Pada tanggal 18 Oktober 2023, Pambakal Bakambat, yang mewakili APDESI, turut serta dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD dan APDESI. Rapat ini melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Arba, berlangsung di Ruang Komisi IV DPRD Banjar mulai pukul 13.30 hingga 16.15.
Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Komisi bersama anggota DPRD Komisi IV, dilanjutkan dengan penyampaian dari Ketua DPC APDESI Banjar dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. RDP bertujuan untuk mendengar pendapat, saran, dan masukan dari DPC APDESI terkait pelayanan kesehatan dan fungsi pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Banjar.
Beberapa pokok pembahasan meliputi:
-
Ambulan di poskes diharapkan tidak memungut biaya kepada masyarakat yang berobat menggunakan BPJS, guna meringankan beban keluarga atau pasien.
-
Disiplin waktu kerja pegawai di poskes untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dan menghindari keluhan warga terkait lamanya waktu tunggu di poskes atau rumah sakit.
-
Bidan desa sebaiknya berasal dari desa atau paling tidak satu kecamatan yang bertugas di desa tersebut, untuk memudahkan pelayanan kehamilan baik pada malam hari maupun siang hari. Bidan desa juga diharapkan dapat tinggal atau menginap di polendes desa.
DPC APDESI memberikan sejumlah masukan guna meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Banjar.
Kesimpulan dari RDP:
-
DPRD berencana merevisi Perda No. 6 tahun 2011 mengenai biaya operasional penggunaan ambulan. Biaya operasional yang semula dihitung per kilometer penggunaan ambulan akan dihapuskan, bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan tanpa memberatkan masyarakat kurang mampu.
-
Bidan desa akan ditempatkan secara tetap di polendes dengan mempertimbangkan kenyamanan dan persyaratan polendes di desa tersebut. Penyesuaian terhadap status bidan desa akan dilakukan secara berkala, sesuai dengan saran dan pendapat yang telah disampaikan, termasuk pertimbangan apakah bidan desa merupakan warga desa yang telah menjadi PNS atau P3K.
-
Pihak kesehatan diminta untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk meningkatkan sinergi dalam pelayanan kesehatan.
