang dan Ketua TP.PKK Bawahan Seberang menghadiri acara Visitasi Penilaian PKG dan Gugus Paud di Sekretariat PKG Mataraman. Acara ini bertujuan untuk membahas penilaian lomba PKG Gugus Paud Tingkat Kabupaten Banjar Tahun 2023. Visitasi penilaian PKG dan Gugus Paud merupakan kegiatan penting yang dilakukan untuk mengevaluasi kinerja dan prestasi Gugus Paud dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Dalam acara ini, Pambakal Bawahan Seberang dan Ketua TP.PKK Bawahan Seberang hadir sebagai perwakilan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan serta memantau proses penilaian. Lomba PKG Gugus Paud merupakan ajang kompetisi antar Gugus Paud di tingkat Kabupaten Banjar. Lomba ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan kreativitas dalam pengembangan program pembelajaran anak usia dini. Para peserta lomba akan dinilai berdasarkan beberapa aspek, termasuk manajemen, kurikulum, sarana dan prasarana, serta pelibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Dalam acara visitasi ini, Pambakal Bawahan Seberang dan Ketua TP.PKK Bawahan Seberang turut berperan dalam memberikan motivasi kepada peserta lomba dan memberikan apresiasi atas upaya mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak di wilayah tersebut. Mereka juga dapat memberikan arahan dan saran yang konstruktif kepada Gugus Paud agar dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi anak usia dini. Dengan adanya acara Visitasi Penilaian PKG dan Gugus Paud ini, diharapkan bahwa Gugus Paud di Kabupaten Banjar dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Melalui kompetisi ini, diharapkan akan muncul inisiatif baru dan praktik terbaik yang dapat diadopsi oleh seluruh Gugus Paud, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak-anak di wilayah tersebut.  

Pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) di Musrenbang Desa Mekar Raya

Selasa, 07 November 2023, Kantor Desa Mekar Raya menjadi saksi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang bertujuan untuk menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Acara ini dihadiri oleh seluruh Aparatur Desa Mekar Raya, Pendamping Desa, Anggota BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kader Posyandu, PKK, Ketua RT, Linmas, dan Tokoh Masyarakat Desa Mekar Raya. Pada kesempatan ini, pembahasan pembangunan fokus pada dua hal utama, yaitu Bidang Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, sejalan dengan prioritas-prioritas yang telah dijalankan pada tahun-tahun sebelumnya. Musrenbang ini bertujuan untuk mengkaji dan menyetujui rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) dan membahas serta menyetujui rancangan RKP Desa yang telah dibahas oleh Pemerintah Desa dan BPD pada pertemuan sebelumnya. Harapannya adalah bahwa semua rencana yang telah disusun dapat diwujudkan sesuai dengan prioritas usulan, karena jika semua perencanaan dapat terealisasi, ini akan memberikan manfaat nyata bagi warga dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Mekar Raya. (Ditulis oleh: Hendri J.)

Kegiatan Posyandu

 Pada tanggal 7 November 2023, Posyandu "Mawar Merah" bertempat  di Poskesdes Mangkalawat menyelenggarakan kegiatan untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perhatian khusus terhadap perbaikan gizi anak, pemantauan kesehatan secara umum, imunisasi lengkap, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Perbaikan gizi anak merupakan salah satu fokus utama kegiatan ini. Tim medis yang terdiri dari , bidan desa, tenaga kesehatan dari Puskesmas Mataraman serta Kader Posyandu akan melakukan pemeriksaan gizi pada anak-anak yang hadir. Mereka akan memberikan penilaian terhadap status gizi anak dan memberikan saran serta informasi kepada orang tua tentang cara meningkatkan gizi anak dalam kehidupan sehari-hari. Selain perbaikan gizi, kegiatan Posyandu "Mawar Merah" juga akan melibatkan pemantauan kesehatan secara umum. Anak-anak akan diperiksa oleh tim medis untuk mendeteksi adanya penyakit atau masalah kesehatan lainnya. Hal ini bertujuan untuk cepat mengidentifikasi kemungkinan masalah kesehatan dan memberikan tindakan yang diperlukan. Imunisasi lengkap juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Tim medis akan memberikan imunisasi sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, sehingga anak-anak dapat terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi. Selain itu, pemantauan tumbuh kembang anak juga akan dilakukan. Tim medis akan memantau perkembangan fisik, mental, dan emosional anak-anak. Mereka akan memberikan pedoman bagi orang tua tentang stimulasi yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Kegiatan Posyandu "Mawar Merah" di Poskesdes Mangkalawat tersebut merupakan upaya nyata dalam meningkatkan kesehatan generasi muda. Dengan melibatkan orang tua dan melaksanakan berbagai kegiatan seperti perbaikan gizi anak, pemantauan kesehatan, imunisasi lengkap, serta pemantauan tumbuh kembang anak, diharapkan bahwa anak-anak di wilayah tersebut dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.

Pemerintah Desa Karang Bunga Gelar Studi Tiru PAMSIMAS untuk Meningkatkan Ilmu dan Pengalaman

Desa Tambak Baru Ulu, Sabtu, 04 November 2023, menjadi saksi dari kegiatan studi tiru PAMSIMAS yang diadakan oleh pemerintah Desa Karang Bunga, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala. Acara ini dihadiri oleh kepala desa dan pengurus PAMSIMAS, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan berbagi pengalaman. Kegiatan ini merupakan langkah positif yang diambil oleh pemerintah Desa Karang Bunga untuk memperdalam pemahaman mereka terkait Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Dengan berkolaborasi bersama pengurus PAMSIMAS, mereka berharap dapat memperoleh wawasan yang lebih mendalam mengenai implementasi program ini. Kepala Desa dan pengurus PAMSIMAS dari berbagai desa berkumpul untuk saling berbagi pengalaman dalam mengatasi tantangan terkait penyediaan air bersih dan sanitasi. Mereka memperbincangkan strategi, inovasi, dan keberhasilan yang telah dicapai dalam menjalankan program PAMSIMAS. Selain tujuan utama untuk meningkatkan ilmu dan berbagi pengalaman, kegiatan studi tiru ini juga merupakan wujud dari kerjasama dan solidaritas antara pemerintah desa dan pengurus PAMSIMAS dalam upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan air minum dan sanitasi yang lebih baik. Semoga kegiatan studi tiru PAMSIMAS di Desa Tambak Baru Ulu dapat membawa manfaat positif dan memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan PAMSIMAS dalam menjalankan program penting ini.

Pengadaan Alat Pemadam Kebakaran di Desa Sungai Tabuk Kota: Persiapan Penting untuk Keadaan Darurat

Desa Sungai Tabuk Kota telah mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan keselamatan masyarakat dengan melakukan pengadaan alat pemadam kebakaran. Upaya ini bertujuan untuk mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran di wilayah tersebut. Pengadaan alat pemadam kebakaran dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 3 November 2023, dengan waktu yang akan ditentukan. Kehadiran alat pemadam kebakaran di desa merupakan langkah penting demi menjaga keselamatan dan perlindungan terhadap warga serta aset-aset yang ada. Dalam situasi darurat seperti kebakaran, kesigapan dan ketersediaan peralatan pemadam yang memadai dapat meminimalkan kerugian dan melindungi nyawa manusia. Dalam proses pengadaan ini, pemerintah desa  menyediakan alat pemadam kebakaran yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan Desa Sungai Tabuk Kota. Pertimbangan akan diberikan pada faktor efektivitas, daya tahan, serta kemudahan penggunaan dan pemeliharaan alat tersebut. Selain pengadaan alat pemadam kebakaran, pemerintah desa juga akan melibatkan masyarakat setempat dalam pelatihan tentang tindakan awal saat terjadi kebakaran. Ini penting agar warga memiliki pengetahuan dasar tentang cara menghadapi situasi darurat dan menggunakan alat pemadam dengan benar. Keterlibatan masyarakat dalam persiapan kebakaran sangatlah penting. Selain pelatihan, pemerintah desa akan melakukan sosialisasi kepada warga tentang tata cara penggunaan alat pemadam, pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari risiko kebakaran, dan pentingnya memiliki rencana evakuasi yang jelas. Dengan pengadaan alat pemadam kebakaran, pelatihan kepada masyarakat, serta pendirian posko kebakaran yang strategis, Desa Sungai Tabuk Kota menunjukkan komitmen dalam meningkatkan keselamatan warga dan mengurangi risiko kerugian akibat kebakaran. Semoga langkah-langkah ini dapat memberikan perlindungan yang lebih baik dan meminimalkan dampak buruk jika kebakaran terjadi di wilayah tersebut.

Kegiatan Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap 4 di Kantor Desa Lumbu Raya

Pada tanggal 3 November 2023, Kantor Desa Lumbu Raya menggelar kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap 4, bertujuan untuk memberikan bantuan kepada warga kurang mampu guna memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. BLT merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan kemiskinan dan memberikan bantuan langsung kepada keluarga-keluarga yang berada dalam kondisi ekonomi yang sulit. Dalam kegiatan ini, sebuah tim yang terdiri dari petugas desa, pegawai pemerintah setempat, dan relawan bekerja sama dalam proses distribusi dana kepada penerima manfaat. Kegiatan ini memberikan harapan bagi masyarakat miskin di Desa Lumbu Raya, karena mereka dapat menggunakan dana BLT untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu, bantuan ini juga mendorong masyarakat untuk memulai usaha kecil-kecilan yang dapat meningkatkan pendapatan mereka dan memperbaiki kondisi ekonomi secara keseluruhan. Melalui kegiatan pembagian BLT Tahap 4 ini, diharapkan bahwa masyarakat miskin di Desa Lumbu Raya dapat merasakan manfaat nyata dari program pemerintah yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dari Musim Kemarau Menghadapi Penghujan Warga Sekitar Menanam Padi Dengan Cara Manugal

Pada Jumat 3 November 2023, di lokasi Burakai, para petani di sekitar daerah tersebut bersiap menghadapi musim penghujan dengan menanam padi menggunakan metode manugal. Musim kemarau yang telah berlalu memberikan peluang bagi para petani untuk mempersiapkan lahan dan memastikan kondisi tanah yang optimal untuk menanam padi. Manugal adalah cara tradisional yang digunakan oleh masyarakat setempat. Metode ini melibatkan kerja sama antara warga sekitar dalam membantu proses penanaman padi. Mereka bekerja bersama-sama untuk mengolah lahan dan menanam bibit padi secara manual. Proses manugal dimulai dengan persiapan lahan. Petani bekerja keras membersihkan gulma dan vegetasi liar yang tumbuh selama musim kemarau. Setelah itu, mereka melakukan perataan lahan dengan rapi menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan garu. Tujuan dari perataan lahan adalah untuk memastikan bahwa air hujan dapat meresap ke dalam tanah dengan baik saat musim penghujan tiba. Setelah lahan siap, petani berkumpul pada tanggal 3 November 2023 jam pagi untuk mulai menanam padi. Mereka membawa bibit padi yang sudah disiapkan sebelumnya. Dalam metode manugal, petani bekerja secara bergotong-royong. Mereka membentuk kelompok kecil dan saling membantu dalam menanam bibit padi di ladang yang telah dipersiapkan. Proses menanam padi dilakukan dengan hati-hati. Petani memastikan setiap bibit ditanam pada kedalaman yang tepat dan dengan jarak yang sesuai agar tanaman padi bisa tumbuh dengan baik. Mereka juga mengatur pola penanaman yang efisien untuk memaksimalkan hasil panen. Selama proses menanam, petani juga mengobrol dan bertukar pengalaman. Aktivitas manugal bukan hanya tentang menanam padi, tetapi juga sebagai momen sosial dan gotong-royong antara para petani. Mereka saling memberi semangat dan nasihat untuk memastikan keberhasilan pertanian di musim penghujan yang akan datang. Dengan menggunakan metode manugal, warga sekitar Burakai berharap dapat menghadapi musim penghujan dengan lebih siap. Penanaman padi yang dilakukan secara bersama-sama membantu mereka mengoptimalkan waktu dan sumber daya yang ada. Selain itu, melalui kegiatan ini, mereka juga memupuk rasa solidaritas dan persatuan di antara para petani. Kegiatan manugal diharapkan dapat menghasilkan panen padi yang melimpah pada musim penghujan mendatang. Dengan demikian, para petani di sekitar Burakai dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.