Pekauman Dalam, 08 Desember 2023 - Pemerintah Desa Pekauman Dalam mengambil langkah proaktif dalam menjaga kelangsungan pertanian dan memastikan peningkatan hasil panen bagi petani di wilayahnya. Salah satu inisiatif terbaru adalah kegiatan pengendalian hama dan gulma, yang dihadapi secara umum oleh para petani.
Pada tanggal 08 Desember 2023, Pemerintah Desa Pekauman Dalam akan menyelenggarakan kegiatan pengendalian hama dan gulma bersama para petani dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Kecamatan Martapura Timur. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada petani dalam mengendalikan hama dan gulma secara efektif. Peserta utama kegiatan ini adalah kelompok tani di Desa Pekauman Dalam.
Para petani dan PPL akan berkolaborasi dalam sesi pelatihan dan praktek lapangan. Mereka akan mendapatkan pengetahuan tentang jenis-jenis hama dan gulma yang umum menyerang tanaman, beserta teknik-teknik pengendaliannya yang ramah lingkungan. Kegiatan ini juga akan membahas strategi penggunaan pestisida yang aman dan efektif, untuk melindungi tanaman tanpa membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan sekitar.
Selain itu, para petani akan mendapatkan informasi tentang metode-metode organik dalam pengendalian hama dan gulma, seperti penggunaan pupuk kompos dan pola tanam yang tepat. Pemerintah Desa Pekauman akan menyediakan fasilitas dan peralatan yang diperlukan selama kegiatan ini. Ahli pertanian dan peneliti berpengalaman dalam pengendalian hama dan gulma juga akan diundang untuk memberikan wawasan tambahan kepada para peserta.
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan para petani di Desa Pekauman Dalam dalam mengendalikan hama dan gulma. Tujuan utamanya adalah membantu mereka mengurangi kerugian akibat serangan hama dan gulma, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian. Pemerintah Desa Pekauman Dalam berharap bahwa kegiatan ini akan memperkuat kerjasama antara petani, PPL, dan pemerintah desa dalam mendukung pertanian yang berkelanjutan, mencapai hasil panen optimal, dan memberikan kontribusi pada ketahanan pangan secara keseluruhan.
