Kegiatan Posyandu Kemuning Desa paring Guling
Posyandu untuk ibu hamil dan balita
Gotong royong penanaman padi di ds purut
Warga desa Purut bergotong royong menanam padi yang hasilnya insya Allah untuk kegiatan Haul Abah guru Sekumpul, yang terletak di rt 04 desa purut,,,
Jalan Hanura
Jalan Hanura ini adalah satu satu akses bagi warga desa untuk ke sawah atau pun kebun, yang terletak di rt 03. Tapi kondisinya saat ini hampir seluruhnya rusak. Masyarakat berharap pihak yang berwenang untuk dapat memperbaikinya segera,,supaya mobilitas hasil pertanian dan perkebunan tetap lancar.
Rapat pelaksanaan doorfrize gebyar vakain
Kami berkumpul mengadakan kegiatan rapat,menjelang doorfrize gebyar vaksin yang tinggal beberapa hari lagi,,yang dihadiri oleh kepala desa serta oerangkat desa,ketua BPD serta anggotanya,ketua Rt,ketua Rw.di kantor desa paring guling pada hari selasa, 21 juni 2022 .jam:14:00
Pelatihan Pertukangan
Pelatihan Pertukangan yang di danai dari kegiatan Desa Kampung Baru tahun anggaran 2022 tersebut di laksanakan pada tanggal 21-22 mei 2022, yang bertempat di RT 09/03, tepatnya di rumah Ibu Sumpin. kegiatan tersebut di latih langsung oleh Serma Subagio, beliau juga adalah babinsa Desa. metode pelatihan tersebut yaitu dengan pemberian bahan material bangunan seperti atap seng, papan, kayu dengan varian ukuran, daun pintu dll dengan total anggaran kisaran Rp.10.000.000 (sepuluh juta rupiah) Dari kegiatan pelatihan tersebut langsung di praktekkan di rumah warga dengan harapan dapat pula bermanfaat untuk merenovasi rumah warga menjadi lebih layak huni. kegiatan itu pula di sambut dengan gembira oleh masyarakat lingkungan RT 9 khususnya, dengan harapan akan ada lagi kegiatan tersebut di tahun tahun berikutnya. penulis. RWS
Doorfrize Gebyar Vaksin Desa paring Guling,Kecamatan Bungur,Kabupaten Tapin
Syarat-syarat ikut undian -Masyarakat desa paring guling, -Mengumpul Foto copy KTP & Surat keterangan Vaksin dosis-2 Di undi Tanggal 23 juni 2022
Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun Anggaran 2022
Pematang Karangan Hilir, Senin 20 Juni 2022 Pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Triwulan II Tahun Anggaran 2022. Pemerintahan Desa Pematang Karangan Hilir telah melaksanakan Penyerahan BLT Dana Desa (Bantuan langsung tunai). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Pematang Karangan Hilir pada hari Senin 20 Juni 2022. Bantuan diserahkan langsung oleh Bendahara Desa Pematang Karangan Hilir dan disaksikan oleh perangkat desa, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Pematang Karangan Hilir. Bantuan Langsung Tunai atau BLT DD (Dana Desa) 2022 adalah salah satu kategori bantuan sosial yang disalurkan oleh pemerintah. BLT DD (Dana Desa) 2022 ini berbeda dari kategori BLT lainnya yang disalurkan oleh Kementerian Sosial. Keluarga penerima manfaat atau KPM BLT DD 2022 tidak boleh terdaftar dalam data DTKS Kemensos sebagai penerima bansos lain, seperti PKH, BPUM dan BPNT. Besaran BLT Dana Desa 2022 yang diterima masyarakat miskin yang tinggal di desa adalah Rp300 per orang setiap bulannya. Berikut syarat menjadi penerima BLT DD (Dana Desa). - Memiliki NIK Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai dengan domisili setempat - Merupakan warga miskin dan miskin ekstrem sesuai dengan kriteria Kemensos dan berdomisili di desa -Tidak masuk dalam data DTKS Kemensos sebagai penerima bansos PKH, BPUM, dan BPNT. - Tidak termasuk sebagai peserta Kartu Prakerja dan tidak menerima bantuan pemerintah lainnya. - Merupakan warga yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19 - Memiliki anggota keluarga yang sakit kronis atau rentan sakit menahun Pendaftaran untuk BLT Dana Desa ini bisa dilakukan oleh Relawan Desa Lawan Covid-19 yang ada di lingkungan RT, RW atau desa. Nantinya, data calon penerima BLT DD ini akan dibawa ke Musyawarah Desa Khusus untuk menentukan siapa saja yang terpilih sebagai penerima bantuan. Data yang sudah masuk selanjutnya akan diverifikasi kesesuaiannya dengan dokumen yang ada. Jika lolos sebagai penerima, kepala desa akan menyampaikan surat pemberitahuan kepada penerima bantuan BLT Dana Desa. Sementara itu, terkait dengan masih cair atau tidaknya BLT DD atau Dana Desa di tahun 2022 ini, sejumlah desa masih melakukan tahap pencairan di Maret 2022 ini. Kendati dijadwalkan untuk selesai di bulan Februari 2022, nampaknya masih ada sejumlah desa yang belum selesai menyalurkan BLT Dana Desa kepada para KPM.
Study Tiru Kelompok Tani Milineal
Pematang Karangan Hilir, Kamis 16 Juni-2022 Study Tiru kelompok tani dari desa Pandahan, Pematang Karangan Hilir dan Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin. Ke Kelompok Tani di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Petani milenial mempunyai peran penting untuk saat ini. Karena, untuk melanjutkan pembangunan di sektor pertanian dibutuhkan dukungan dari SDM pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Dan tentunya itu bisa didapatkan dari bangku pendidikan vokasi. Karena, pengembangan pendidikan vokasi menjadi kunci terhadap cikal bakal lahirnya petani milenial. Hal tersebut telah dikatakan oleh Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi, bahwa jumlah petani Indonesia saat ini di tahun 2020 ada sekitar 33 juta jiwa. Dari jumlah itu, didapat data bahwa hanya 29% petani yang usianya kurang dari 40 tahun, atau disebut sebagai petani milenial. Faktor pengungkit produktivitas adalah inovasi teknologi dan sarana prasarana pertanian, serta kebijakan peraturan perundangan termasuk local wisdom, yang masing-masing kontribusinya sekitar 25%. Sedangkan yang paling besar adalah SDM yang kontribusinya mencapai 50% dalam produktivitas. Output dari pendidikan vokasi adalah qualified job creator dan job seeker. Qualified job creator artinya petani yang mandiri, bahkan mampu membuka peluang kerja buat rekan-rekannya. Petani ini yang paling diharapkan dari pendidikan vokasi. Sementara qualified job seeker adalah petani milenial yang terampil dan menguasai pekerjaannya yang bisa ditempatkan diseluruh sektor dunia usaha dan industri pertanian. Petani milenial produk vokasi harus mampu masuk dunia usaha dan industri. Makanya, sistem vokasi harus selaras dengan dunia usaha dan industri, termasuk dalam kurikulum, proses belajar mengajar. Vokasi harus mengetahui apa yang dibutuhkan dunia usaha dan industri. Dalam pendidikan vokasi 30% di kelas, 70% di teaching factory dan magang di dunia industri. Mereka melakukan praktik langsung di lapangan. Harus mengenal baik dunia industri dan usaha sebelum terjun ke dunia itu. Petani Milineal itu adalah ??? Arti milenial adalah kelompok demografi, dimana tak ada batasan waktu yang pasti baik itu untuk awal maupun akhir dari kelompok tersebut. Pada dasarnya karakteristik milenial khususnya di Indonesia berbeda-beda, berdasarkan wilayah maupun kondisi sosial ekonomi. Tetapi demikian, kriteria dari generasi tersebut biasanya ditandai dengan adanya peningkatan penggunaan serta keakraban dengan komunikasi, media, juga teknologi digital. Lantas, apa tujuan dan peranan milenial di dunia pertanian ? Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini pemerintah mulai membentuk petani milenial, sebab dianggap mampu mendongkrak perekonomian bangsa. Tujuan Utama Petani Milenial Bahkan sampai saat ini generasi milenial masih terus dijadikan sebagai target utama dan penting untuk mendongkrak kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di bidang pertanian. Dimana dalam program tersebut memiliki tujuan utama, yakni untuk menumbuh kembangkan kewirausahaan muda pertanian di Indonesia. Tentu saja peran petani milenial di bidang pertanian penting sekali, sebab dianggap memiliki jiwa yang adaptif dalam pemahaman teknologi digital, sehingga tak terlalu kaku dalam melakukan identifikasi dan verifikasi teknologi. Atas dasar itulah Kementan atau Kementerian Pertanian di Indonesia memiliki target 1 juta petani milenial yang ikut tergabung dalam 40 ribu kelompok di masing-masing daerah, dimana dalam setiap kelompok terdiri dari 20-30 orang. Target tersebut tentu saja akan segera direalisasikan dalam beberapa fokus sektor komoditas pertanian, diantaranya sebagai berikut. 000 petani milenial tanaman pangan 500 petani milenial holtikultura 500 petani milenial perternakan 000 petani milenial perkebunan Untuk mensukseskan program pertanian milenial tersebut tentu saja butuh persiapan dan sosialisasi hingga monitoring, serta evaluasi yang nantinya akan dilakukan untuk penumbuhan dan penguatan para petani milenial. Selain itu, bantuan sarana dan pra-sarana pertanian juga turut diberikan oleh Kementan kepada petani milenial. Program tani milenial juga akan disingkronkan dengan program lain, seperti SERASI. Petani Milineal Sukses Sandi Octa Susila Adalah Duta Petani Milenial Kementerian Pertanian, dan pada usia 27 tahun telah mengelola 120 hektar tanah pertanian. Berpendidikan S2 IPB, penggerak 373 petani, serta lahan pribadi dengan membawahi 50 karyawan. Garapan tanah itulah yang membantu Sandi secara bertahap meraup omzet dari Rp500 juta sampai Rp800 juta per bulan. Agitya Kristantoko Yang biasa dipanggil Mas Tyo, anak muda asal Bojonegoro, Jawa Timur. Dirinya sukses mengembangkan usaha tani dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai alat pemasaran. Pemilik “Omah Menyok” Gading dan tempat pelatihan sekaligus Agrowisata Edukasi Kuliner Omah Menyok di Jawa Timur itu hingga saat ini telah memproduksi 155 jenis olahan hasil dari singkong, seperti rengginang singkong, kripik singkong dan olahan makanan ringan lainnya dengan packaging yang cukup menarik. Merk dagang camilan singkongnya “Gading” yang sudah dipatenkan di Kemenkumham dan dipasarkan di gallery produk olahannya, toko swalayan terkenal, pusat perbelanjaan dan market place seperti Bukalapak dan Shopee. Shofyan Adi Cahyono Duta Petani Milenial asal Semarang, sebagai Ketua Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Citra Muda dan pendiri P.O Sayur Organik Merbabu (SOM), Shofyan juga menjalani profesi sebagai konsultan pertanian, fasilitator, dan asesor pertanian organik di Lembaga Sertifikasi Profesi Pertanian Organik (LSPPO) Jakarta. Bisnis jualan sayur organik yang dimulainya tahun 2014, dengan P.O Sayur Organik Merbabu (SOM) yang digagasnya sudah memasarkan 50 jenis sayuran organik ke sejumlah daerah di pulau Jawa hingga Kalimantan. Bahkan sampai ke Singapura dengan omzet mencapai Rp60 juta sebulan. Program Petani Milenial Program petani milenial ini nanti pastinya akan melibatkan banyak anak muda di seluruh Indonesia. Program tersebut ditujukan khusus untuk mendorong regenerasi petani Indonesia, yakni dengan cara menumbuhkan wirausahawan muda di bidang tani. Dengan begitu hal ini tentu saja akan membuka lapangan pekerjaan, khususnya di masyarakat pedesaan. Sehingga diharapkan agar program petani milenial juga dapat menekan angka kemiskinan dan urbanisasi. Sesuai arahan penumbuhan dan pengembangan petani milenial berorientasi eksport sebanyak 1 juta orang. Meskipun implementasi dari program petani milenial ini akan menyasar pada petani di usia 19-39 tahun, tetapi bagi mereka yang tidak ada dalam range umur tersebut namun memiliki jiwa milenial, tanggap teknologi digital, memiliki alat mesin pertanian, dan juga memiliki lahan juga akan turut disasar. Pengembangan dari program ini akan dibagi ke dalam zona kawasan jenis komoditas pertanian, yakni tanaman pangan hortikultura, perternakan, dan perkebunan. [UPDATE] : Pendaftaran Petani Milenial telah dibuka, Ridwan Kamil ajak anak muda yang ingin sukses untuk daftar program petani milenial 4.0. Peran Petani Milenial Peran petani milenial di masa sekarang menjadi penentu dari kemajuan pertanian di masa akan datang. Estafet petani selanjutnya adalah berpundak pada generasi muda, mereka memiliki inovasi, juga gagasan yang tentu saja lebih kreatif dan sangat bermanfaat bagi keberlangsungan pertanian. Terlebih di era revolusi industri seperti sekarang, yang ditandai dengan penggunaan mesin-mesin otomatis yang sudah terintegrasi dengan jaringan internet. Mau tidak mau sektor pertanian harus bisa beradaptasi dengan teknologi untuk menjawab tantangan ke depannya. Pasalnya, pertanian tidak mungkin mampu mencukupi kebutuhan penduduk yang terus bertambah tanpa teknologi. Maka dari itulah kaum muda atau petani milenial dalam hal ini penting peranannya. Semoga petani muda zaman now mendukung pembangunan pertanian di Indonesia, Aamiin. Kata-Kata Bijak Petani Milineal Kebanggan Terhebat dalam hidup kami adalah, "Terlahir dari Seorang Petani" karena pertanian itu adalah Sumber Fundamental dari Kemakmuran Nasional.
Kegiatan Vaksinasi di Desa Pematang Karangan Hilir
Pematang Karangan Hilir, Rabu 15 Juni 2022 "Kegiatan Vaksinasi" di Kantor Desa Pematang Karangan Hilir Sekaligus Penyerahan Hadiah "DoorPrize" Bagi Masyarakat Desa Pematang Karangan Hilir yang Bersedia di Vaksin 1,2 dan 3. Saat ini, terdapat jutaan orang di seluruh dunia yang telah menerima vaksin COVID-19 dengan aman, membawa kita semua satu langkah lebih dekat untuk kembali berkegiatan seperti biasa dan bertemu dengan keluarga serta kerabat tercinta. Vaksin dinanti-nantikan oleh banyak orang, namun amat wajar jika sebagian orang masih bertanya-tanya mengenai proses vaksinasi dan apa saja yang perlu diantisipasi saat giliran mereka tiba nanti. Kami telah berbicara dengan ahli-ahli kesehatan di UNICEF untuk menjawab pertanyaan seputar proses vaksinasi dan beberapa kiat sebelum, saat, dan sesudah vaksinasi. Sebelum menerima vaksin Cari tahu informasi akurat. Terdapat begitu banyak informasi keliru tentang vaksin di dunia maya. Sangat penting bahwa kita selalu merujuk kepada informasi dari sumber-sumber terpercaya seperti Kementerian Kesehatan, UNICEF, dan WHO. Anggota masyarakat yang ragu tentang kondisinya dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu tentang boleh atau tidak menerima vaksin. Saat ini, secara umum, seseorang dengan kondisi berikut sebaiknya tidak menerima vaksin COVID-19 demi menghindari kejadian ikutan pasca vaksinasi (KIPI): Orang dengan riwayat reaksi alergi berat terhadap kandungan vaksin COVID-19 Orang yang sedang sakit atau sedang mengalami gejala COVID-19 (vaksinasi dapat dilakukan setelah sembuh dan dengan persetujuan dokter). Berkonsultasi dengan dokter. Orang yang pernah mengalami reaksi alergi berat setelah menerima vaksin, atau memiliki obat yang dikonsumsi secara rutin, perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengikuti program vaksinasi. Pastikan tubuh dalam kondisi bugar. Beristirahat dan minumlah air putih yang cukup agar Anda merasa bugar pada hari vaksinasi. Saat menerima vaksin Ikuti protokol kesehatan. Pastikan Anda selalu mengikuti aturan kesehatan pada lokasi vaksinasi, misalnya menjaga jarak saat menunggu panggilan atau mengenakan masker. Berterus terang tentang kondisi diri sendiri. Sampaikan kepada tenaga kesehatan jika Anda memiliki kondisi yang harus diperhatikan, seperti sedang mengandung atau mengalami gangguan kekebalan tubuh. Simpan bukti vaksinasi. Penerima vaksin akan menerima kartu yang menyatakan jenis vaksin COVID-19 yang diterima, waktu, dan lokasi vaksinasi. Simpan kartu ini dengan baik kalau-kalau dibutuhkan pada masa mendatang. Setelah menerima vaksin Ikuti prosedur pemantauan. Setelah vaksinasi, tenaga kesehatan biasanya meminta penerima vaksin menunggu sekitar 15 menit di lokasi untuk memastikan tidak ada reaksi atau KIPI yang bersifat segera. Perlu diketahui, KIPI serius amat sangat jarang terjadi. Tetap antisipasi reaksi vaksin. Vaksin bertujuan memberikan kekebalan tubuh tanpa harus terkena penyakit. Kekebalan tubuh dapat terbangun tanpa berbagai reaksi, namum terdapat pula beberapa gejala KIPI umum, yang ringan hingga sedang, dan akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan hari. Beberapa bentuk KIPI ringan hingga sedang yang mungkin dialami pasca vaksinasi adalah: Rasa pegal di sekitar area suntik Demam ringan Rasa lelah Sakit kepala Pegal pada otot atau sendi Menggigil Diare Apabila tubuh mengalami reaksi setelah vaksinasi: Tetap tenang Jika terjadi reaksi seperti nyeri, bengkak atau kemerahan di tempat suntikan, kompres dengan air dingin pada lokasi tersebut Jika terjadi demam, kompres dengan air hangat/mandi dengan air hangat, perbanyak minum air putih dan istirahat. Jika dibutuhkan, minum obat sesuai anjuran petugas kesehatan. Segera hubungi petugas kesehatan jika gejala berlangsung lebih dari tiga hari atau jika terjadi reaksi yang lebih berat. Bersabar. Tubuh perlu waktu untuk membangun kekebalan. Seseorang baru dapat dikatakan divaksinasi, setidaknya 2 minggu setelah dosis lengkap. Jaga diri dan orang lain. Vaksin-vaksin yang tersedia menunjukkan efektivitas tinggi dalam melindungi penerimanya dari kejadian sakit berat akibat COVID-19. Akan tetapi, orang yang sudah divaksin masih mungkin menularkan COVID-19, meskipun tanpa gejala. Sebab itulah, kita harus tetap mengikuti protokol kesehatan demi diri sendiri dan orang lain—hindari kerumunan, jaga jarak, rajin mencuci tangan, dan selalu kenakan masker di luar rumah. Kami selaku Pemerintah Desa Pematang Karangan Hilir, Beserta Jajaran yang Terlibat Mengucapkan Beribu-ribu Terima Kasih atas kesadaran warga desa Pematang Karangan Hilir akan pentingnya Vaksin.
Ketahanan Pangan
Burakai - Jum'at, 17 Juli 2022 Desa menyelengaraakan rapat dengan Pemerintah Desa, BPD, Kader Posyandu, Ketua Rt dan Rw serta tokoh masyarakat yang hadir. "Menyepakati Budi Daya Ikan Lele". Ini salah satu cara untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang hampir 3 tahun ini kita dihadapkan pandemi covid-19. Kita semua berharap dengan adanya program ini ekonomi di Desa Burakai khususnya bisa dapat pulih kembali, juga bisa bermanfaat bagi warga Desa kedepanya. " Iya, mudahan ini salah satu cara agar bisa membangkitkan ekonomi kita (Desa Burakai) , mudahan dengan adanya budidaya ikan lele ini warga bisa memaksimalkan peluang-peluang bisnis yang kedepanya bisa menjadi bidang usaha ini " Ujar Pak Kholili selaku perangkat Desa setempat.
Jembatan Hanura
Perlu perbaikan/rehab, karna jembatan ini satu-satunya akses warga untuk kesawah atau kebun dan pengangkutan/mobilitas hasil pertanian dan perkebunan. Semoga pihak yang berwenang dapat merealisasikan rehab/perbaikan jembatan tersebut, sejak di bangun thn 2003 sampai sekarang belum pernah di renovasi. Kalau banjir, dikhatirkan akan roboh.
