Posbindu Desa Sungkai Gelar Pemeriksaan Kesehatan Rutin Bulan Rabiul Awwal
**Pemeriksaan Kesehatan Posbindu Desa Sungkai di Bulan Rabiul Awwal** Pada tanggal 4 September 2025, Posbindu Desa Sungkai menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan di Aula Posyandu Balai Desa Sungkai. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan pemeriksaan rutin kepada penduduk desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pukul 09:00 pagi, warga desa memadati aula dengan antusiasme untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Tim medis yang terdiri dari dokter umum, perawat, dan tenaga kesehatan desa lainnya siap memberikan layanan penuh perhatian kepada setiap individu. Mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga cek kesehatan gigi, setiap kelompok usia diperiksa secara teliti. Selain pemeriksaan, peserta juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya gaya hidup sehat, pola makan yang baik, serta manfaat olahraga teratur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Sungkai dapat lebih aware terhadap kondisi kesehatan diri sendiri dan keluarga, sehingga tercipta generasi yang sehat dan produktif di masa depan. Dengan semangat gotong royong dan komitmen tinggi, Posbindu Desa Sungkai berusaha memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh warga desa. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat Desa Sungkai. Disiplin dalam menjaga kesehatan individu adalah langkah awal menuju masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
Pembagian BLT Tahap III di Desa Pandahan
**Pembagian BLT Tahap III di Desa Pandahan: Membantu Masyarakat Miskin dan Mendorong Pemulihan Ekonomi** Pada tanggal 4 September 2025, tepat pukul 09:00 pagi, sebuah kegiatan luar biasa digelar di Kantor Desa Pandahan. Kegiatan tersebut merupakan tahapan ketiga dari program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bertujuan membantu masyarakat miskin dan rentan miskin dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Desa Pandahan, dengan segala keramahannya, menjadi saksi dari upaya nyata dalam meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong pemulihan ekonomi lokal. Dalam konteks yang semakin menantang akibat berbagai dampak global maupun lokal, pembagian BLT telah menjadi salah satu bentuk solusi konkret demi memperkuat fondasi kesejahteraan sosial. Pembagian BLT Tahap III ini tidak sekadar representasi dari kepedulian pemerintah atau lembaga terkait semata, tetapi juga simbol solidaritas antarwarga desa. Dengan penuh kehangatan dan kesederhanaan, setiap warga yang hadir diberikan bantuan yang tentunya akan meringankan beban hidup mereka yang tengah mengalami kesulitan. Suasana keceriaan dan harapan turut menyelimuti acara ini. Senyum manis terukir di wajah para penerima manfaat, sementara para relawan dengan tulus memberikan dukungan dan bantuan kepada setiap individu yang membutuhkan. Setetes kebaikan hari ini diharapkan akan menjadi benih bagi perubahan positif di masa depan. Di tengah gemuruh kegiatan hari itu, terpampang jelas tujuan suci dari pembagian BLT Tahap III ini: menjaga martabat manusia, memberikan keadilan sosial, serta membangun fondasi ekonomi yang kokoh bagi kesejahteraan bersama. Dengan demikian, Pembagian BLT Tahap III di Desa Pandahan tak hanya sekadar distribusi dana, melainkan cerminan dari keberpihakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih adil dan sejahtera. Semoga setiap langkah kecil hari ini menjadi titik balik bagi kemajuan yang lebih besar, bukan hanya bagi Desa Pandahan, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Musyawarah Desa Teluk Selong Ulu Susun RKP Desa Tahun 2026
Pada tanggal 28 Agustus 2025, di Balai Desa Teluk Selong Ulu, Kecamatan Martapura Barat, telah dilangsungkan Musyawarah Desa dan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) untuk tahun anggaran 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak penting seperti Camat Martapura Barat, Bapak H. Ahmad Rabani, AKS., M.Si, Pendamping Desa, BHABINSA, BPD, dan unsur-unsur lainnya dari Pemerintah Desa Teluk Selong Ulu. Dalam musyawarah tersebut, turut serta pula Karang Taruna, kader-kader desa, serta Ketua RT (001-004) yang menyampaikan usulan-usulan kegiatan untuk tahun 2026. Usulan-usulan ini kemudian akan dinilai berdasarkan skala prioritas kebutuhan masyarakat desa Teluk Selong Ulu. Hasil evaluasi tersebut akan dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk tahun anggaran 2026. Selain itu, besaran anggaran yang dialokasikan mengacu pada beberapa peraturan terkait, antara lain Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 02 Tahun 2024, Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 108 tahun 2024, serta Keputusan Bupati Banjar Kalimantan Selatan. Dana Desa dibagi ke dalam 7 Skala Prioritas sesuai dengan ketentuan, antara lain Bantuan Langsung Tunai (BLT), Penguatan Desa yang Adaptif terhadap Perubahan Iklim, Promosi dan Penyediaan Layanan Dasar Kesehatan Skala Desa termasuk Stunting, Ketahanan Pangan dan Hewani, Penguatan Potensi dan Keunggulan Desa, Pemanfaatan Teknologi dan Informasi Desa, serta Pembangunan Berbasis Padat Karya Tunai dan Penggunaan Bahan Baku Lokal. Melalui serangkaian kegiatan ini, diharapkan bahwa RKP Desa Tahun 2026 dapat mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat desa secara menyeluruh, serta mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan desa Teluk Selong Ulu.
Perpisahan Mahasiswa KKN Universitas Lambung Mangkurat dengan Aparat Desa Pandahan
**Perpisahan Penuh Makna: Mahasiswa KKN Universitas Lambung Mangkurat Bersama Aparat Desa Pandahan** Di balik pepohonan rimbun serta gemuruh sungai yang mengalir tenang di Desa Pandahan, terjadi sebuah perpisahan yang menyentuh hati antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dengan para aparat desa setempat. Kantor Desa Pandahan menjadi saksi bisu bagi momen bersejarah ini pada tanggal 3 September 2025. Perpisahan ini bukan hanya sekadar akhir dari tugas pengabdian mereka di Desa Pandahan, namun juga sebagai penanda waktu bagi para mahasiswa untuk kembali ke pangkuan kampus yang telah menjadi rumah selama beberapa waktu. Setiap langkah, setiap tawa, dan setiap kenangan yang terjalin selama periode KKN akan terpatri dalam ingatan, membentuk ikatan yang sulit untuk dilupakan. Sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, mahasiswa KKN ULM tak lupa memberikan foto-foto indah serta plakat istimewa kepada para aparat desa. Gestur sederhana ini mencerminkan rasa terima kasih yang mendalam atas kerjasama, bimbingan, dan dukungan yang telah diberikan selama masa pengabdian mereka di Desa Pandahan. Saat foto-foto itu diabadikan, senyum sumringah terpancar dari wajah para mahasiswa dan aparat desa, menggambarkan kebahagiaan atas perjalanan yang telah dilalui bersama. Meskipun berpisah, ikatan batin yang terjalin akan tetap abadi, menjadi bekal berharga yang akan mengiringi setiap langkah mereka ke depan. Dengan penuh haru dan rasa syukur, perpisahan ini menjadi momentum yang melengkapi babak baru dalam kehidupan masing-masing individu. Para mahasiswa KKN ULM dan aparat Desa Pandahan, meski berpisah jalur, akan tetap terhubung dalam kenangan manis tersebut, menandai bahwa setiap perpisahan adalah awal dari petualangan baru yang menanti di ujung jalan. Maka, dalam gemulai malam yang bermandikan cahaya rembulan, terdengar tawa riang dan doa-doa terucap, merayakan perpisahan yang sarat makna antara mahasiswa KKN Universitas Lambung Mangkurat dengan Aparat Desa Pandahan. Semoga jejak pengabdian ini tetap membekas dalam hati dan semangat, menjadi cikal bakal perubahan yang membawa sinar harapan bagi masa depan yang lebih baik.
Musyawarah Desa Suato Tatakan Serahkan Pendapatan Asli Desa Tahun 2025
**Musyawarah Desa: Momen Penting Penyerahan Pendapatan Asli Desa di Kantor Desa Suato Tatakan** Suasana haru dan kebersamaan kembali terasa di Desa Suato Tatakan, ketika pada tanggal 3 September 2025 pukul 11:00, digelar Musyawarah Desa yang sarat makna. Bertempat di Kantor Desa, para pemangku kepentingan dan warga Desa berkumpul untuk merayakan keberhasilan serta memutuskan arah pembangunan Desa ke depan. Salah satu momen paling dinantikan dalam musyawarah kali ini adalah penyerahan Pendapatan Asli Desa (PAD) yang berhasil dikumpulkan selama periode tertentu. Pendapatan ini merupakan hasil dari berbagai inisiatif dan kerja keras seluruh elemen masyarakat Desa Suato Tatakan. Kepala Desa dengan penuh rasa bangga menyampaikan laporan keuangan Desa, yang menunjukkan peningkatan signifikan pendapatan dibanding periode sebelumnya. Dana tersebut berasal dari beragam sektor. Musyawarah Desa bukan hanya sekadar ajang seremonial, namun juga menjadi wadah untuk bersama-sama merumuskan program-program ke depan guna lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Suato Tattakan secara menyeluruh. Setiap masukan dari tokoh masyarakat, pemuda, maupun tokoh agama menjadi bahan pertimbangan penting bagi penyusunan rencana aksi ke depan. Dengan penuh semangat dan tekad, mereka meyakini bahwa Desa Suato Tatakan akan terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya. Musyawarah Desa kali ini tak hanya tentang angka-angka, namun juga tentang kebersamaan, keadilan, dan kesetaraan dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang. Dengan penandatanganan berita acara penyerahan PAD sebagai simbol penutup dalam musyawarah, mereka berharap bahwa setiap mata uang yang diterima Desa akan kembali berlipat ganda untuk kemajuan bersama. Semoga semangat Musyawarah Desa tetap terjaga dan terus menginspirasi langkah-langkah positif bagi Desa Suato Tatakan.
Desa Bungur Ikuti Bimtek Keuangan Bumdes Dukung Ketahanan Pangan Tapin
Kepala Desa Bungur Bapak Sarmuji dan Sekretaris Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dari wilayah tersebut bergabung dalam Bimbingan Teknis Tata Kelola Administrasi Keuangan Bumdes dan Bumdesma dalam Kegiatan Ketahanan Pangan Tahun 2025, yang diselenggarakan di Hotel Best World Kindai Banjarmasin. Acara berlangsung selama empat hari mulai dari 31 Agustus hingga 3 September 2025, bertempat di Hotel Best World Kindai Banjarmasin. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat pemahaman peserta dalam mengelola administrasi keuangan Bumdes sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pelatihan ini difokuskan pada implementasi praktis tata kelola administrasi keuangan yang efektif dan transparan guna mendukung program ketahanan pangan di daerah. Dalam sesi pelatihan yang berlangsung dari tanggal 31 sampai 3 September 2025, para peserta diberikan pemahaman mendalam tentang penataan keuangan Bumdes dan Bumdesma, termasuk aspek pengelolaan dana, pelaporan keuangan, serta audit internal. Melalui pembelajaran interaktif dan studi kasus, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip tersebut secara optimal dalam operasional sehari-hari. Kegiatan ini merupakan langkah progresif bagi Kepala Desa Bungur dan Bumdes setempat dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam mengelola aspek keuangan yang vital bagi keberlanjutan program ketahanan pangan di Kabupaten Tapin. Dengan penguasaan yang lebih baik terkait administrasi keuangan, diharapkan akan tercipta sinergi yang kuat antara Bumdes dan pemerintah desa demi pencapaian tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Gelombang Euforia: Megahnya Perayaan 80 Tahun Kemerdekaan RI di Desa Bumi Asih
Pada tanggal 17 Agustus 2025, Desa Bumi Asih merayakan megah HUT RI ke-80 dengan penuh semangat dan kegembiraan. Masyarakat desa bersatu dalam acara berwarna, menandai momen bersejarah ini dengan sukacita. Dibuka pukul 10:17 pagi, senyuman dan tawa riang memenuhi udara. Bendera Merah Putih berkibar gagah di langit biru, mencerminkan semangat kebangsaan yang menggebu-gebu. Gapura indah dihiasi bunga-bunga, menciptakan suasana meriah. Warga, dari yang muda hingga tua, berkumpul di lapangan desa dengan pakaian adat, menunjukkan kekayaan budaya dan tradisi yang lestari. Lagu Indonesia Raya menggema, mengingatkan akan perjuangan pahlawan. Perlombaan dan pertunjukan seni seperti Lomba Balap Karung, Lomba Makan Kerupuk, hingga Pentas Seni Budaya memeriahkan acara. Anak-anak melukis wajah dengan motif bendera, ibu-ibu sibuk mempersiapkan hidangan lezat. Selain keseruan, momen itu juga untuk mengenang sejarah dan meneguhkan persatuan. Pidato inspiratif tokoh masyarakat menekankan nilai gotong royong dan cinta tanah air. Di tenggelamnya matahari, sinar kebersamaan dan semangat persatuan masih hangat di hati setiap individu. Gelombang euforia memperingati 80 tahun kemerdekaan RI bergema di Desa Bumi Asih, menciptakan kenangan tak terlupakan bagi generasi selanjutnya.
Ledakan Kreativitas: Desa Bumi Asih Berpesta di Karnaval Megah untuk Merayakan Kemerdekaan!
Suasana meriah mewarnai Desa Bumi Asih, Kecamatan Kelumpang Selatan, Minggu (31/08/2025). Ratusan warga dari RT 01 hingga RT 06 tumpah ruah mengikuti karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karnaval ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat sebagai wujud rasa syukur atas kemerdekaan. Warga menampilkan berbagai kreasi seperti kostum unik dan yel-yel penuh semangat. Kepala Desa Bumi Asih, Suwono, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh warga, baik peserta maupun panitia, yang sudah berperan aktif sejak lomba kebersihan lingkungan pada 15 Agustus hingga puncak acara. “Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, dan kita semua diberikan kesehatan agar dapat melaksanakan kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang,” ujar Suwono. Ia menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar untuk mencari pemenang, tetapi sebagai motivasi dan sarana berbagi semangat. “Juara 1, 2, 3 hanya sebagai motivasi. Bagi juara 4, 5, dan 6, jangan berkecil hati. Semua penampilan sama-sama hebat dan meriah,” tambahnya. Penilaian karnaval meliputi tiga kategori utama: kostum, yel-yel, dan pawai. Namun panitia menegaskan bahwa perbedaan skor antar-RT bukan untuk kompetisi semata, melainkan sebagai dorongan untuk terus berkreasi. Salah satu warga, Aisyah, menilai karnaval lebih dari sekadar hiburan. “Kami jadi lebih sering berkumpul dan bekerja sama mempersiapkan kostum serta yel-yel. Ini bukan hanya lomba, tapi ajang mempererat persaudaraan,” ujarnya. Kemeriahan karnaval terlihat jelas dari antusiasme warga. Kreativitas setiap RT yang meninggalkan kesan kebersamaan yang erat di masyarakat Desa Bumi Asih.
Perpustakaan Desa Bincau Jalani Visitasi Akreditasi Demi Pelayanan Berkualitas Tinggi
Pada tanggal 29 Agustus 2025, Perpustakaan Desa Bincau "Ruang Ilmu" menjalani proses Visitasi Akreditasi guna meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan melalui penilaian berkelanjutan berdasarkan standar nasional perpustakaan. Acara dimulai pukul 15:00:01 dan disambut hangat oleh para petugas perpustakaan dan komunitas setempat. Proses evaluasi dimulai dengan penilaian terhadap koleksi, meliputi keberagaman bahan pustaka mulai dari buku referensi hingga karya lokal yang mewakili identitas desa. Selain itu, sarana prasarana juga menjadi fokus utama, di mana ketersediaan ruang baca yang nyaman dan teknologi informasi yang memadai menjadi sorotan. Pelayanan kepada pengunjung dinilai dengan cermat, mulai dari program literasi hingga kegiatan edukatif yang diselenggarakan secara berkala. Evaluasi terhadap SDM perpustakaan mencakup kompetensi dan dedikasi staf dalam memberikan layanan yang ramah dan informatif kepada pengunjung. Pengelolaan perpustakaan, termasuk keberlanjutan program dan keuangan, turut menjadi bagian integral dari proses akreditasi. Diharapkan, hasil dari visitasi akreditasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perpustakaan desa, membuka peluang kemitraan baru, serta menarik minat lebih banyak orang untuk memanfaatkan fasilitas dan sumber daya yang tersedia. Keberlangsungan Ruang Ilmu sebagai pusat pengetahuan dan budaya di Desa Bincau diharapkan semakin kokoh dan memberi dampak positif bagi seluruh warga.
Rapat Koordinasi Tapin Tengah Selaraskan Aspirasi Pembangunan di Desa Kepayang
Rapat Koordinasi Bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa, dan Unsur Kecamatan Tapin Tengah, 3 September 2025** - Pukul 09:00 WITA, suara riuh rendah pecah di ruang aula yang representatif di Kantor Kecamatan Tapin Tengah. Suasana penuh antusiasme terpancar dari berbagai peserta yang hadir dalam Rapat Koordinasi bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pendamping Desa, serta para unsur Kecamatan. Acara tersebut merupakan bagian integral dari rangkaian persiapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahunan. Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tapin Tengah, rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyelaraskan visi, misi, dan program kerja yang akan dijalankan demi kemajuan Desa Tapin Tengah. Kehadiran para anggota BPD mewakili suara dan aspirasi langsung dari masyarakat desa, sedangkan pendamping desa membawa nuansa profesionalisme dan bantuan teknis untuk mengoptimalkan potensi lokal. Sementara itu, unsur kecamatan turut memperkuat koordinasi lintas wilayah untuk memastikan sinergi antara desa-desa di Kecamatan Tapin Tengah. Melalui serangkaian presentasi, diskusi, dan tanya jawab yang dinamis, berbagai isu strategis dibahas dengan cermat. Mulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengembangan infrastruktur, hingga pelestarian lingkungan menjadi fokus utama pembicaraan. Wakil Kepala Desa Tapin Tengah, Bapak Joko Susanto, menyampaikan komitmennya untuk mendengarkan dan merealisasikan aspirasi masyarakat secara optimal. "Kami berada di sini untuk merangkul setiap suara, membangun bersama, dan menciptakan dampak positif bagi seluruh warga desa," ujarnya dengan penuh semangat. Dengan komitmen kuat dan semangat kolektif yang membara, rapat koordinasi RKP dan Musrenbang di Aula Kantor Kecamatan Tapin Tengah menciptakan momentum penting dalam mengarahkan arah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi Desa Tapin Tengah. Semoga hasil dari rapat koordinasi ini dapat melahirkan kebijakan-kebijakan yang berdampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Desa Bincau Muara Gelar Musdes Penetapan APBDes Perubahan Tahun 2025
Pada tanggal 27 Agustus 2025, di Kantor Desa Bincau Muara, sebuah acara penting digelar untuk menetapkan APBDes perubahan tahun 2025. Musyawarah Desa (Musdes) tersebut merupakan langkah krusial dalam pengaturan anggaran dan alokasi dana untuk kepentingan masyarakat desa. Dalam suasana yang penuh antusiasme, warga desa serta perangkat pemerintahan setempat berkumpul untuk merumuskan rencana perubahan APBDes. Tidak hanya sekadar rapat formal, Musdes ini menjunjung tinggi semangat gotong-royong dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan desa. Melalui diskusi yang konstruktif dan sinergi antarwarga, tujuan akhir dari kegiatan ini adalah menyepakati perubahan APBDes guna meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur desa secara merata. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan akan tercipta kesepahaman bersama mengenai prioritas penggunaan dana desa untuk tahun 2025 yang lebih optimal dan berkelanjutan. Kegiatan yang dimulai pada pukul 20:00 itu mencerminkan komitmen kuat dari seluruh pihak terkait untuk memajukan Desa Bincau Muara ke arah yang lebih baik. Setiap pandangan dan usulan dari masing-masing peserta menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menyusun APBDes yang lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat desa. Dengan semangat kebersamaan dan keseriusan, Musdes Penetapan APBDes Perubahan Tahun 2025 di Kantor Desa Bincau Muara bukan sekadar rapat rutin, melainkan upaya nyata untuk melahirkan kebijakan yang berdampak positif bagi seluruh warga desa. Kesuksesan acara ini diharapkan akan membawa dampak positif jangka panjang bagi kemajuan dan kesejahteraan Desa Bincau Muara.
Survei Lanjutan Jalan Tembus Gunung Batu – Sungkai Baru: Harapan Baru dari Lapangan
Suasana Jumat pagi di Desa Gunung Batu terasa berbeda. Sejumlah jajaran penting hadir untuk melakukan survei lanjutan terkait rencana pembangunan jalan tembus dari Dusun Lombok 2 RT 2 Desa Gunung Batu Kecamatan Sambung Makmur menuju Dusun Gunung Padi Desa Sungkai Baru Kecamatan Simpang Empat. Survei kali ini bukan yang pertama, bahkan sudah lebih dari tujuh kali ruas jalan ini ditinjau berbagai pihak. Namun, semangat dan harapan masyarakat tetap menyala. Kali ini, hadir tim gabungan dari Korem 101/Antasari, Koramil, DPMD Provinsi Kalsel, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar. Dari pihak Korem 101/Antasari tampak Letda Infantri Slamet Sarwono bersama Sersan II Yudi Setiawan, didampingi Bapak Yamroni dari Koramil serta Babinsa Desa Gunung Batu, Bapak Fauzi Noor. Dari Pemerintah Desa Gunung Batu hadir Kasi Pembangunan, Bapak Maskur, serta Kepala Lingkungan, Ust. Abdurrahman, S.Pd.. Turut serta juga H. Hosen sebagai tokoh masyarakat, dan sejumlah warga yang antusias mengikuti kegiatan ini. Dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Selatan, hadir langsung: Andie Putra Pratama, S.STP, M.Si. – Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andiny Widya Utari, S.T., M.Si. – Staf, Hasmi Efendi, S.T. – Staf, Sya’ban Firmansyah – Staf. Mereka bersama rombongan memulai kegiatan dengan berfoto di titik nol jalan, lalu melanjutkan peninjauan menyusuri jalur yang direncanakan akan dibuka sebagai akses penghubung antar desa. Setelah kegiatan lapangan, rombongan melaksanakan sholat Jumat berjamaah di Masjid Raudhatul Jannah, Dusun Lombok 2. Suasana hangat berlanjut dengan momen bercengkrama sambil menikmati segarnya kelapa muda pemberian H. Hosen. Meski selepas itu setiap pihak kembali pada agenda masing-masing — DPMD melanjutkan agenda di tempat lain, dan Korem kembali pada penugasan berikutnya — namun kesan kebersamaan dalam survei kali ini begitu terasa. Sebagai Kepala Desa Gunung Batu, M. Albilaluddin, SH, menyampaikan harapan besar dari kegiatan ini: > “Kami sangat berharap survei kali ini benar-benar menjadi langkah terakhir sebelum realisasi. Sudah berkali-kali jalan ini ditinjau, bahkan lebih dari tujuh kali, namun belum juga terealisasi. Kami dan warga berdoa semoga ini menjadi survei yang berbuah nyata, sehingga akses jalan ini benar-benar terwujud dan bisa dinikmati masyarakat.” Selain itu, Kepala Desa juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam: > “Saya mewakili masyarakat Desa Gunung Batu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam urusan desa kami, baik yang nampak ataupun yang tidak nampak. Baik yang terlihat secara langsung di lapangan maupun yang berjuang di meja-meja debat, di meja-meja pemerintahan yang tidak bisa kami ketahui secara langsung. Semua itu adalah bagian dari perjuangan untuk kemajuan desa, dan kami sangat menghargainya." Pihak DPMD maupun Korem pun sama-sama menyampaikan optimisme. Meski keputusan final tetap ada di tingkat atasan mereka, semua berharap agar rencana pembangunan jalan tembus ini segera mendapat lampu hijau. Jalan yang menghubungkan Desa Gunung Batu dan Desa Sungkai Baru ini diyakini akan menjadi akses vital bagi masyarakat, mempercepat mobilitas, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah perbatasan dua kecamatan. Survei lanjutan kali ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol harapan. Harapan bahwa kerja sama lintas lembaga, doa masyarakat, dan kesungguhan pemerintah desa akhirnya bisa melahirkan jalan baru yang membawa kemajuan.
