Musyawarah desa RKPDesa Tahun Anggaran 2027 dan Rembuk stunting
Pemerintah Desa Awang Bangkal Timur melaksanakan kegiatan Musyawarah Desa RKPDes Tahun Anggaran 2027 dan Rembuk Stunting pada hari Kamis, 11 Juni 2026, bertempat di Kantor Desa Awang Bangkal Timur. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WITA ini merupakan agenda penting dalam rangka penyusunan rencana pembangunan desa sekaligus sebagai forum koordinasi dan komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di desa. Musyawarah Desa RKPDes dilaksanakan sebagai tahapan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Melalui kegiatan ini, pemerintah desa bersama seluruh unsur masyarakat melakukan pembahasan terhadap usulan program dan kegiatan yang menjadi prioritas pembangunan desa pada tahun mendatang. Berbagai sektor menjadi perhatian dalam penyusunan RKPDes, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, hingga penanggulangan keadaan darurat dan mendesak desa. Selain membahas perencanaan pembangunan desa, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Rembuk Stunting sebagai bentuk keseriusan pemerintah desa dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah dan menurunkan angka stunting. Dalam rembuk tersebut dipaparkan berbagai kondisi serta langkah-langkah yang dapat dilakukan secara bersama-sama guna meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, memperbaiki pola asuh, meningkatkan pemenuhan gizi, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Pemerintah Desa Awang Bangkal Timur yang terdiri dari Pambakal beserta perangkat desa, seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Kecamatan Karang Intan, perwakilan Puskesmas Karang Intan 2, kader-kader kesehatan, petugas desa, para Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa, serta perwakilan bidang pertanian Kecamatan Karang Intan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya dukungan dan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik. Dalam pelaksanaannya, peserta musyawarah diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, masukan, serta usulan terkait program-program yang dianggap penting dan dibutuhkan oleh masyarakat. Seluruh usulan yang disampaikan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan skala prioritas kegiatan yang akan dimuat dalam RKPDes Tahun Anggaran 2027. Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, diharapkan hasil perencanaan pembangunan desa benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi riil masyarakat Desa Awang Bangkal Timur. Melalui kegiatan Musyawarah Desa RKPDes Tahun Anggaran 2027 dan Rembuk Stunting ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah desa, lembaga desa, tenaga kesehatan, serta seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perencanaan pembangunan yang terarah serta upaya nyata dalam pencegahan dan penanggulangan stunting di Desa Awang Bangkal Timur. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Pemerintah Desa Awang Bangkal Timur berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik demi terwujudnya desa yang maju, sehat, mandiri, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.
DESA SUNGKAI MENGHADIRI KEGIATAN LINTAS SEKTOR KAMPUNG PEDULI TB KESBANGPOL DAN DINKES KAB BANJAR
Pada tanggal 11 Juni 2026, pukul 03:53:29, Desa Sungkai turut serta dalam kegiatan lintas sektor "Kampung Peduli TB Kesbangpol dan Dinkes Kabupaten Banjar" yang diselenggarakan di Martapura. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kerjasama lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TB). Dalam acara tersebut, berbagai pihak terlibat aktif, termasuk wakil dari pemerintah desa, Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik), serta Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama untuk memberantas TB secara holistik. Desa Sungkai sebagai bagian dari kegiatan ini menyuarakan dukungan penuhnya terhadap program Kampung Peduli TB. Melalui sinergi antarinstansi, diharapkan penanggulangan TB dapat dilakukan secara lebih efektif dan terarah. Keikutsertaan Desa Sungkai dalam kegiatan ini merupakan contoh baik kolaborasi lintas sektor dalam mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Semoga melalui kegiatan seperti ini, kesadaran akan pentingnya pencegahan TB semakin meningkat dan penyebaran penyakit ini dapat diminimalkan.
KOPERASI DESA MERAH PUTIH SUNGKAI MENGHADIRI KEGIATAN BIMTEK PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA PENGURUS KOPERASI
KOPERASI DESA MERAH PUTIH SUNGKAI MENINGKATKAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA PENGURUS MELALUI BIMTEK DI HOTEL AERIS BANJARBARU Pada tanggal 10 Juni 2026, Koperasi Desa Merah Putih Sungkai menghadiri kegiatan penting yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengurus. Bertempat di Hotel Aeris Banjarbaru, acara ini adalah bagian integral dari upaya memperkuat keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam mengelola koperasi dengan efektif. Bimbingan Teknis (BIMTEK) kali ini difokuskan pada penguatan kemampuan pengurus koperasi dalam berbagai aspek, mulai dari manajemen keuangan hingga strategi pemasaran. Dengan jamuan dimulai pukul 09:00, acara ini menargetkan pengembangan skill yang komprehensif bagi anggota koperasi, memungkinkan mereka untuk menjadi agen perubahan yang lebih handal dalam mengembangkan kesejahteraan bersama di desa Sungkai. Para peserta diberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman, mendiskusikan tantangan yang dihadapi, dan memperluas jaringan kerja. Melalui sesi-sesi interaktif dan pembicara ahli di bidangnya, diharapkan bahwa setelah acara ini, kekuatan kolektif pengurus koperasi akan semakin meningkat. Partisipasi aktif dari Koperasi Desa Merah Putih Sungkai dalam kegiatan bimbingan teknis ini mencerminkan komitmen mereka terhadap peningkatan kapasitas, profesionalisme, dan pelayanan yang lebih baik kepada anggota koperasi. Dengan demikian, kesinambungan koperasi sebagai motor ekonomi lokal dapat terjaga dan berkembang lebih baik di masa depan.
Zoom Meeting Pemutakhiran Data Indeks Desa tahun 2026
Hari ini Rabu, 10 Juni 2026, Pemerintah Desa Bandar Raya mengikuti Zoom Meeting Pemutakhiran Data Indeks Desa (ID) Tahun 2026 se-Kabupaten Kotabaru. Agenda virtual ini sangat penting guna memperoleh penjelasan mendalam serta menyamakan persepsi terkait seluruh tahapan dan mekanisme pemutakhiran data yang akan dilaksanakan ke depan. Melalui pemahaman mekanisme yang matang dan pengumpulan data yang akurat, kita dapat merencanakan arah pembangunan yang tepat sasaran. Langkah awal yang krusial demi perencanaan pembangunan desa di Kotabaru yang lebih baik dan terukur. Semoga proses pemutakhiran data tahun ini berjalan lancar demi meningkatkan status kemajuan dan kemandirian desa-desa di Bumi Sa-Ijaan. Mari bersama kawal pembangunan dari desa! Dokumentasi : Selasa 10 Juni 2026 Lokasi : Kantor Desa Bandar Raya, Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar
BANTUAN DARI DINAS SOSIAL DAN BPBD KABUPATEN BANJAR UNTUK KORBAN KEBAKARAN DI DESA MURUNG KENANGA
Murung Kenanga, Rabu (10/06/2026) â Pemerintah Desa Murung Kenanga bersama Dinas Sosial Kabupaten Banjar dan BPBD Kabupaten Banjar menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi di Desa Murung Kenanga, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026 pukul 10.00 WITA di lokasi kebakaran yang berada di RT 05 RW 03 Desa Murung Kenanga. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pembakal Desa Murung Kenanga, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Banjar, BPBD Kabupaten Banjar, Ketua RT setempat, serta keluarga korban kebakaran. Bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu meringankan beban korban pasca terjadinya musibah. Berdasarkan laporan kejadian, kebakaran pemukiman terjadi pada Rabu, 10 Juni 2026 sekitar pukul 04.00 WITA di wilayah RT 05 Desa Murung Kenanga, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Akibat kejadian tersebut, 1 (satu) unit rumah mengalami kerusakan berat. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Adapun warga yang terdampak adalah 1 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 4 jiwa, yaitu: Kepala Keluarga : M. Rifa'ie Istri : Nurliana Anak : Raisa Karima Anak : Raisya Nur Asyifa Selain kehilangan tempat tinggal, dokumen penting milik keluarga korban, termasuk Kartu Keluarga, turut terbakar dalam kejadian tersebut. Sebagai upaya penanganan pascabencana, Pemerintah Desa Murung Kenanga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Banjar dan BPBD Kabupaten Banjar untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak guna memenuhi kebutuhan dasar serta memberikan dukungan moril kepada korban. Saat ini, api telah berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi kejadian dalam keadaan aman serta kondusif. Pemerintah desa juga terus melakukan pendampingan terhadap keluarga korban agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. Dokumentasi kegiatan terlampir. Sumber: Pembakal Desa Murung Kenanga.
Penyuluhan Kesehatan Masyarakat dan Bahaya Narkoba di Desa Sungai Hanyar RT 002
Desa Sungai Hanyar, Rabu (10/06/2026) â Pemerintah Desa Sungai Hanyar melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Masyarakat dan Penyuluhan Bahaya Narkoba yang bertempat di Kantor Desa RT 002, Desa Sungai Hanyar. Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.30 WITA hingga selesai dan diikuti oleh masyarakat setempat dengan antusias. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Selain itu, penyuluhan juga difokuskan pada upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang saat ini menjadi salah satu ancaman serius bagi generasi muda maupun masyarakat secara umum. Dalam penyampaian materi kesehatan, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit yang dapat timbul akibat kurangnya kesadaran akan kesehatan. Peserta juga diajak untuk membiasakan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi kualitas hidup yang lebih baik. Sementara itu, pada sesi penyuluhan bahaya narkoba, masyarakat diberikan pemahaman tentang jenis-jenis narkoba, dampak negatif yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik dan mental, serta pengaruh buruknya terhadap kehidupan sosial dan masa depan seseorang. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mampu mengenali tanda-tanda penyalahgunaan narkoba serta berperan aktif dalam melakukan pencegahan di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini memiliki manfaat yang sangat penting, di antaranya melindungi masyarakat dari ancaman penyakit dan zat-zat berbahaya, memotivasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih, serta membangun kesadaran untuk menjauhi zat adiktif yang dapat merusak kesehatan fisik, mental, dan masa depan generasi penerus bangsa. Pemerintah Desa Sungai Hanyar berharap melalui penyuluhan ini, masyarakat dapat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan serta memiliki komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan guna menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari pengaruh narkoba. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pengetahuan yang telah diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta disebarluaskan kepada keluarga dan masyarakat lainnya. Upaya preventif melalui edukasi seperti ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menjaga generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Rapat Anggaran Tahunan Koperasi Desa Merah Putih Banua Padang
Banua Padang, Rabu (01/04/2026) â Koperasi Desa Merah Putih Banua Padang melaksanakan Rapat Anggaran Tahunan (RAT) yang bertempat di Kantor Desa Banua Padang pada Rabu, 01 April 2026, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus koperasi, pengawas, anggota koperasi, serta unsur terkait lainnya sebagai bentuk pelaksanaan tata kelola koperasi yang transparan dan akuntabel. Rapat Anggaran Tahunan merupakan agenda wajib yang diselenggarakan oleh koperasi sebagai forum tertinggi dalam pengambilan keputusan. Melalui kegiatan ini, anggota koperasi memperoleh informasi mengenai pelaksanaan kegiatan dan kondisi koperasi selama satu tahun buku, sekaligus memberikan masukan demi kemajuan koperasi di masa yang akan datang. Adapun tujuan utama dari pelaksanaan RAT Koperasi Desa Merah Putih Banua Padang adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus dan pengawas kepada seluruh anggota koperasi atas pelaksanaan tugas dan pengelolaan koperasi selama tahun buku 2025/2026. Dalam rapat tersebut disampaikan laporan mengenai pelaksanaan program kerja, perkembangan usaha koperasi, serta kondisi keuangan yang kemudian dimintakan persetujuan dan pengesahannya kepada seluruh anggota yang hadir. Selain sebagai sarana pertanggungjawaban, kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi bersama terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan. Melalui pembahasan dan musyawarah yang dilakukan, diharapkan dapat diperoleh berbagai masukan konstruktif untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja koperasi agar lebih baik di tahun-tahun berikutnya. Penyelenggaraan Rapat Anggaran Tahunan ini memberikan manfaat penting bagi keberlangsungan koperasi, antara lain memperkuat prinsip keterbukaan dalam pengelolaan organisasi, meningkatkan kepercayaan anggota terhadap pengurus, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil telah melalui proses musyawarah dan mempertimbangkan kepentingan bersama. Pemerintah Desa Banua Padang berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat terus berkembang menjadi lembaga ekonomi masyarakat yang mandiri, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya. Dengan dukungan dan partisipasi aktif seluruh anggota, koperasi diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan ekonomi di tingkat desa. Melalui pelaksanaan Rapat Anggaran Tahunan ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara pengurus, pengawas, dan anggota dalam mewujudkan koperasi yang sehat, maju, dan berdaya saing demi kemajuan Koperasi Desa Merah Putih Banua Padang.
Kegiatan Kelas Baduta CANTING (Kelas Bawah Dua Tahun Cegah Stunting) di Desa Awang Bangkal Timur
Awang Bangkal Timur, Rabu (10/06/2026) â Pemerintah Desa Awang Bangkal Timur bekerja sama dengan pihak puskesmas dan Dinas Kesehatan melaksanakan Kegiatan Kelas Baduta CANTING (Kelas Bawah Dua Tahun Cegah Stunting) yang bertempat di Kantor Desa Awang Bangkal Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai dan diikuti oleh para ibu yang memiliki anak usia di bawah dua tahun (baduta). Kelas Baduta CANTING merupakan salah satu upaya edukatif dalam mendukung program percepatan pencegahan stunting melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua, khususnya ibu, dalam mengasuh dan memenuhi kebutuhan gizi anak pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Masa ini merupakan periode penting yang sangat menentukan tumbuh kembang anak di masa mendatang. Â Â Â Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh tenaga kesehatan dari puskesmas serta narasumber dari Dinas Kesehatan. Materi yang diberikan meliputi pentingnya pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang sesuai dengan usia anak, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, pola asuh yang baik, serta langkah-langkah pencegahan stunting sejak dini. Melalui penyampaian materi dan sesi diskusi, para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung mengenai permasalahan yang dihadapi dalam pengasuhan anak sehari-hari. Dengan demikian, para ibu dapat memperoleh solusi dan pemahaman yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar para ibu mendapatkan ilmu dan pemahaman mengenai pola asuh anak yang baik sebagai upaya mencegah terjadinya stunting. Dengan meningkatnya pengetahuan orang tua, diharapkan mereka mampu menerapkan praktik pengasuhan yang tepat, memperhatikan kecukupan gizi anak, serta rutin memantau kondisi kesehatan dan perkembangan anak. Selain memberikan manfaat bagi ibu dan anak, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga dalam upaya pencegahan stunting. Pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh pihak, terutama orang tua sebagai pengasuh utama anak. Pemerintah Desa Awang Bangkal Timur mengapresiasi dukungan dari puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Diharapkan Kelas Baduta CANTING dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta membagikan informasi tersebut kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Dengan langkah pencegahan yang dilakukan sejak dini, upaya mewujudkan desa yang bebas stunting dapat tercapai demi masa depan anak-anak yang lebih baik.
Praktek Lapangan Pelatihan Penyusunan RAB
Praktek lapangan tentang Pelatihan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang berlangsung di Desa Binderang pada tanggal 10 Juni 2026 pukul 08:03:31 adalah langkah penting dalam mempertemukan teori dengan praktik langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih peserta dalam mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam menghitung volume, menganalisis harga satuan, serta menyusun estimasi biaya proyek secara akurat. Desa Binderang dipilih sebagai lokasi kegiatan ini tidak hanya untuk memberikan pengalaman lapangan yang nyata kepada peserta, tetapi juga untuk mendekatkan mereka dengan kondisi riil di daerah pedesaan. Melalui praktek lapangan ini, diharapkan peserta dapat memahami faktor-faktor yang memengaruhi perencanaan anggaran biaya, termasuk aspek-aspek lokal yang perlu dipertimbangkan dalam sebuah proyek. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta pelatihan dapat mengasah keterampilan teknis mereka, meningkatkan pemahaman mereka akan proses penyusunan RAB, serta memperoleh kepercayaan diri dalam menyusun estimasi biaya proyek yang akurat dan sesuai dengan target yang ditetapkan. Praktek lapangan dalam pelatihan Penyusunan RAB merupakan langkah konkret dalam menghasilkan tenaga ahli yang mampu secara kompeten merencanakan, mengelola, dan mengawasi proyek-proyek pembangunan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi dan pengembangan infrastruktur.
Rembuk stunting upaya pencegahan dan penanganan stunting
Banua Padang, Rabu (10/06/2026) â Pemerintah Desa Banua Padang melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting yang bertempat di Kantor Desa Banua Padang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai, dengan melibatkan berbagai unsur terkait, seperti perangkat desa, kader kesehatan, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang berperan dalam percepatan penurunan stunting di desa. Rembuk stunting merupakan forum musyawarah yang bertujuan untuk membangun kesepahaman dan menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan serta penanganan stunting. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan desa, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita. Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan pembahasan mengenai kondisi stunting yang ada di wilayah desa, mengidentifikasi berbagai faktor penyebab yang berpotensi memengaruhi terjadinya stunting, serta mendiskusikan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan secara bersama-sama. Berbagai masukan dan usulan disampaikan guna menghasilkan rencana aksi yang tepat sasaran dan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Tujuan utama dari pelaksanaan rembuk stunting ini adalah menyatukan komitmen seluruh pihak, mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan stunting, serta merumuskan rencana aksi konkret melalui kolaborasi lintas sektoral. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan program-program yang berkaitan dengan pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat penting dalam memastikan bahwa pengalokasian anggaran desa, termasuk Dana Desa, dapat digunakan secara tepat sasaran untuk mendukung program percepatan penurunan stunting. Melalui perencanaan yang matang dan berbasis kebutuhan masyarakat, berbagai intervensi yang dibutuhkan, seperti peningkatan gizi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, penyuluhan kesehatan, serta perbaikan sanitasi lingkungan dapat terlaksana dengan optimal. Pemerintah Desa Banua Padang berharap melalui pelaksanaan rembuk stunting ini dapat terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting. Kesadaran bersama mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan sejak masa kehamilan hingga usia balita menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat terus berkomitmen dan berperan aktif dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di Desa Banua Padang. Melalui kerja sama yang baik dan langkah-langkah nyata yang terencana, cita-cita untuk mewujudkan generasi masa depan yang sehat, produktif, dan berdaya saing dapat tercapai.
pembentukan tim penyusunan RKPDES Tahun 2027
Banua Padang, Rabu (10/06/2026) â Pemerintah Desa Banua Padang melaksanakan kegiatan Pembentukan Tim Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 yang bertempat di Kantor Desa Banua Padang pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan ini dimulai pada pukul 14.00 WITA hingga selesai dengan melibatkan unsur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta pihak-pihak terkait lainnya. Kegiatan pembentukan tim penyusunan RKPDes ini merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa. Tim yang dibentuk nantinya akan bertugas menyusun dokumen RKPDes Tahun 2027 sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan desa selama satu tahun anggaran. Dalam kegiatan tersebut, peserta membahas mekanisme penyusunan RKPDes sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk pembagian tugas dan tanggung jawab tim yang akan bekerja menginventarisasi berbagai usulan serta kebutuhan masyarakat. Pembentukan tim dilakukan melalui musyawarah untuk memastikan keterwakilan berbagai unsur dalam proses perencanaan pembangunan desa. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan desa secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Melalui keterlibatan berbagai pihak, diharapkan proses penyusunan RKPDes dapat mencerminkan kebutuhan riil masyarakat serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang berkelanjutan. Manfaat utama dari pembentukan tim penyusunan RKPDes Tahun 2027 ini adalah memastikan program kerja tahunan desa dapat disusun secara tepat sasaran, menyelaraskan berbagai usulan masyarakat dengan kemampuan atau pagu anggaran yang tersedia, serta mengoptimalkan potensi desa demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan perencanaan yang matang, setiap program yang akan dilaksanakan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Banua Padang. Pemerintah Desa Banua Padang berharap tim yang telah dibentuk dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi prinsip keterbukaan, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap tahapan penyusunan RKPDes. Sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan penyusunan RKPDes Tahun 2027 dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan program-program prioritas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pembangunan Desa Banua Padang dapat terlaksana secara efektif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan seluruh warga desa.
PEMBUKAAN PELATIHAN BUKET DESA LUMBU RAYA TAHUN 2026
**PEMBUKAAN PELATIHAN BUKET DESA LUMBU RAYA TAHUN 2026: Meningkatkan Kreativitas dan Peluang Bisnis Lokal** Pada tanggal 8 Juni 2026, desa Lumbu Raya akan menyelenggarakan acara pembukaan pelatihan buket di Gedung Posyandu setempat. Â Kegiatan bertujuan untuk mendorong kreativitas warga serta membantu mengembangkan peluang bisnis lokal di wilayah tersebut. Dengan dimulainya acara pukul 15:00, peserta diharapkan hadir tepat waktu untuk mendapatkan wawasan yang berharga seputar seni merangkai bunga atau hal lainnya . Pelatihan ini tidak hanya bertujuan sebagai sarana belajar, tetapi juga sebagai ajang untuk mengeksplorasi potensi bisnis yang dapat dikembangkan dari keterampilan merangkai bunga ini. Acara pembukaan pelatihan buket Desa Lumbu Raya tahun 2026 . Mereka akan memberikan motivasi serta arahan kepada peserta agar mampu mengoptimalkan kreativitas dan memanfaatkannya sebagai salah satu aset berharga dalam pengembangan bisnis. Mari kita bersama-sama menciptakan suasana yang inspiratif dan produktif untuk kemajuan kolektif kita. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk belajar dan berbagi ilmu dengan sesama. Tunjukkan bakat dan kreativitasmu, serta jadikan peluang ini sebagai langkah awal menuju kesuksesan dalam dunia seni merangkai bunga dan bisnis lokal. Â Ayo, bergabunglah dalam acara pembukaan pelatihan buket Desa Lumbu Raya tahun 2026! Salam kreatif dan sukses dari panitia penyelenggara.
