Evaluasi Apbdes Perubahan Tahun 2025
**Evaluasi APBDes Perubahan Tahun 2025: Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Dana Desa** Pada tanggal 6 Oktober 2025, tepat pukul 08:30:19, sebuah kegiatan penting dilaksanakan di Aula Kecamatan Martapura Timur. Agenda utama adalah evaluasi APBDes Perubahan Tahun 2025. Acara ini bertujuan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan dana desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Evaluasi ini melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari perwakilan pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga lembaga terkait lainnya. Suasana aula terasa haru dan penuh antusiasme, menandakan keseriusan semua pihak dalam memajukan Desa Martapura Timur. Dalam sesi evaluasi tersebut, berbagai aspek dibahas secara komprehensif. Mulai dari realisasi anggaran, pencapaian program-program unggulan, hingga evaluasi dampak sosial ekonomi yang telah dilakukan. Diskusi pun digelar untuk merumuskan langkah-langkah strategis ke depan guna mengoptimalkan manfaat dana desa bagi seluruh warga. Salah satu sorotan utama dalam evaluasi kali ini adalah upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring program-program pembangunan. Dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, diharapkan program-program yang direncanakan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan riil yang ada di Desa Martapura Timur. Selain itu, penggunaan teknologi informasi juga didorong agar proses pelaporan dan monitoring dapat dilakukan dengan lebih efisien dan transparan. Hal ini sejalan dengan semangat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di tingkat desa. Kegiatan evaluasi APBDes Perubahan Tahun 2025 di Aula Kecamatan Martapura Timur tidak hanya menjadi ajang pertanggungjawaban, tetapi juga momentum untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan desa. Semangat kolaborasi dan gotong royong terus ditekankan sebagai landasan utama dalam setiap langkah pembangunan yang diambil. Dengan semangat yang menggelora, diharapkan hasil evaluasi ini dapat menjadi pijakan kokoh bagi kemajuan Desa Martapura Timur menuju arah yang lebih baik dan lebih berkualitas untuk seluruh warganya.
SOSIALISASI PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK KABUPATEN BANJAR 2025
Pada tanggal 15 Oktober 2025, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Mataraman, kegiatan sosialisasi pencegahan perkawinan anak Kabupaten Banjar tahun 2025 digelar oleh Dinas Sosial Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DINSOS P3AP2KB). Acara ini dihadiri oleh peserta dari 4 kecamatan, dengan tujuan utama untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mencegah perkawinan anak. Menyusul undang-undang pernikahan yang berlaku saat ini, diwajibkan bahwa usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun. Melalui kegiatan ini, diharapkan praktik perkawinan anak di bawah batas usia yang ditetapkan dapat ditekan dan dicegah. Kolaborasi antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat diharapkan akan menjadi kunci dalam upaya pencegahan ini. Sosialisasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan kesadaran bersama akan bahaya perkawinan anak. Dengan demikian, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan hak-hak mereka. Keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi aktif serta komitmen semua pihak untuk melindungi generasi masa depan dari dampak negatif perkawinan usia dini.
MUSDESUS Sosialisasi & Pembentukkan Koperasi Desa Merah Putih
Pada tanggal 27 Mei 2025, tepat pukul 13:00 WIB, gemuruh suara tawa dan percakapan hangat mengisi aula Kantor Desa Binturung. Suasana ceria itu merupakan awal dari perhelatan penting bagi masyarakat setempat: sosialisasi dan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan yang dihelat bertujuan mulia, yakni memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat tentang koperasi sebagai wadah ekonomi bersama berbasis gotong royong. Konsep ini bukan hanya sekadar pembelajaran, melainkan sebuah dorongan agar masyarakat turut serta dalam membangun dan mengembangkan koperasi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan kemandirian ekonomi desa semakin meningkat. Dibukanya peluang usaha yang dikelola secara kolektif akan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh komunitas. Selain itu, perekonomian desa pun diharapkan semakin kuat melalui pengelolaan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih menjadi tonggak penting dalam membangkitkan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan solidaritas ekonomi di kalangan warga desa. Dengan adanya upaya kolaboratif ini, diharapkan akan terjadi transformasi positif dalam struktur ekonomi lokal. Momentum berharga ini tidak hanya sekadar acara seremonial, melainkan langkah nyata dalam membangun fondasi ekonomi yang kokoh dan inklusif di Desa Binturung. Semoga semangat gotong royong dan kebersamaan yang tercermin pada acara tersebut dapat terus berkembang dan menginspirasi generasi mendatang untuk turut serta dalam memajukan desa menuju arah yang lebih baik.
DESA SUNGKAI MENGIKUTI PELATIHAN PEMBUATAN GARNIS KECAMATAN SIMPANG EMPAT
Desa Sungkai Mengikuti Pelatihan Pembuatan Garnis di Aula Kecamatan Simpang Empat Pada tanggal 15 Oktober 2025, Desa Sungkai turut serta dalam pelatihan pembuatan garnis yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Simpang Empat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan masyarakat setempat pada proses pembuatan garnis sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan potensi ekonomi di tingkat desa. Dibuka pukul 08:03 waktu setempat, acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Desa Sungkai yang antusias mempelajari teknik-teknik pembuatan garnis. Para peserta diajak untuk terlibat aktif dalam proses belajar, mulai dari pengenalan bahan baku hingga tahap akhir finishing produk. Pelatihan ini juga memberikan pemahaman tentang nilai tambah yang bisa dihasilkan melalui industri kreatif seperti pembuatan garnis. Selain itu, dengan adanya kegiatan semacam ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal dan membuka peluang bisnis baru bagi masyarakat desa. Semangat belajar dan kolaborasi terlihat begitu kuat selama pelatihan berlangsung. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para peserta dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat, menciptakan dampak positif dalam pengembangan potensi ekonomi lokal. Pelatihan pembuatan garnis di Desa Sungkai menjadi bukti nyata betapa pentingnya upaya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendidikan keterampilan. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa lainnya.
PELAKSANAAN ASMAN TOGA DI DESA BARINGIN A
### PELAKSANAAN ASMAN TOGA DI DESA BARINGIN A: Memperkenalkan Obat-obatan Herbal Lokal Pada tanggal 22 September 2025 pukul 08:00:00, Kantor Desa Baringin A menjadi pusat kegiatan yang memperkenalkan kekayaan obat-obatan herbal kepada masyarakat setempat melalui acara lomba Asman Toga. Acara tersebut berhasil menarik antusiasme warga Desa Baringin A dengan peserta dari berbagai kalangan yang berpartisipasi aktif. Mereka menampilkan kreativitas dan pengetahuan tentang obat-obatan herbal melalui kostum dan presentasi menarik. Para juri, yang terdiri dari ahli herbal dan tokoh masyarakat setempat, dengan teliti menilai setiap karya peserta tidak hanya dari sisi estetika, tetapi juga kegunaan dan manfaat obat-obatan herbal yang diperkenalkan. Atmosfer hangat dan penuh semangat tercipta sepanjang acara, memperkuat rasa persatuan di antara hadirin. Melalui penampilan kreatif peserta, minat dan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan obat-obatan herbal lokal semakin meningkat. Pengumuman juara disambut dengan tepuk tangan meriah, menandai akhir dari lomba Asman Toga. Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sebagai langkah penting dalam mendukung penggunaan obat-obatan herbal tradisional demi melestarikan warisan budaya yang berharga bagi Desa Baringin A.
DESA SUNGKAI MENGHADIRI SOSIALISASI PERKAWINAN ANAK KABUPATEN BANJAR TAHUN 2025
Desa Sungkai Menghadiri Sosialisasi Perkawinan Anak Kabupaten Banjar Tahun 2025 Pada tanggal 15 Oktober 2025, Desa Sungkai turut serta menghadiri acara sosialisasi perkawinan anak yang diadakan di Aula Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. Acara ini dimulai pukul 09:47 dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap regulasi perkawinan anak. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi yang lebih luas seputar dampak negatif dari perkawinan anak serta pentingnya menjaga hak-hak anak dalam konteks pernikahan. Dengan partisipasi aktif dari Desa Sungkai, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat tersebar dan diimplementasikan secara efektif di tengah masyarakat. Kehadiran Desa Sungkai sebagai bagian dari kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan dan komitmen untuk turut serta dalam upaya perlindungan anak. Dengan demikian, diharapkan penanggulangan perkawinan anak dapat menjadi agenda bersama yang mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap isu perkawinan anak semakin meningkat, sehingga langkah-langkah preventif dapat diterapkan dengan lebih baik. Semoga acara ini menjadi titik awal bagi perubahan positif dalam perlindungan anak dan penanggulangan perkawinan anak di Kabupaten Banjar.
Bimtek Pemerdayaan & Penguatan Kapasitas BUMDES Se-Kabupaten Kotabaru 2025
**Bimtek Pemerdayaan & Penguatan Kapasitas BUMDES Se-Kabupaten Kotabaru 2025 Pada tanggal 10 Oktober 2025, Hotel Holiday Inn Express & Suites Banjarmasin menjadi saksi dari upaya nyata untuk meningkatkan kapasitas pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Kotabaru. Acara yang diselenggarakan bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan manajemen keuangan, serta mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan unit usaha yang produktif dan berkelanjutan. Dengan tema "Membangun Desa Melalui Ekonomi Mandiri", acara ini menyatukan para pemimpin lokal, pengelola BUMDes, serta pemangku kepentingan lainnya untuk berkolaborasi dalam mendukung perkembangan ekonomi di tingkat desa. Penguatan kapasitas pengurus BUMDes dianggap sebagai langkah penting dalam mengelola usaha-usaha lokal dengan lebih efisien dan profesional. Pada pukul 08:00:00, peserta mulai berkumpul di ruang pertemuan yang disiapkan dengan baik oleh panitia. Para pembicara handal dari berbagai bidang terkait seperti manajemen keuangan, pembangunan ekonomi lokal, dan tata kelola bisnis memberikan wawasan dan pengetahuan yang berharga kepada peserta. Materi-materi yang dibawakan tidak hanya teori, tetapi juga praktik-praktik terbaik yang dapat diimplementasikan secara langsung di lapangan. Selain sesi diskusi dan presentasi, workshop dan studi kasus turut diselenggarakan untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam menyelesaikan tantangan sehari-hari yang dihadapi oleh BUMDes. Kolaborasi antar BUMDes juga ditingkatkan melalui sesi networking dan diskusi grup guna memperkuat jaringan kerja sama antar desa. Melalui kegiatan ini diharapkan para pengurus BUMDes dapat mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan desa, serta menciptakan lingkungan usaha yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, kesinambungan ekonomi di tingkat desa dapat terjaga dengan baik, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan semangat kolaborasi dan perubahan yang diusung, Bimtek Pemerdayaan & Penguatan Kapasitas BUMDES Se-Kabupaten Kotabaru 2025 di Hotel Holiday Inn Express & Suites Banjarmasin berlangsung sukses. Semoga hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan secara nyata dalam kemajuan ekonomi desa-desa di wilayah Kabupaten Kotabaru
MONITORING KEPALA BALAI WILAYAH SUNGAI KALIMANTAN III PROV KALSEL DI DESA BAWAHAN SEBERANG
Monitoring Pembangunan Sumur Bor di Desa Bawahan Seberang Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Petani Pada tanggal 15 Oktober 2025, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Provinsi Kalimantan Selatan, Bapak Dedi Supriyadi S.T., M.T., beserta jajaran stafnya, turut berpartisipasi dalam kegiatan monitoring yang bertujuan untuk memastikan kelancaran pembangunan jaringan irigasi air tanah berupa sumur bor di Desa Bawahan Seberang. Pendampingan dalam kegiatan ini turut dilakukan oleh Pambakal Desa Bawahan Seberang, Bapak Fahmi Fauzi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. Dengan melibatkan kontraktor Adhi Karya Persero TPK, pembangunan sumur bor di Desa Bawahan Seberang diharapkan dapat memberikan akses air yang cukup bagi persawahan warga setempat. Hal ini akan mendukung kelancaran pertanian dengan memungkinkan penanaman dua kali dalam satu tahun. Sumur bor yang dibangun merupakan sarana vital bagi petani dalam menghadapi tantangan iklim dan kebutuhan air untuk pertanian. Melalui langkah proaktif seperti ini, diharapkan sektor pertanian di Desa Bawahan Seberang dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Kehadiran Kepala BWS Kalimantan III Provinsi Kalimantan Selatan bersama jajarannya dalam kegiatan monitoring ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pedesaan. Semoga pembangunan sumur bor di Desa Bawahan Seberang dapat berjalan lancar dan menjadi salah satu tonggak penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani setempat.
MUSIM TANAM PADI TELAH TIBA
Musim Tanam Padi Telah Tiba di Bangun Rejo: Meningkatkan Ketahanan Pangan Bangun Rejo, sebuah desa yang subur terletak di dataran rendah di Tanah Kalimantan Selatan Kabupaten Kotabaru Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar, kembali menjadi saksi kegiatan penting tahunan - musim tanam padi. Sejak dini hari, petani-petani setia sudah bersiap-siap dengan semangat dan kerja keras untuk menanam benih padi sebagai langkah awal dalam menjaga ketahanan pangan lokal. Pukul 06:37:35 tepatnya, suasana desa mulai ramai dengan suara gemerisik daun dan langkah-langkah mereka yang menancapkan bibit padi ke dalam tanah yang subur. Dengan sigap, para petani berdatangan ke sawah yang telah dipersiapkan sebelumnya, memastikan bahwa setiap proses penanaman berlangsung dengan sempurna. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ritual tahunan, namun juga upaya nyata dalam mendukung kemandirian pangan desa. Dengan tanaman padi yang kuat dan subur, diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan komunitas setempat. Melalui kerja keras dan kolaborasi yang harmonis, warga Bangun Rejo menunjukkan kesungguhan mereka dalam melestarikan tradisi pertanian dan menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera. Semoga musim tanam padi kali ini menjadi awal yang baik dalam perjalanan menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan.
PELEPASAN BIBIT IKAN LELE DAN NILA
Pelepasan Bibit Ikan Lele dan Nila untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan di Kolam Desa Bangun Rejo Pada tanggal 11 Mei 2025, jam 07:07:39, Desa Bangun Rejo kembali meriah dengan kegiatan pelepasan bibit ikan lele dan nila. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pengembangan sektor perikanan. Warga desa berkumpul dengan antusias di kolam desa, siap menyambut acara bersejarah ini. Desa Bangun Rejo telah lama fokus pada budidaya ikan air tawar sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi lokal. Pelepasan ribuan bibit ikan dilakukan dengan penuh keceriaan, diiringi gemericik air yang menjadi musik alami dalam momen istimewa tersebut. Bapak Purnomo, Kepala Desa Bangun Rejo, menyampaikan harapan besar akan signifikansi kegiatan ini. Selain sebagai seremoni, pelepasan bibit ikan juga menjadi tonggak awal bagi peningkatan produksi perikanan di desa. Tujuan utamanya adalah mengoptimalkan potensi perikanan air tawar untuk menopang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Setelah pelepasan bibit, dilakukan sosialisasi teknik budidaya ikan yang baik kepada petani ikan lokal guna menjaga pertumbuhan ikan agar tetap optimal. Melalui keseluruhan kegiatan ini, Desa Bangun Rejo menegaskan komitmennya dalam membangun ketahanan pangan secara mandiri dan berkelanjutan. Semoga upaya positif ini dapat membawa dampak yang signifikan bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa Bangun Rejo ke depannya.
Posyandu Balita: Bersama Posyandu Mawar 1 untuk Menuju Generasi Gemilang
**Posyandu Balita: Bersama Posyandu Mawar 1 Menuju Generasi Gemilang** Pada tanggal 6 Oktober 2025, pukul 08:00:00, terik matahari pagi menyambut kehadiran Posyandu Balita di wilayah Rt 02, di rumah Ibu Nani. Suasana riang dan harap terpancar dari wajah para ibu yang membawa balita mereka untuk diperiksa kesehatannya di Posyandu Mawar 1. Posyandu Mawar 1 hadir sebagai garda terdepan dalam memastikan kesehatan generasi penerus bangsa. Dengan semangat yang berkobar-kobar, tim medis dan relawan siap memberikan pelayanan terbaik kepada setiap balita yang datang. Setiap langkah pun dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan cinta, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pemeriksaan tumbuh kembang anak. Ibu-ibu turut serta dalam kegiatan edukasi, mendapatkan informasi penting mengenai pola makan sehat, imunisasi, serta perawatan bayi yang baik. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap balita dapat tumbuh sehat, cerdas, dan kuat, siap untuk menghadapi masa depan yang gemilang. Posyandu Mawar 1 menjadi wahana kolaborasi antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemerintah dalam menjaga kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini. Semangat kebersamaan dan gotong royong terasa kental dalam setiap kegiatan Posyandu. Dari Ibu Nani hingga seluruh peserta posyandu lainnya, semua bersatu demi masa depan yang lebih baik. Generasi gemilang Indonesia bukanlah sekedar impian, melainkan hasil nyata dari peran aktif dan kesadaran akan pentingnya kesehatan bagi anak-anak. Dengan acara hari ini sebagai tonggak awal, Posyandu Mawar 1 menorehkan jejak positif menuju generasi gemilang yang tangguh dan berkualitas. Semoga semangat kepedulian dan perhatian terhadap kesehatan balita terus mengalir, membentuk pribadi-pribadi muda yang unggul dalam segala aspek kehidupan. Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk mencetak generasi emas, karena masa depan bangsa ada di tangan kita saat ini.
PELATIHAN KOMPUTER
**Pelatihan Komputer di Kareta Komputer: Meningkatkan Kemampuan Digital bagi BPD, Kader PKK, dan Posyandu** Pada tanggal 14 Oktober 2025, tepat pukul 20:00, Kareta Komputer menjadi saksi dari sebuah inisiatif luar biasa yang bertujuan meningkatkan literasi digital bagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kader PKK, dan anggota Posyandu. Pelatihan komputer tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemampuan teknologi informasi dan komunikasi di kalangan masyarakat pedesaan. Menghadirkan instruktur berpengalaman, peserta pelatihan diajak untuk memahami dasar-dasar penggunaan komputer, internet, serta aplikasi produktivitas. Dengan antusiasme yang membara, para peserta terlibat dalam sesi interaktif yang dirancang khusus untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis semata, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya integrasi teknologi dalam pemberdayaan masyarakat. Dengan memanfaatkan potensi digital, diharapkan BPD, Kader PKK, dan anggota Posyandu dapat lebih efektif dalam melaksanakan tugas-tugas mereka, seperti peningkatan administrasi desa, promosi kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Selain pengetahuan praktis, pelatihan komputer ini juga bertujuan untuk memupuk rasa percaya diri dan keberanian bereksperimen dengan teknologi. Dengan demikian, diharapkan setiap peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, membawa manfaat positif melalui penerapan teknologi yang tepat dan relevan. Melalui kolaborasi yang erat antara Kareta Komputer dan pemerintah setempat, acara pelatihan ini berhasil menginspirasi banyak individu untuk melangkah maju menuju era digital yang semakin kompleks. Semangat pantang menyerah dan kerjasama tim menjadi kunci keberhasilan acara ini, menciptakan momentum positif yang akan terus berkembang dalam dunia digital yang terus berubah. Dengan begitu, pelatihan komputer di Kareta Komputer bukan sekadar acara satu kali, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju pemberdayaan digital yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat desa.
