Kabar Berita

REMBUK STUNTING DESA KERTAK HANYAR II

Kamis, 25 Mei 2023

Diposting oleh: Desa Kertak Hanyar II

Kertak Hanyar II ,  Kamis 8 September 2022 bertempat di Kantor Desa Kertak Hanyar II kembali Melaksanakan acara Rembuk Stunting dan Perencanaan Desa Sehat di Desa Kertak Hanyar II tahun 2023. 

Rembuk stunting ini merupakan salah satu rangkaian pramusyawarah desa untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa tahun 2024, juga menjadi amanat Pemerintah Pusat dan Kabupaten terhadap pemerintah desa agar memprioritaskan penggunaan dana desa tahun 2023 untuk pencegahan dan penanganan stunting.Peserta dari rembug stunting desa yaitu Dari Kecamatan Kertak Hanyar, Kader Pembangunan Manusia (KPM),Perwakilan Puskesmas Kertak Hanyar , Aparatur Desa, BPD, PD, PLD, Kader Posyandu,Guru PAUD, PKK, dan Bidan Desa.

Program percepatan penurunan stunting merupakan program dari Pemerintah Pusat untuk penurunan angka stunting di negara kita. Karena stunting merupakan salah satu masalah penting yang harus segera ditangani.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan asupan gizi yang maksimal bagi ibu hamil dan balita di bawah umur 2 tahun. Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting atau disingkat Dashat merupakan kegiatan pelatihan untuk membuat makanan bagi ibu hamil dan balita dengan bahan lokal. Bahan masakan tidak harus mahal akan tetapi kita bisa memilih dan memilah bahan-bahan yang terjangkau dengan kualitas dan kandungan gizi yang bagus.

Rembuk stunting ini sifatnya wajib dilaksanakan di setiap desa karna diinstruksikan langsung dari pemerintah pusat berdasarkan regulasi. Permasalahan stunting menjadi prioritas pemerintah dikarenakan masalah ini memengaruhi kualitas SDM yakni terhambatnya tumbuh kembang anak. Oleh sebab itu, program ini harus dilaksanakan secara konvergen atau terpusat, terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor,mengingat urgensi persoalan stunting ini, maka diwajibkan Bagi Desa menuangkan dalam RKP Desa dan APBDes untuk memastikan adanya program penanganan dan pencegahan stunting.

Langkah ini diambil dengan harapan dapat membangun kapasitas dan komitmen pemerintah desa dalam merencanakan, mengimplementasikan, memantau, dan mengevaluasi intervensi yang terpusat guna mengurangi angka gagal tumbuh anak,Hal ini menjadi penting sebab pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah satu komitmen pencapaian pemerintah dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Berita Terkait