Pada tanggal 4 Juli 2023, Kantor Badan Pengelolaan Sumber Daya Air dan Biota Akuatik (BPBAT) MANDIANGIN menyelenggarakan kunjungan lapangan dengan tema "Ketahanan Pangan melalui Budidaya Ikan Air Tawar Sistem Bioflok". Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat pemuda dan masyarakat dalam berwirausaha di bidang perikanan serta memajukan sektor perikanan air tawar di Indonesia.
Kunjungan lapangan ini akan memperkenalkan peserta dengan sistem bioflok, metode inovatif budidaya ikan air tawar yang efisien dan ramah lingkungan. Metode ini terbukti meningkatkan produktivitas dan kualitas ikan dengan memanfaatkan sisa pakan dan limbah ikan sebagai nutrisi alami bagi pertumbuhan mikroorganisme dalam sistem. Para peserta kunjungan lapangan akan melihat penerapan sistem bioflok secara langsung di Kantor BPBAT MANDIANGIN. Mereka akan mendapatkan penjelasan mendalam tentang prinsip dasar bioflok, manfaatnya, dan cara pengoperasian yang tepat. Selain itu, mereka akan berinteraksi dengan ahli perikanan yang memiliki pengalaman luas dalam menerapkan teknologi ini.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan minat pemuda dan masyarakat untuk terlibat dalam bidang perikanan serta membuka peluang usaha di sektor tersebut. Dengan menggunakan sistem bioflok, budidaya ikan air tawar dapat dilakukan dengan investasi yang relatif rendah dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Hal ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan dan menciptakan lapangan kerja baru di daerah sekitar.
Selain itu, kunjungan lapangan ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman antara sesama pecinta perikanan. Mereka dapat bertukar ide dan informasi, serta menjalin jaringan kerjasama yang bermanfaat untuk pengembangan di masa depan.
Diharapkan kunjungan lapangan ini pada tanggal 4 Juli 2023 akan menjadi langkah awal yang inspiratif dan memacu semangat pemuda dan masyarakat untuk berwirausaha di bidang perikanan. Melalui pengenalan sistem bioflok, diharapkan potensi perikanan air tawar di Indonesia dapat terus dikembangkan dan memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencapai kemandirian pangan dan pembangunan ekonomi negara.
