PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT DD) TAHAP III TAHUN 2025

PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI  DANA DESA (BLT DD) TAHAP III TAHUN 2025 di Kantor Desa Pariok Pada tanggal 28 Juli 2025, Desa Pariok menggelar program Penyaluran Bantuan Tunai Langsung Dana Desa (BLT DD) Tahap III sebagai bagian dari upaya untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang kurang mampu. Kegiatan ini bertujuan memberikan bantuan keuangan langsung kepada warga desa guna memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Mulai pukul 08:00:00 pagi, proses penyaluran BLT DD Tahap III secara resmi dimulai di Kantor Desa Pariok. Warga desa yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat berkumpul dengan harapan dan antusiasme yang tinggi, terdapat ada  33 KK sebagai penerima manfaat BLT DD ini.  Para petugas yang bertugas dalam pelaksanaan kegiatan ini terlihat sigap dan siap membantu setiap langkah distribusi dana. Dengan penuh rasa tanggung jawab, tim penyaluran BLT DD memastikan bahwa proses pendistribusian berjalan lancar dan transparan. Setiap penerima manfaat menerima bantuan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya, menjadikan proses ini lebih adil dan efisien. Selain membawa dampak positif secara langsung bagi penerima manfaat, program ini juga turut menciptakan iklim solidaritas dan kebersamaan di antara warga desa. Dengan demikian, Penyaluran Bantuan Tunai Langsung Dana Desa Tahap III tahun 2025 di Desa Pariok tidak hanya sekadar memberi bantuan finansial, tetapi juga menjadi simbol kepedulian serta kesatuan dalam membangun kesejahteraan bersama.

Sekdes dan Kaling I menghadiri Penyuluhan Hukum dan Pertanahan

Sekdes dan Kaling I Hadiri Penyuluhan Hukum dan Pertanahan di Aula Kecamatan Mataraman Pada tanggal 23 Juli 2025, Sekretaris Desa (Sekdes) beserta Kepala Lingkungan (Kaling I) dari Desa Mataraman berpartisipasi dalam acara penyuluhan hukum dan pertanahan yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Mataraman. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terutama terkait hak atas tanah dan peraturan perundang-undangan di sektor pertanahan. Dalam sesi penyuluhan yang dimulai pukul 09:03:12, peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya pendaftaran hak atas tanah serta proses perolehan sertifikat tanah. Pengetahuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik kepada masyarakat terkait perlindungan hak atas kepemilikan tanah mereka. Selain itu, salah satu tujuan utama penyuluhan ini adalah untuk memberikan solusi terhadap potensi sengketa pertanahan yang seringkali terjadi di wilayah tersebut. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai regulasi pertanahan, diharapkan masyarakat dapat menghindari konflik dan menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih terstruktur dan berlandaskan hukum. Kehadiran Sekdes dan Kaling I dalam acara tersebut menunjukkan komitmen pemerintah desa untuk mendukung upaya peningkatan pemahaman hukum masyarakat serta memfasilitasi penyelesaian sengketa pertanahan dengan pendekatan yang lebih preventif dan proaktif. Diharapkan, melalui kegiatan seperti ini, akan tercipta masyarakat yang lebih sadar akan hak-hak mereka dan terhindar dari masalah hukum yang tidak diinginkan terkait dengan kepemilikan tanah.

Pelatihan Kapasitas Kader Desa Mataraman

Pelatihan Kapasitas Kader: Meningkatkan Kecakapan dan Kinerja Posyandu Pada tanggal 29 Juli 2025, tepat jam 09:00:39, Aula Kecamatan Mataraman menjadi saksi bagi Pelatihan Kapasitas Kader yang bertujuan memperkuat, mengembangkan ketrampilan, keahlian, serta kinerja para pelaku Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Mataraman. Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Dengan tema "Tanda Kecakapan Kader Berdasarkan 25 Keterampilan Dasar Bidang Kesehatan". Materi pelatihan mencakup beragam aspek penting, Pembahasan materi yang membahas tentang, Keterampilan pengelolaan posyandu, Keterampilan Bayi dan Balita, Keterampilan Ibu Hamil, Menyusui, Keterampilan Usia Sekolah dan Remaja, Keterampilan Usia Dewasa dan Lansia. Yang berhadir hari ada 25 orang dari 5 desa yang ada di kecamatan Mataraman. Para peserta diajak untuk terlibat aktif dalam sesi diskusi, simulasi kasus, dan permainan peran guna memaksimalkan pemahaman mereka. Diharapkan melalui pelatihan ini, kader posyandu dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam menyediakan layanan kesehatan yang lebih berkualitas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Penguatan kolaborasi antara posyandu, puskesmas, dan komunitas lokal juga menjadi fokus utama guna memastikan sinergi yang optimal dalam upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan keluarga. Komitmen para peserta untuk terus belajar dan berinovasi dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini sangat diharapkan dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Pelatihan Kapasitas Kader bukan hanya sekadar acara satu kali, tapi sebuah tonggak awal menuju transformasi positif dalam sistem pelayanan kesehatan komunitas. Dengan semangat yang membara, para peserta siap melangkah pulang ke komunitas mereka masing-masing, membawa bekal pengetahuan baru dan semangat juang yang tak kenal lelah demi kesehatan bersama. Semoga Pelatihan Kapasitas Kader ini menjadi tonggak berharga dalam membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan yang lebih sehat bagi kita semua.

Monitoring dan Evaluasi Administrasi di Kantor Desa Pulau Pinang

Monitoring dan Evaluasi Administrasi: Penguatan Tata Kelola Desa Pulau Pinang Pulau Pinang, 29 Juli 2025 – Pemerintah Desa Pulau Pinang mengadakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada hari Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Kantor Desa Pulau Pinang. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan bagian dari upaya pembinaan serta pemantauan pelaksanaan administrasi desa agar berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Monev ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, tim evaluasi, serta unsur pendamping desa. Kegiatan ini dilakukan secara terstruktur dengan fokus utama pada kelengkapan administrasi desa, mulai dari dokumen kependudukan, keuangan, perencanaan pembangunan, hingga pelaporan kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun berjalan. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai sarana pembinaan dan penguatan kapasitas bagi aparatur desa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Tim monitoring yang terdiri dari unsur kecamatan, pendamping desa, dan pejabat terkait menelaah berbagai dokumen penting serta melakukan wawancara langsung dengan perangkat desa untuk memastikan kesesuaian data dan prosedur. Pemeriksaan ini meliputi dokumen perencanaan desa seperti Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), dokumen APBDes, laporan realisasi kegiatan, dan pembukuan keuangan desa. Kepala Desa Pulau Pinang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel. “Kami menyambut baik kegiatan ini karena dapat menjadi sarana refleksi terhadap kinerja kami selama ini. Evaluasi seperti ini penting agar kita dapat memperbaiki hal-hal yang masih kurang dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. Hasil sementara dari proses evaluasi menunjukkan bahwa secara umum administrasi Desa Pulau Pinang telah berjalan dengan baik dan memenuhi sebagian besar indikator penilaian. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kekurangan teknis seperti belum lengkapnya dokumen pendukung pada sejumlah kegiatan, serta perlunya peningkatan dalam sistem dokumentasi digital untuk mendukung efisiensi kerja aparatur desa. Dalam sesi pembinaan yang dilakukan seusai proses monitoring, tim evaluator memberikan berbagai arahan dan masukan kepada aparatur desa mengenai pentingnya disiplin administrasi, manajemen arsip, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data desa. Mereka juga mengingatkan agar seluruh kegiatan desa, baik yang bersumber dari dana desa maupun anggaran lainnya, terdokumentasi dengan baik dan dilaporkan secara tepat waktu. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antar perangkat desa serta meningkatkan pemahaman tentang regulasi terbaru yang menyangkut administrasi dan keuangan desa. Dalam diskusi terbuka, beberapa perangkat desa menyampaikan kendala yang mereka hadapi, seperti kurangnya pelatihan teknis dan minimnya sarana pendukung untuk menunjang pengarsipan secara digital. Partisipasi aktif seluruh perangkat desa dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Desa Pulau Pinang untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu tata kelola pemerintahan. Harapannya, dengan administrasi yang tertib dan akurat, pembangunan desa dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Sebagai penutup, tim monitoring menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kerja sama dari Pemerintah Desa Pulau Pinang selama proses evaluasi berlangsung. Mereka juga menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap temuan evaluasi dan menyarankan agar pembinaan serupa dilakukan secara berkala. Dengan demikian, tata kelola desa akan semakin kuat, dan program-program pembangunan desa dapat berjalan secara optimal. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Desa Pulau Pinang menegaskan komitmennya dalam membangun tata pemerintahan yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas publik serta mendorong terciptanya tata kelola desa yang lebih baik dan berkelanjutan ke depannya.

MUSDES DAN PEMBENTUKAN TIM RKP DESA BATUNG 2025

**Musyawarah Desa (Musdes) dan Pembentukan Tim RKP Desa Batung 2025** Pada tanggal 29 Juli 2025,  bertempat di Kantor Desa Batung menjadi  kegiatan penting yang bertujuan untuk memajukan serta merencanakan masa depan Desa Batung. Musyawarah Desa (Musdes) dan Pembentukan Tim Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa 2025 diinisiasi pada jam 09:00 pagi, menghadirkan beragam pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat setempat. Musdes tahunan ini diharapkan akan menjadi wadah bagi seluruh warga Desa Batung untuk bersatu dalam menyusun rencana kerja yang akan menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Dalam suasana akrab dan penuh semangat, perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat mulai dari petani, pelajar, tokoh agama, pemuda, hingga perwakilan wanita turut hadir untuk memberikan kontribusi terbaik mereka. Diskusi dipimpin oleh kepala desa dan aparat pemerintahan setempat dengan cermat membahas berbagai isu penting yang berkaitan dengan pembangunan desa, kesejahteraan masyarakat, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan program-program sosial lainnya. Setiap usulan dan aspirasi didengarkan secara seksama guna menciptakan solusi yang terbaik bagi kepentingan bersama. Selain itu, pembentukan Tim RKP Desa Batung 2025 turut menjadi  agenda hari ini. Tim ini akan bertanggung jawab dalam menyusun rencana kerja strategis yang akan dijadikan pedoman untuk melaksanakan program-program pembangunan di tingkat desa. Dengan komitmen dan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, lembaga formal, dan masyarakat, diharapkan terwujudnya transformasi positif bagi kemajuan Desa Batung. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, acara Musdes dan Pembentukan Tim RKP Desa Batung 2025 berhasil dilaksanakan dengan sukses. Keputusan yang diambil secara kolektif diharapkan dapat menjadi landasan kokoh bagi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di masa depan. Desa Batung semakin menunjukkan kesungguhan dan komitmennya dalam mewujudkan visi sebagai desa yang sejahtera dan berdaya saing.  

Identifikasi Potensi dan Masalah Desa Pulau Pinang

Indentifikasi Potensi Wilayah: Langkah Awal Pemetaan Kekuatan dan Permasalahan Desa Pulau Pinang Pulau Pinang, 28 Juli 2025 – Kegiatan identifikasi potensi wilayah desa telah dilaksanakan dengan sukses pada hari Senin, 28 Juli 2025, di Desa Pulau Pinang. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan memetakan potensi yang dimiliki oleh desa, serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk merancang inovasi yang akan mendorong pembangunan desa secara berkelanjutan. Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB dan mencakup empat wilayah RT, yaitu RT.001, RT.002, RT.005, dan RT.006. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara langsung di lapangan, melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan sejumlah perwakilan warga yang aktif memberikan masukan serta informasi penting terkait kondisi dan potensi desa. Dalam pelaksanaannya, tim identifikasi menggunakan pendekatan partisipatif dengan menggali informasi langsung dari masyarakat. Warga diberi ruang untuk menyampaikan potensi lokal yang belum tergali, seperti kekayaan sumber daya alam, keterampilan masyarakat, potensi wisata, serta kegiatan ekonomi produktif yang sudah dan sedang berjalan. Informasi ini menjadi landasan penting dalam merumuskan strategi pengembangan desa ke depan. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus pada inventarisasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di masing-masing RT. Beberapa permasalahan yang diungkapkan warga antara lain terkait infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, akses air bersih, pengelolaan sampah, serta rendahnya pemanfaatan teknologi dalam kegiatan ekonomi warga. Identifikasi masalah ini menjadi langkah awal untuk mencari solusi yang realistis dan aplikatif. Menariknya, dari hasil diskusi dan observasi lapangan, ditemukan berbagai potensi yang selama ini belum banyak diperhatikan. Di antaranya adalah lahan tidur yang berpotensi dijadikan kebun produktif, keterampilan warga dalam kerajinan tangan, serta potensi pengembangan wisata alam berbasis lingkungan. Ini menjadi bahan penting untuk dikembangkan melalui program inovasi desa yang dirancang ke depan. Kepala Desa Pulau Pinang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mengetahui kondisi riil desa secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa pembangunan desa tidak bisa berjalan hanya berdasarkan asumsi, melainkan harus berangkat dari data dan fakta yang terjadi di lapangan. "Dari kegiatan ini kita bisa lebih paham apa yang harus kita benahi, dan apa yang bisa kita kembangkan. Ini akan menjadi dasar penyusunan program desa ke depan," ujarnya. Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi warga untuk lebih mengenal potensi wilayah tempat tinggal mereka sendiri. Warga terlihat antusias terlibat dalam kegiatan ini, karena mereka merasa dilibatkan langsung dalam proses perencanaan pembangunan desa. Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan sosial dan meningkatkan rasa memiliki terhadap desa. Manfaat langsung dari kegiatan ini adalah tersusunnya peta potensi dan masalah desa yang akan menjadi dokumen dasar dalam perencanaan program kerja desa tahun berikutnya. Selain itu, tim pelaksana juga merancang beberapa inovasi yang dapat segera diimplementasikan, seperti pelatihan keterampilan produktif, pengelolaan lingkungan, serta pemanfaatan teknologi untuk UMKM lokal. Kegiatan yang dilaksanakan secara kolaboratif ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, serta para pemuda desa menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala. Hal ini menunjukkan bahwa partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan dalam pembangunan berbasis komunitas. Dengan selesainya kegiatan identifikasi potensi wilayah ini, Desa Pulau Pinang kini memiliki landasan kuat untuk menyusun program-program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Diharapkan ke depan, berbagai potensi desa dapat dikembangkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan desa sebagai wilayah yang mandiri, maju, dan berdaya saing.

Musdes Khusus Penetapan Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 di Desa Buas-Buas

Buas-Buas, 24 Juli 2025 — Pemerintah Desa Buas-Buas menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) Khusus Penetapan Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 pada hari Kamis, 24 Juli 2025, bertempat di Kantor Desa Buas-Buas. Kegiatan ini merupakan agenda penting dalam perencanaan dan pelaksanaan program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pembangunan desa tahun 2025. Musdes khusus ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain perwakilan dari Kecamatan Candi Laras Utara, Kasi Ekonomi Kecamatan Candi Laras Utara, Pendamping Desa, Kepala Desa Buas-Buas beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Ketua RT dan RW, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pengurus Koperasi Merah Putih. Dalam sambutannya, Kepala Desa Buas-Buas menegaskan pentingnya sinergi semua elemen desa dalam menyukseskan program ketahanan pangan sebagai upaya meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. “Program ini bukan hanya sebatas agenda tahunan, tapi bagian dari komitmen kita dalam menjaga stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat Buas-Buas,” ujarnya. Adapun hasil dari musyawarah ini antara lain penetapan beberapa program strategis, seperti peningkatan kapasitas program yang berkaitan denagn peternakan, serta optimalisasi peran BUMDes dan Koperasi Merah Putih dalam distribusi hasil  pengelolaan sarana pendukung pangan. Kegiatan berjalan dengan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan menghasilkan keputusan yang disepakati secara mufakat oleh seluruh peserta musyawarah. Diharapkan, hasil dari Musdes ini dapat menjadi dasar pelaksanaan program ketahanan pangan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sosialisasi & Bimtek Inovasi Kecamatan

Dalam rangka mendorong peningkatan kinerja pelayanan publik serta penguatan kapasitas aparatur pemerintah desa dan kelurahan, pada hari Selasa tanggal 29 Juli 2025 telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Inovasi Kecamatan bertempat di Aula Kecamatan Candi Laras Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan aparatur desa dalam pengembangan dan implementasi inovasi dalam tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat. II. TUJUAN KEGIATAN Tujuan kegiatan ini antara lain: Mendorong aparatur desa untuk berinovasi dalam pelayanan publik. Meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pelaksanaan pemerintahan desa. Membuka ruang bagi pengembangan solusi digital berbasis potensi lokal desa. III. PESERTA Peserta kegiatan terdiri dari: Kepala Desa Sekretaris Desa Kaur Tata Usaha dan Umum (Kaur TU) Dari Desa Margasari Hilir, peserta yang hadir: ISMAIL – Sekretaris Desa diwakili oleh Kasi Pemerintahan Desa KAMSINAH – Kaur TU dan Umum IV. MATERI DAN NARASUMBER Materi yang disampaikan meliputi: Strategi Inovasi Pemerintahan Desa Pengembangan Sistem Informasi Desa Studi Kasus dan Praktik Baik Inovasi Desa di Tapin Dengan narasumber dari: Tim Inovasi Kecamatan  Candi Laras Utara Website ini dikembangkan untuk memudahkan akses informasi publik dan memperkuat transparansi pengelolaan Dana Desa dan Aset Desa. Beberapa fitur utama antara lain: Unggahan Dokumen Realisasi Dana Desa Laporan Penggunaan Aset Desa Informasi Publik Terkait APBDes Berita Desa dan Galeri Kegiatan Dalam pelaksanaannya, Sekretaris Desa berperan sebagai koordinator pengelola, bertanggung jawab untuk melakukan unggahan dokumen secara berkala dan menjaga akurasi informasi yang ditampilkan.

Penyambutan Mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Tahun 2025

Penyambutan Hangat Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Banjarmasin di Kantor Desa Tanggal 28 Juli 2025 Saat mentari mulai muncul di ufuk timur, suara gemericik riak air sungai menghiasi pagi yang cerah di Desa Kepala Batas. Suasana ceria menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang telah lama dinanti. Dengan penuh semangat dan antusiasme, para mahasiswa turun dari angkutan umum menuju Kantor Desa, tempat di mana perjalanan mereka sebagai agen perubahan dimulai. Di pintu gerbang Kantor Desa, terpampang spanduk besar bertuliskan "Selamat Datang Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Tahun 2025". Senyum sumringah terpancar dari wajah-wajah muda yang penuh semangat. Para mahasiswa disambut dengan hangat oleh kepala desa, para perangkat desa, serta masyarakat setempat yang sudah menunggu dengan sabar. Tidak butuh waktu lama bagi mahasiswa untuk merasakan kehangatan sambutan dari warga sekitar. Mereka disuguhkan dengan tarian adat khas daerah, silaturahmi yang penuh keakraban, dan ucapan selamat datang yang sungguh meresap ke dalam hati. Kepala desa memberikan sambutan hangatnya, menjelaskan betapa pentingnya peran mahasiswa dalam membantu memajukan desa melalui program KKN. Acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan antara mahasiswa dan warga setempat. Mahasiswa diperkenalkan satu per satu, sementara warga desa dengan senang hati menceritakan potensi serta tantangan yang ada di desa tersebut. Suasana akrab pun terasa semakin menghangat ketika para mahasiswa ikut serta dalam kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar kantor desa. Pada tengah hari, makan siang bersama diadakan di halaman kantor desa. Menu makanan khas daerah menggugah selera para mahasiswa yang tengah menikmati hidangan lezat sembari berbincang ringan dengan warga desa. Sebuah momen simpel namun berharga, di mana batas-batas antara mahasiswa dan masyarakat terhapus begitu saja. Sambutan hangat ini tidak hanya sekadar ritual formalitas, tetapi juga simbol kebersamaan dan komitmen untuk saling mendukung dalam upaya mencapai kemajuan bersama. Dengan semangat yang membara, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Banjarmasin siap melangkah lebih jauh, menjalankan tugas mereka dengan penuh dedikasi demi mewujudkan perubahan positif bagi Desa Kepala Batas.

PROGRAM PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK TAHUN 2025

### PROGRAM PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK TAHUN 2025 Pada tanggal 29 Juli 2025, pukul 10:00:39, sebuah program pelatihan budidaya tanaman hidroponik digelar di Halaman Balai Desa Lok Cantung RT.003, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta tentang teknik menanam tanaman tanpa tanah dengan memanfaatkan larutan nutrisi yang dikendalikan. Budidaya tanaman hidroponik menjadi semakin penting karena potensinya dalam meningkatkan efisiensi pangan, menambah pendapatan, serta menjaga kelestarian lingkungan. Melalui pemahaman akan metode ini, diharapkan masyarakat dapat menghasilkan hasil panen yang lebih baik dalam skala rumahan maupun komersial. Peserta pelatihan akan diberikan panduan langkah demi langkah tentang cara menyiapkan sistem hidroponik, memilih tanaman yang cocok, mencampur larutan nutrisi, serta perawatan tanaman secara keseluruhan. Selain itu, mereka juga akan diajarkan bagaimana mengidentifikasi masalah umum yang mungkin timbul dan cara mengatasinya. Dengan demikian, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan di komunitas mereka masing-masing, memperluas wawasan mengenai pertanian modern, dan pada akhirnya, mendukung ketahanan pangan serta keberlanjutan lingkungan. Program ini merupakan langkah awal dalam membuka peluang baru bagi masyarakat setempat untuk memanfaatkan teknologi pertanian modern guna meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan. Budidaya tanaman hidroponik bukan hanya sekadar solusi masa depan, tetapi juga investasi pada kemandirian pangan dan lingkungan yang lebih baik.

Pemberian PMT TK Nuruddiniyah dari DD Sungai Pinang T.A 2025

Pemberian Program Makan Tambahan (PMT) TK Nuruddiniyah dari DD. T.A 2025.  Desa  Sungai Pinang tahun ajaran 2025 telah dilaksanakan dengan sukses di Ruang Gedung Serbaguna pada tanggal 27 Juli 2025 pukul 09.04. Kegiatan ini bertujuan untuk melengkapi asupan gizi anak-anak yang mungkin kurang dari makanan sehari-hari, terutama zat-zat penting seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral. Dalam upaya meningkatkan kesehatan anak-anak, PMT menjadi salah satu solusi yang diterapkan secara rutin. Melalui kegiatan ini, anak-anak TK Nuruddiniyah mendapatkan tambahan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal mereka. Para guru dan tim sukarelawan dengan penuh semangat turut serta dalam menyajikan makanan bergizi yang dipersiapkan dengan cermat dan kasih sayang. "Dengan PMT ini, kami berharap anak-anak dapat tumbuh dengan sehat dan kuat. Nutrisi yang cukup sangat penting bagi masa depan mereka," . Anak-anak terlihat antusias saat menerima makanan sehat tersebut. Mereka duduk bersama teman-teman sekelasnya sambil bercerita tentang aktivitas hari itu. Senyum sumringah terpancar dari wajah-wajah anak - anak TK yang mulai memperoleh manfaat dari program ini. Semoga kegiatan PMT ini dapat terus berlangsung dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan generasi masa depan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menjalankan kegiatan ini dengan lancar dan penuh kebaikan.

Monitoring Dan Evaluasi Data Kemiskinan Desa Mataraman

Monitoring dan Evaluasi Data Kemiskinan Desa Mataraman Pada tanggal 24 Juli 2025, pukul 10:52:02, Kantor Desa Mataraman melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Data Kemiskinan Desa Mataraman. Kegiatan ini dirancang untuk memastikan bahwa program-program yang telah diimplementasikan berjalan sesuai rencana dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tim monitoring dari Kecamatan Mataraman. Mereka bertugas untuk mengevaluasi efektivitas program-program kemiskinan yang telah diluncurkan dalam beberapa bulan terakhir di Desa Mataraman. Proses evaluasi dimulai dengan analisis data terkait angka kemiskinan di desa ini. Melalui survei dan wawancara langsung dengan penduduk setempat, tim berhasil mengumpulkan informasi yang mendalam mengenai kondisi sosial-ekonomi mereka. Selain itu, mereka juga memeriksa implementasi program-program bantuan seperti program pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, dan program kesehatan masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam akses penduduk Desa Mataraman terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Program-program bantuan yang ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat kurang mampu juga dinilai berhasil, meskipun masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk memastikan keberlanjutan dan kesinambungan dari program tersebut. Selain pencapaian positif, tim monitoring juga mengidentifikasi beberapa kendala dalam implementasi program, seperti kurangnya partisipasi dari sebagian masyarakat dan masalah administratif dalam penyaluran bantuan. Disarankan agar pemerintah desa terus melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala guna memperbaiki sistem distribusi bantuan dan meningkatkan keterlibatan masyarakat. Dengan adanya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Data Kemiskinan Desa Mataraman, diharapkan langkah-langkah strategis dapat diambil untuk meningkatkan efektivitas program-program kemiskinan di masa depan. Kesempatan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama demi menciptakan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat Desa Mataraman.