Kabar Berita

Dana Desa 2023: Desa Buas-Buas Hilir Berikan Bantuan Langsung Tunai kepada 31 Keluarga

Rabu, 24 Mei 2023

Diposting oleh: Buas-Buas Hilir

Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada tahun 2023 telah ditetapkan dengan batasan minimal 10 persen dan maksimal 25 persen. Persentase bantuan langsung tunai ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa tahun 2023. Kabar gembira datang dari Desa Buas-Buas Hilir, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin. Setelah melalui Musyawarah Desa (Musdes) dengan seluruh lembaga, sebanyak 31 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berhak menerima BLT DD.

Setiap KPM akan menerima bantuan sebesar Rp 300.000,-. Tahap kedua BLT ini akan diberikan mulai bulan April hingga Juni 2023, sehingga total bantuan yang diterima oleh KPM mencapai Rp 900.000,-.

Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 201/PMK.07/2022 Pasal 36 mengatur bahwa calon keluarga penerima manfaat BLT Desa akan diprioritaskan kepada keluarga miskin yang berdomisili di Desa tersebut dan terdaftar dalam keluarga desil 1 data percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Namun, jika Desa tidak memiliki data penduduk miskin yang terdaftar dalam keluarga desil 1, Desa dapat menetapkan calon keluarga penerima manfaat BLT Desa dari keluarga yang terdaftar dalam keluarga desil 2 hingga desil 4 data percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Apabila Desa tidak memiliki data penduduk miskin yang terdaftar dalam keluarga desil 1 hingga desil 4 data percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, Desa dapat menetapkan calon keluarga penerima manfaat BLT Desa berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Kriteria tersebut antara lain: kehilangan mata pencaharian, memiliki anggota keluarga yang rentan sakit, menahun/kronis, dan/atau difabel, tidak menerima bantuan sosial program keluarga harapan, serta rumah tangga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia.

Dengan adanya BLT DD ini, diharapkan masyarakat Desa Buas-Buas Hilir dapat merasakan manfaatnya dan membantu dalam mengurangi angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Berita Terkait